Polda Kalbar gerebek pabrik pembuatan arak di Bengkayang
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Nasir Putra/Radio Elshinta
<p>Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menggerebek pabrik pembuatan arak putih di Dusun Ampaet, Kecamatan Seluas yang beromset puluhan juta rupiah perhari. Selain mengamankan barang bukti berupa ribuan liter arak, petugas juga menyita puluhan drum plastik, serta peralatan pembuatan arak.</p><p>Kepada petugas, pemilik pabrik arak, Ahmad Yani mengaku sudah menjalankan bisnis ilegalnya selama dua tahun, selain itu pelaku juga mengaku memasarkan arak putih hasil buatannya ke hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat, dan bahkan ke negara Malaysia melalui perbatasan Jagoybabang.</p><p>Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Didi Haryono dalam keterangannya kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Nasir Putra, Selasa (17/4) mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan berkat adanya laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas pembuatan miras oplosan di Dusun Ampaet.</p><p>Untuk itu, Kapolda Kalbar meminta kerjasama dari masyarakat agar melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pembuatan arak di sekitar warga, selain dapat merusak kesehatan, miras tersebut juga menjadi penyebab utama meningkatnya angka kejahatan di daerah Kalimantan Barat.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Aparat kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20...
Minggu, 22 April 2018 - 07:04 WIB
<p>Pencarian terhadap Wakapolres Labuhan Batu Kompol Adi Chandra yang tenggelam di perairan De...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Provinsi Aceh pada pukul 22.16 WIB.<...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Kapal boat yang ditumpangi rombongan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dilaporkan ...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta pembangunan Jembatan Widang di Kabupaten Tuban yang am...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua konsisten merealisasikan BB...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Semangat Kartini masih terus terasa hingga sekarang dan para wanita sudah menunjukkan peran...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 134
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once