Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dishub pasang imbauan jalur alternatif Lamongan-Tuban

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2qE2yHm
Sumber foto: https://bit.ly/2qE2yHm
<p>Dinas Perhubungan Jawa Timur memasang imbauan jalur alternatif bagi kendaraan yang akan melintas kawasan Lamongan dan Tuban seiring peristiwa ambrolnya Jembatan Widang, Selasa (17/4).</p><p>"Kami memasang papan pengumuman atau 'banner' imbauan terkait jalur lalu lintas, terutama bagi kendaraan antarkota," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya.</p><p>Ia merinci, untuk kendaraan antarkota dari arah Surabaya yang melewati tol, di tol pintu keluar Kebomas dipasang "banner" untuk lewat Jalur Pantura Manyar, Paciran dan Tuban.</p><p>Sedangkan, yang tidak melintasi tol dari arah Gresik, di jalan arteri sebelum Simpang Tiga pintu keluar Tol Kebomas atau Bunder, juga dipasang "banner" imbauan sama.</p><p>Kemudian, dari arah Tuban, tepatnya di Simpang tiga Manunggal telah dipasang "banner" imbauan agar pengendara melewati Jalur Pantura yaitu Paciran, Manyar-Gresik dan Surabaya.</p><p>"Pada beberapa persimpangan jalan lain, petugas juga telah disiagakan untuk melakukan sosialisasi agar menggunakan jalan alternatif," ucapnya.</p><p>Sementara itu, Kadishub juga menjelaskan, untuk arus lalu lintas pergerakan lokal atau jarak pendek antarkawasan Tuban dan Lamongan, arus lalu lintas dua arah dilewatkan jembatan sebelah jembatan ambrol.</p><p>"Jembatan semula ada dua dan masing-masing digunakan satu arah. Tapi, setelah ada insiden, jembatan sebelahnya yang semula untuk arus lalu lintas Tuban ke Lamongan, sekarang dibuat dua arah," kata Pejabat Sementara Wali Kota Malang tersebut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 15 Desember 2018 - 08:24 WIB

Sejumlah tanggul jebol, banjir kepung Aceh Tenggara

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 08:12 WIB

Polda Metro Jaya perkirakan 150 ribu Jakmania ikut perayaan Persija

Arestasi | 15 Desember 2018 - 07:49 WIB

Siber Polri ungkap jaringan pemalsu kartu kredit

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:37 WIB

Ini pengaturan lalu lintas saat pawai Persija

Megapolitan | 15 Desember 2018 - 07:25 WIB

Pemprov DKI siapkan acara selebrasi Persija

<p>Dinas Perhubungan Jawa Timur memasang imbauan jalur alternatif bagi kendaraan yang akan melintas kawasan Lamongan dan Tuban seiring peristiwa ambrolnya Jembatan Widang, Selasa (17/4).</p><p>"Kami memasang papan pengumuman atau 'banner' imbauan terkait jalur lalu lintas, terutama bagi kendaraan antarkota," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya.</p><p>Ia merinci, untuk kendaraan antarkota dari arah Surabaya yang melewati tol, di tol pintu keluar Kebomas dipasang "banner" untuk lewat Jalur Pantura Manyar, Paciran dan Tuban.</p><p>Sedangkan, yang tidak melintasi tol dari arah Gresik, di jalan arteri sebelum Simpang Tiga pintu keluar Tol Kebomas atau Bunder, juga dipasang "banner" imbauan sama.</p><p>Kemudian, dari arah Tuban, tepatnya di Simpang tiga Manunggal telah dipasang "banner" imbauan agar pengendara melewati Jalur Pantura yaitu Paciran, Manyar-Gresik dan Surabaya.</p><p>"Pada beberapa persimpangan jalan lain, petugas juga telah disiagakan untuk melakukan sosialisasi agar menggunakan jalan alternatif," ucapnya.</p><p>Sementara itu, Kadishub juga menjelaskan, untuk arus lalu lintas pergerakan lokal atau jarak pendek antarkawasan Tuban dan Lamongan, arus lalu lintas dua arah dilewatkan jembatan sebelah jembatan ambrol.</p><p>"Jembatan semula ada dua dan masing-masing digunakan satu arah. Tapi, setelah ada insiden, jembatan sebelahnya yang semula untuk arus lalu lintas Tuban ke Lamongan, sekarang dibuat dua arah," kata Pejabat Sementara Wali Kota Malang tersebut. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com