Senin, 17 Desember 2018 | 01:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bulog siapkan 10.000 ton beras untuk Ramadan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2qE2yHm
Sumber foto: https://bit.ly/2qE2yHm
<p>Badan Urusan Logistik Divisi Regional Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan sebanyak 10.000 ton beras sebagai antisipasi kenaikan harga saat Ramadan serta masa Lebaran.</p><p>"Bulog Sumbar telah menyiapkan beras 10 ribu ton, dan berdasarkan perhitungan dapat memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan," kata Kepala Bulog Divre Sumbar Suharto Djabar ketika dihubungi, Selasa (17/4).</p><p>Stok tersebut, katanya, tidak hanya untuk kebutuhan warga dan persiapan operasi pasar. Namun juga untuk kebutuhan bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra).&nbsp;"Bulog siap melepas stok untuk melakukan operasi pasar ketika terjadi lonjakan harga nanti," katanya.</p><p>Ia menyebutkan stok 10.000 beras itu diantaranya sebanyak 1.500 ton adalah pembelian dari petani lokal, sementara sisanya perpindahan dari DKI Jakarata.</p><p>Pembelian beras petani lokal tersebut untuk dua kepentingan kegiatan Bulog, yaitu kewajiban pelayanan publik (PSO), dan komersial.</p><p>Untuk PSO beras itu nantinya dijual dengan kisaran harga Rp8.030 per kilogram, sementara komersial degan harga Rp10.000-Rp11.000 per kilogram, tergantung jenis varietas.&nbsp;Selain beras, Bulog Sumbar juga menyiapkan stok gula sebanyak 1.500 ton, minyak goreng 50.000 liter.&nbsp;Sementara untuk tepung terigu pihaknya menyiapkan stok sebanyak 30.000 kilogram.</p><p>Pihak Bulog juga akan melakukan operasi pasar untuk cabai dan daging saat Ramadhan, jika harga di pasar terlalu tinggi. Saat ini telah disiapkan stok 28 ton daging beku dengan harga Rp80 ribu per kilogram. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Badan Urusan Logistik Divisi Regional Sumatera Barat (Sumbar), menyiapkan sebanyak 10.000 ton beras sebagai antisipasi kenaikan harga saat Ramadan serta masa Lebaran.</p><p>"Bulog Sumbar telah menyiapkan beras 10 ribu ton, dan berdasarkan perhitungan dapat memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan," kata Kepala Bulog Divre Sumbar Suharto Djabar ketika dihubungi, Selasa (17/4).</p><p>Stok tersebut, katanya, tidak hanya untuk kebutuhan warga dan persiapan operasi pasar. Namun juga untuk kebutuhan bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra).&nbsp;"Bulog siap melepas stok untuk melakukan operasi pasar ketika terjadi lonjakan harga nanti," katanya.</p><p>Ia menyebutkan stok 10.000 beras itu diantaranya sebanyak 1.500 ton adalah pembelian dari petani lokal, sementara sisanya perpindahan dari DKI Jakarata.</p><p>Pembelian beras petani lokal tersebut untuk dua kepentingan kegiatan Bulog, yaitu kewajiban pelayanan publik (PSO), dan komersial.</p><p>Untuk PSO beras itu nantinya dijual dengan kisaran harga Rp8.030 per kilogram, sementara komersial degan harga Rp10.000-Rp11.000 per kilogram, tergantung jenis varietas.&nbsp;Selain beras, Bulog Sumbar juga menyiapkan stok gula sebanyak 1.500 ton, minyak goreng 50.000 liter.&nbsp;Sementara untuk tepung terigu pihaknya menyiapkan stok sebanyak 30.000 kilogram.</p><p>Pihak Bulog juga akan melakukan operasi pasar untuk cabai dan daging saat Ramadhan, jika harga di pasar terlalu tinggi. Saat ini telah disiapkan stok 28 ton daging beku dengan harga Rp80 ribu per kilogram. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com