Wartawan Gaza berjuang beberkan kebenaran kendati nyawa terancam
Elshinta
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Wartawan Gaza berjuang beberkan kebenaran kendati nyawa terancam
Sumber Foto: https://bit.ly/2H78ELq
<p>Wartawan Palestina baru-baru ini menyadari mereka telah menjadi sasaran tentara Israel saat mereka meliput protes massa di perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel.</p><p>Pada 6 April, Yasser Murtaga --juru kamera yang berusia 30 tahun dari Kota Gaza-- ditembak hingga tewas oleh tentara Israel di sebelah timur Kota Khan Younnis di bagian selatan Jalur Gaza, saat merekam kegiatan untuk perusahaan produksi televisi dan berita lokal.</p><p>Sebagai bagian dari protes selama enam pekan yang dinamakan "Pawai Akbar Kepulangan", yang dimulai pada 30 Maret, rakyat Palestina telah menggelar lima pawai di bagian timur Jalur Gaza di perbatasan dengan Israel.&nbsp;Pertemuan terbuka tersebut direncanakan berlangsung sampai 15 Mei, hari setelah peringatan kemerdekaan ke-70 Israel tapi diperingati oleh rakyat Palestina sebagai Hari Nakba, atau "Hari Bencana".</p><p>Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengatakan 35 orang Palestina telah tewas, termasuk dua anggota HAMAS, dan lebih dari 2.800 orang lagi cedera sejak awal protes itu.&nbsp;Sebaliknya, Israel menyatakan kebanyakan orang tewas adalah "anggota HAMAS dan sebagian gerilyawan yang menyamar sebagai warga sipil".</p><p>Sementara bentrokan meningkat pada sore hari 13 April, Jumat ketiga demonstrasi, tiga wartawan cedera, termasuk satu orang dalam kondisi kritis, saat mereka meliput kegiatan tersebut, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi. &nbsp;(Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Abraham Samad: Kasus Century ujian terbesar KPK
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan kasus dugaan korupsi talang...
Wartawan Gaza berjuang beberkan kebenaran kendati nyawa terancam
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Wartawan Palestina baru-baru ini menyadari mereka telah menjadi sasaran tentara Israel saat mereka m...
Pengamat: Mandat Gerindra pada Prabowo tidak mutlak
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Terkait hasil Rakornas Partai Gerindra yang memandatkan Prabowo Subianto maju dalam ajang Pemilihan ...
Warga Malaysia dideportasi karena kasus narkoba
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dua warga Malaysia dipulangkan ke negara asalnya (dideportasi) setelah sempat tertangkap terkait kas...
Najib Razak: Parlemen dibubarkan besok
Jumat, 06 April 2018 - 06:17 WIB
Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan, Parlemen akan dibubarkan Sabtu besok (7/4), untuk...
65 juta orang di Asia Tenggara berisiko jatuh miskin
Kamis, 05 April 2018 - 06:20 WIB
Direktur Regional organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh menga...
Indonesia dorong pengembangan UMKM di forum ASEAN
Kamis, 05 April 2018 - 06:20 WIB
Indonesia mendorong isu pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan perancangan kebijakan yan...
Kakorlantas Polri mulai pantau jalur mudik
Rabu, 04 April 2018 - 06:00 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, Rabu (4/4), meninjau kesiapan jalur mudik. Pantauan akan ...
Kakorlantas Polri pantau jalur mudik
Rabu, 04 April 2018 - 06:00 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Polisi Royke Lumowa saat melakukan peninjauan jalur mudik di ruas tol Jawa ...
Puluhan rumah kongsi TKI terbakar, satu orang tewas
Selasa, 27 Maret 2018 - 06:17 WIB
Puluhan rumah kongsi atau tempat tinggal Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Cyberjaya 9, Putrajaya, Mal...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV