Mendikbud: Pendidikan siswa menikah tidak boleh berhenti
Elshinta
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Mendikbud: Pendidikan siswa menikah tidak boleh berhenti
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FSaFKV
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa hak anak untuk mendapatkan pendidikan tidak boleh sampai hilang, termasuk kasus dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bantaeng Sulawesi Selatan yang mengajukan dispensasi menikah.</p><p>"Anak walaupun sudah menikah tetap harus mendapatkan pelayanan pendidikan," kata Muhadjir di Cirebon, Rabu (18/4).</p><p>Karena menurut Muhadjir, tidak ada larangan bagi siapapun yang sudah menikah untuk sekolah.</p><p>Dia mengatakan,&nbsp;<a href="https://elshinta.com/news/128680/2017/11/29/yohana-yembise-stop-perkawinan-anak" rel="nofollow">fenomena nikah dini </a>bukan kali ini saja, namun banyak juga terjadi di daerah lain, bahkan banyak yang mau melaksanakan ujian nasional memilih mengundurkan diri dan memilih menikah.&nbsp;"Tidak ada larangan kalau anak sudah menikah tidak boleh lagi sekolah," ujarnya.</p><p>Muhadjir mengatakan, pernikahan dini memang bukan ranah yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).&nbsp;Namun ia menegaskan bahwa pernikahan bukanlah halangan bagi seseorang untuk tetap mendapatkan pendidikan sebagai bekal masa depan.</p><p>Jika tidak dapat ditempuh di jalur formal, ada berbagai macam jenis pendidikan nonformal dan informal yang bisa menjadi pilihan peserta didik dan warga belajar.&nbsp;"Kan bisa mengikuti program kesetaraan dan kalau masih ingin sekolah saya kira tidak apapa, karena tifak ada larangan sekolah setelah menikah," kata Muhadjir. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Surabaya salurkan 702 beasiswa untuk mahasiswa
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Pemerintah Kota Surabaya hingga saat ini telah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk mahasiwa dari...
198 guru di Sleman terima sertifikat pendidik
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 198 guru yang terdiri atas 97 guru non-pegawai negeri sipil dan 101 guru PNS di Kabupaten S...
Kemristekdikti: Dosen asing bukan ancaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti mengatakan keb...
 Dugaan korupsi buku paket SD di Kota Depok dilaporkan ke KPK
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Corruption Wacth Independent (CWI) melaporkan adanya dugaan korupsi dana pengadaan buku paket belaja...
Mendikbud: UNBK tidak rugikan siswa
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan penyelenggaraan ujian nasional berbasi...
456 warga putus sekolah Biak ikuti UNPK
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 456 warga Kabupaten Biak Numfor, Papua yang putus sekolah dijadwalkan mengikuti Ujian Nasio...
Mendikbud: Pendidikan siswa menikah tidak boleh berhenti
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa hak anak untuk menda...
Pasangan Rindu janji tingkatkan kualitas pendidikan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Kualitas pebdidikan di Jawa Barat dinilai masih perlu ditingkatkan. Salah satu diantaranya rasio dan...
Kemristekdikti: Dosen asing akan dukung penelitian di kampus
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dosen-dosen asing yang bekerja di Tanah Air nantinya akan berkolaborasi dan membantu para pengajar l...
44 SMP di Purwakarta gelar UNBK menumpang di sekolah lain
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 48 sekolah tingkat SMP di Purwakarta Jawa Barat menggelar UNBK, namun baru 4 sekolah yang m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV