Pelajar SMA meninggal di Gunung Rinjani
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Ji21Ts

Fahrurrozi (19), pelajar SMAN 7 Mataram meninggal dunia dalam perjalanan turun dari puncak Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (21/4), sekitar pukul 13.15 WITA.

Kepala Resort Sembalun, Balai Taman Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Taufikurrahman, ketika dihubungi dari Mataram, Minggu, mengatakan korban meninggal dunia diduga akibat kelelahan dan mengalami kaki keram disertai muntah darah dan kejang-kejang. "Jenazah korban sudah dipulangkan ke rumah duka di Kelurahan Punia Saba, Kota Mataram, pada Sabtu (21/4), sekitar pukul 17.30 WITA. Namun, kondisinya sempat diperiksa oleh dokter yang kebetulan berada di pos 2 pendakian," katanya.

Pelajar yang tinggal menunggu pengumuman kelulusan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) itu, melakukan pendakian bersama tujuh rekannya, yakni Andre Yani, Zulkifli, Aldi, Zail, Ilham, Gilang, dan Wiwin. Mereka berangkat melalui Sembalun (Bawak Nao), Kabupaten Lombok Timur, sejak 18 April 2018, dengan program pendakian tiga malam.

Informasi yang diperoleh dari rekan korban, kata Taufikurrahman, ketika tiba di antara pos 2 dan 3 pendakian yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari pintu masuk pendakian Sembalun, korban tiba-tiba mengalami keram disertai menggigil. Petugas yang berada di Pos Pelawangan dan pos 2 kemudian memberikan informasi ke BTNGR melalui Resort Sembalun. "Kami langsung mengirimkan dokter dan perawat untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban yang sudah berada di pos 2 pendakian. Namun, korban tidak bisa tertolong," ujarnya.

Jenazah korban kemudian dibawa turun ke Sembalun, oleh tim dari BNTGR, bersama TNI Angkatan Darat dan anggota Polsek Sembalun, serta Edelweis Medical Help Center (EMHC), melalui Bawak Nao. BTNGR mencatat jumlah kecelakaan pengunjung pada 2017 sebanyak 55 kejadian, terdiri atas 38 kali terjadi di jalur pendakian Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, dan 17 kali terjadi di jalur Senaru, Kabupaten Lombok Utara. Dari total kejadian kecelakaan pengunjung, sebanyak tiga orang meninggal dunia. 
(Ant).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Dua truk kontainer terlibat lakalantas di Jalan Raya Bekasi mengarah ke Har...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat akan melakukan pengamanan terhadap Bantuan Sosial (Bansos) d...
Selasa, 15 Januari 2019 - 18:35 WIB
Elshinta.com - Seorang pengemudi motor terlempar dan tercebur ke Sungai Bengawan Solo usai...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Pihak PT. Jasa Marga dan pihak Kepolisian akhirnya selesai melakukan proses...
Senin, 14 Januari 2019 - 16:11 WIB
Elshinta.com - Kondisi korban kecelakaan beruntun antara bus Asli Prima jurusan Labuan Jak...
Senin, 14 Januari 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Kapal Tanker MT Antea dan Kapal MV Star Centurion, yang membawa pekerja men...
Minggu, 13 Januari 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Dua pengendara motor tewas usai nekat masuk ruas jalan tol dari arah Waru- ...
Kamis, 10 Januari 2019 - 06:36 WIB
Elshinta.com - Tim Pencarian Kantor SAR Kelas B Sorong, Provinsi Papua Barat akhirnya mene...
Rabu, 09 Januari 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Lima orang dilaporkan meninggal dunia setelah Mobil L 300 travel jurusan Je...
Rabu, 09 Januari 2019 - 07:35 WIB
Elshinta.com - Minibus bernomor polisi P1264DE pada Rabu (9/1) dini hari tertabrak kereta ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)