Minggu, 16 Desember 2018 | 04:56 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Perempuan / Emansipasi

Peringati Hari Kartini

Polwan Kudus lakukan razia dengan berpakaian tradisional

Minggu, 22 April 2018 - 11:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Razia kendaraan yang digelar di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terlihat berbeda. Sebab sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Satlantas Polres Kudus yang ikut merazia mengenakan pakaian tradisional untuk memperingati Hari Kartini. KBO Satuan Lalu lintas Polres Kudus, Iptu Sucipto menyatakan, adanya polwan berpakaian tradisional saat razia lalu lintas sebagai bentuk peringatan hari Kartini. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat meneladani nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh pejuang emansipasi wanita tersebut. "Sekaligus untuk menginspirasi para polwan agar senantiasa menjadi Kartini-kartini diera modern dalam menjalankan tugas," ungkapnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (21/4). Menurut Sucipto, selain razia terhadap pengendara yang tidak tertib, para polwan juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pembagian selebaran-selebaran. "Tingkat kesadaran masyarakat Kudus sudah cukup baik namun masih ada yang kurang tertib. Makanya dengan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh para polwan akan mengena dimasyarakat," imbuhnya. Ditambahkan, dalam razia kali ini juga dilibatkan pihak SAMSAT. Bagi para pengendara yang belum melunasi pajak kendaraan atau bahkan menunggak dapat membayar pajaknya dilokasi razia. Sementara itu, Polwan Satlantas Polres Kudus Brigadir Ditta Wardani mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan razia mengenakan pakaian tradisional berupa baju adat Kudus pada peringatan hari Kartini. "Dengan berpakaian adat seperti ini masyarakat tidak takut bahkan ada yang mengajak berfoto," tandasnya.
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Razia kendaraan yang digelar di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terlihat berbeda. Sebab sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Satlantas Polres Kudus yang ikut merazia mengenakan pakaian tradisional untuk memperingati Hari Kartini. KBO Satuan Lalu lintas Polres Kudus, Iptu Sucipto menyatakan, adanya polwan berpakaian tradisional saat razia lalu lintas sebagai bentuk peringatan hari Kartini. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat meneladani nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh pejuang emansipasi wanita tersebut. "Sekaligus untuk menginspirasi para polwan agar senantiasa menjadi Kartini-kartini diera modern dalam menjalankan tugas," ungkapnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (21/4). Menurut Sucipto, selain razia terhadap pengendara yang tidak tertib, para polwan juga memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pembagian selebaran-selebaran. "Tingkat kesadaran masyarakat Kudus sudah cukup baik namun masih ada yang kurang tertib. Makanya dengan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh para polwan akan mengena dimasyarakat," imbuhnya. Ditambahkan, dalam razia kali ini juga dilibatkan pihak SAMSAT. Bagi para pengendara yang belum melunasi pajak kendaraan atau bahkan menunggak dapat membayar pajaknya dilokasi razia. Sementara itu, Polwan Satlantas Polres Kudus Brigadir Ditta Wardani mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan razia mengenakan pakaian tradisional berupa baju adat Kudus pada peringatan hari Kartini. "Dengan berpakaian adat seperti ini masyarakat tidak takut bahkan ada yang mengajak berfoto," tandasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 02 Desember 2018 - 16:13 WIB

Pengidap HIV/AIDS di Lhokseumawe dominan wanita

Selasa, 20 November 2018 - 12:47 WIB

Bangladesh minati produk kosmetik halal Indonesia

Jumat, 16 November 2018 - 10:44 WIB

Vanesha Prescilla senang eksperimen makeup

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com