Rabu, 21 November 2018 | 09:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Ratusan rumah di Kabupaten Kuantan terendam banjir

Minggu, 22 April 2018 - 12:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ratusan rumah masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau terendam banjir akibat hujan, disamping aliran sungai tidak normal sehingga air meluap ke tempat pemukiman penduduk. "Akibat banjir itu juga menyebabkan banyak tanaman dan ternak yang mati," kata Masyarakat Kuantan Singingi, Reflizar (53) dan Nariman (56) di Teluk Kuantan, Minggu (22/4). Ia mengatakan, beberapa hari belakangan hujan deras menyebabkan air sungai meluap, seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) bagaikan danau, mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam, sehingga mengungsi. Kondisi demikian untungnya kegelisahan masyarakat sudah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten setempat. Puluhan rumah warga di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, salah satunya kemasukan air akibat Sungai Batang Kuantan dan beberapa anak sungai di kawasan itu tidak mampu menahan dan menampung debit air. "Sejumlah rumah warga di Lubuk Jambi juga terendam," sebutnya. Dijelaskannya, terjangan air sungai juga membuat ruas jalan di Desa Keresek yang berada di seberang Desa Kampung Baru, menjadi terputus, puluhan rumah warga terendam banjir di Petapahan ini, penduduk terlihat sibuk menyelamatkan barang barang berharga lainnya, dan bahkan ada yang mengungsi ke dataran tinggi. Menurutnya, semua aliran sungai di Kuansing tidak dapat mengaliri air dengan baik, debit terlalu tinggi hingga pemukiman penduduk menjadi sasaran, terlihat juga di kawasan Perkotaan Teluk Kuantan, air meluap hingga kebadan jalan. Sejumlah warga di lingkungan Kuantan Tengah khususnya di belakang UNIKS jalur menuju Sentajo anak sungai tidak mampu menahan luapan air hingga terlihat seperti danau besar yang siap menghantam, meluluh lantakkan perkebunan warga. "Banyak warga yang menyelamatkan seluruh peralatan rumah tangganya, mulai dari kasur, sofa, maupun peralatan rumah tangga lainnya," terangnya. (Ant)
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

Ratusan rumah masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau terendam banjir akibat hujan, disamping aliran sungai tidak normal sehingga air meluap ke tempat pemukiman penduduk. "Akibat banjir itu juga menyebabkan banyak tanaman dan ternak yang mati," kata Masyarakat Kuantan Singingi, Reflizar (53) dan Nariman (56) di Teluk Kuantan, Minggu (22/4). Ia mengatakan, beberapa hari belakangan hujan deras menyebabkan air sungai meluap, seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) bagaikan danau, mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam, sehingga mengungsi. Kondisi demikian untungnya kegelisahan masyarakat sudah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten setempat. Puluhan rumah warga di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, salah satunya kemasukan air akibat Sungai Batang Kuantan dan beberapa anak sungai di kawasan itu tidak mampu menahan dan menampung debit air. "Sejumlah rumah warga di Lubuk Jambi juga terendam," sebutnya. Dijelaskannya, terjangan air sungai juga membuat ruas jalan di Desa Keresek yang berada di seberang Desa Kampung Baru, menjadi terputus, puluhan rumah warga terendam banjir di Petapahan ini, penduduk terlihat sibuk menyelamatkan barang barang berharga lainnya, dan bahkan ada yang mengungsi ke dataran tinggi. Menurutnya, semua aliran sungai di Kuansing tidak dapat mengaliri air dengan baik, debit terlalu tinggi hingga pemukiman penduduk menjadi sasaran, terlihat juga di kawasan Perkotaan Teluk Kuantan, air meluap hingga kebadan jalan. Sejumlah warga di lingkungan Kuantan Tengah khususnya di belakang UNIKS jalur menuju Sentajo anak sungai tidak mampu menahan luapan air hingga terlihat seperti danau besar yang siap menghantam, meluluh lantakkan perkebunan warga. "Banyak warga yang menyelamatkan seluruh peralatan rumah tangganya, mulai dari kasur, sofa, maupun peralatan rumah tangga lainnya," terangnya. (Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Tulis komentar Anda di sini bgai masekarang air sugai kuatan masi meluap atau sudah turun.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com