Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Hiburan / Pertunjukan

Ratusan napi gelar pentas seni di TIM

Minggu, 22 April 2018 - 12:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2Hndhxj
Sumber Foto: https://bit.ly/2Hndhxj

Sekitar 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan seluruh Indonesia akan tampil pada ajang "Indonesia Prison Art Festival (IPAFest) 2018" yang digelar pada 23-24 April 2018 di Taman Ismail Marjuki, Jakarta.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), dalam siaran persnya, Minggu, menyebutkan tak hanya menampilkan karya narapidana, IPAFest 2018 juga merupakan festival seni narapidana pertama di dunia.

IPAFest 2018 diprakarsai oleh Ditjen PAS sebagai puncak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54. Mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika, IPAFest 2018 merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni budaya yang disuguhkan oleh narapidana dari seluruh nusantara. "Insya Allah event spektakuler ini akan dibuka oleh bapak Menkopolhukam, senin malam (23/4)," ujar Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, Minggu (22/4).

Menurut Utami, IPAFest 2018 ini merupakan wujud nyata dari reintegrasi sosial bagi narapidana, yaitu menghadirkan mereka di tengah-tengah masyarakat.

Drama Musikal bertajuk "Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya Maka Kami Ada" menjadi sajian utama IPAFest 2018 yang menyiratkan makna bahwa narapidana tetap warga negara Indonesia yang cinta merah putih serta memiliki semangat untuk menjadi warga negara yang diakui eksistensinya. Rangkaian acara IPAFest 2018 lainnya meliputi Teater, Seni Musik, Seni Tari, Pameran Hasil Karya Narapidana, Pameran Lukisan, Pameran Arsip dan Museum Pemasyarakatan, Pameran Fotografi, Talkshow, serta Festival Kuliner.

Setiap harinya acara akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Selain kaya akan seni dan budayanya, Indonesia juga terkenal akan keanekaragaman kulinernya. Sebanyak 33 stand kuliner karya narapidana akan menyajikan makanan dan minuman khas dari berbagai wilayah di Indonesia. (Ant)

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Pemerintah negosiasi ulang soal pesawat tempur KFX/IFX

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 14:44 WIB

Uni Eropa salurkan 22 juta dolar AS untuk korban bencana Sulteng

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 14:33 WIB

Ketua MPR minta lapangan tembak Senayan dibuat tertutup

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:22 WIB

ASEAN berkomitmen jaga stabilitas kawasan

Kriminalitas | 19 Oktober 2018 - 14:10 WIB

Terungkap, pencurian modus debt collector di Tangerang

Sekitar 450 narapidana dari 36 Lapas/Rutan seluruh Indonesia akan tampil pada ajang "Indonesia Prison Art Festival (IPAFest) 2018" yang digelar pada 23-24 April 2018 di Taman Ismail Marjuki, Jakarta.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), dalam siaran persnya, Minggu, menyebutkan tak hanya menampilkan karya narapidana, IPAFest 2018 juga merupakan festival seni narapidana pertama di dunia.

IPAFest 2018 diprakarsai oleh Ditjen PAS sebagai puncak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54. Mengusung tema Bhinneka Tunggal Ika, IPAFest 2018 merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni budaya yang disuguhkan oleh narapidana dari seluruh nusantara. "Insya Allah event spektakuler ini akan dibuka oleh bapak Menkopolhukam, senin malam (23/4)," ujar Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, Minggu (22/4).

Menurut Utami, IPAFest 2018 ini merupakan wujud nyata dari reintegrasi sosial bagi narapidana, yaitu menghadirkan mereka di tengah-tengah masyarakat.

Drama Musikal bertajuk "Merah Putih Narapidana, Kami Berkarya Maka Kami Ada" menjadi sajian utama IPAFest 2018 yang menyiratkan makna bahwa narapidana tetap warga negara Indonesia yang cinta merah putih serta memiliki semangat untuk menjadi warga negara yang diakui eksistensinya. Rangkaian acara IPAFest 2018 lainnya meliputi Teater, Seni Musik, Seni Tari, Pameran Hasil Karya Narapidana, Pameran Lukisan, Pameran Arsip dan Museum Pemasyarakatan, Pameran Fotografi, Talkshow, serta Festival Kuliner.

Setiap harinya acara akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Selain kaya akan seni dan budayanya, Indonesia juga terkenal akan keanekaragaman kulinernya. Sebanyak 33 stand kuliner karya narapidana akan menyajikan makanan dan minuman khas dari berbagai wilayah di Indonesia. (Ant)

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Ed dan Lorraine Warren ambil bagian di `Annabelle 3`

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:55 WIB

Keira perempuan dengan tujuh kepribadian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 12:41 WIB

Penyanyi legendaris Saleem meninggal dunia

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:27 WIB

Yoseob Highlight akan ikut wajib militer tahun depan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com