Selasa, 17 Juli 2018 | 13:11 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Gaya Hidup / Kesehatan

Kurang vitamin D berisiko kena diabetes

Minggu, 22 April 2018 - 03:04 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2vzIRX8
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2vzIRX8

Orang yang kekurangan vitamin D mungkin memiliki risiko lebih besar terkena diabetes, menurut sebuah penelitian dalam jurnal PLOS.

Para peneliti di University of California San Diego di AS dan Universitas Nasional Seoul di Korea Selatan mempelajari kohort 903 orang dewasa yang sehat (usia rata-rata 74) tanpa indikasi baik pra-diabetes atau diabetes selama kunjungan klinik dari 1997-1999. Mereka kemudian mengikuti para partisipan sampai 2009 sembari tingkat vitamin D dan glukosa dalam darah mereka diukur. 

Seiring berjalannya waktu, ada 47 kasus baru diabetes dan 337 kasus baru pra-diabetes--kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. "Kami menemukan bahwa mereka yang kadar 25-hidroksivitamin D dalam darah yang berada di atas 30 ng / ml memiliki sepertiga risiko diabetes dan mereka dengan tingkat di atas 50 ng / ml memiliki seperlima dari risiko terkena diabetes," kata Sue K Park dari Seoul National University College of Medicine. 

Menurut Cedric F Garland, seorang profesor di UC San Diego, orang dengan tingkat D 25-hydroxyvitamin di bawah 30 ng / ml dianggap kekurangan vitamin D. Mereka yang kekurangan vitamin D lima kali lebih berisiko terkena diabetes dibandingkan mereka dengan tingkat di atas 50 ng / ml. 

Para peneliti mengatakan saat ini rata-rata jumlah vitamin D harian yang direkomendasikan adalah 400 IU untuk anak-anak hingga 1 tahun;  Lalu, 600 IU untuk usia 1 hingga 70 tahun (kurang untuk wanita hamil atau menyusui) dan 800 IU untuk orang di atas usia 70 tahun, menurut Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat. Demikian seperti dilansir Indian Express. (Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 13:07 WIB

Wapres: KPK banyak pasien, BPKP tidak efektif

Politik | 17 Juli 2018 - 12:58 WIB

PWNU Jambi dukung Said Aqil jadi cawapres Jokowi

Politik | 17 Juli 2018 - 12:36 WIB

Gerindra-PKS-PAN susun rancangan kabinet sejak dini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 12:12 WIB

Menhub: Kendaraan bermuatan lebih akibatkan ekonomi biaya tinggi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com