Kurang vitamin D berisiko kena diabetes
Elshinta
Minggu, 22 April 2018 - 03:04 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Kurang vitamin D berisiko kena diabetes
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2vzIRX8

Orang yang kekurangan vitamin D mungkin memiliki risiko lebih besar terkena diabetes, menurut sebuah penelitian dalam jurnal PLOS.

Para peneliti di University of California San Diego di AS dan Universitas Nasional Seoul di Korea Selatan mempelajari kohort 903 orang dewasa yang sehat (usia rata-rata 74) tanpa indikasi baik pra-diabetes atau diabetes selama kunjungan klinik dari 1997-1999. Mereka kemudian mengikuti para partisipan sampai 2009 sembari tingkat vitamin D dan glukosa dalam darah mereka diukur. 

Seiring berjalannya waktu, ada 47 kasus baru diabetes dan 337 kasus baru pra-diabetes--kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya tetapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. "Kami menemukan bahwa mereka yang kadar 25-hidroksivitamin D dalam darah yang berada di atas 30 ng / ml memiliki sepertiga risiko diabetes dan mereka dengan tingkat di atas 50 ng / ml memiliki seperlima dari risiko terkena diabetes," kata Sue K Park dari Seoul National University College of Medicine. 

Menurut Cedric F Garland, seorang profesor di UC San Diego, orang dengan tingkat D 25-hydroxyvitamin di bawah 30 ng / ml dianggap kekurangan vitamin D. Mereka yang kekurangan vitamin D lima kali lebih berisiko terkena diabetes dibandingkan mereka dengan tingkat di atas 50 ng / ml. 

Para peneliti mengatakan saat ini rata-rata jumlah vitamin D harian yang direkomendasikan adalah 400 IU untuk anak-anak hingga 1 tahun;  Lalu, 600 IU untuk usia 1 hingga 70 tahun (kurang untuk wanita hamil atau menyusui) dan 800 IU untuk orang di atas usia 70 tahun, menurut Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat. Demikian seperti dilansir Indian Express. (Ant)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kopi dapat turunkan risiko penyakit batu empedu, bisakah?
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:25 WIB
Sebuah studi terbaru melaporkan bahwa kopi memiliki potensi untuk melindungi Anda dari penyakit batu...
Apakah pria juga bisa menopause? Apa penyebabnya?
Jumat, 29 Mei 2020 - 23:15 WIB
Menopause pada pria juga tidak serta merta menyebabkan disfungsi organ seksual sepenuhnya. Namun bai...
BIN salurkan ribuan alat kesehatan membuat Risma menangis
Jumat, 29 Mei 2020 - 20:36 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyalurkan ribuan alat kesehatan untuk membantu Pemerintah Kota Suraba...
 Apa penyebab disfungsi ereksi pada usia muda?
Kamis, 28 Mei 2020 - 23:15 WIB
Biasanya impotensi selama ini identik dengan penyakit usia tua. Namun jumlah pria berusia di bawah ...
Wagub Sumbar apresiasi kerja tim laboratorium periksa sampel swap
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:26 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengapresiasi tim laboratorium yang bertu...
Hadapi COVID-19, terapkan 4 Sehat 5 Sempurna kekinian
Kamis, 28 Mei 2020 - 07:37 WIB
Masih ingat dengan slogan 4 Sehat 5 Sempurna? Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau ...
Fakta tentang pria dan seks
Rabu, 27 Mei 2020 - 23:15 WIB
Seks menjadi penting, dan bahkan dipercaya dapat mengurai kusutnya hubungan yang terjadi dalam rumah...
BIN bantu RSUP Persahabatan peralatan medis penanganan COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:38 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menyerahkan bantuan peralatan medis penanganan COVID-19 ke Rumah Sakit ...
TNI disiagakan untuk penegakan disiplin kesehatan di Garut 
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:37 WIB
Sejumlah personel TNI Angkatan Darat bersama petugas dari instansi lainnya akan disiagakan untuk pen...
Jubir  Presiden: Dua keuntungan dengan penerapan disiplin sosial protokol kesehatan
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:26 WIB
Presiden Joko Widodo memutuskan peningkatan disiplin sosial protokol kesehatan di masa pandemi Covid...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV