Dalang skandal data Facebook berikan pembelaan
Elshinta
Selasa, 24 April 2018 - 07:10 WIB |
Dalang skandal data Facebook berikan pembelaan
Facebook. Sumber foto: Sumber foto: https://on.mktw.net/2Hfuzfv

Psikolog untuk aplikasi yang mendalangi peretasan data dari 50 juta pengguna Facebook, membela perannya dalam skandal itu dengan berkilah dia "tidak pernah mendengar kata" penentangan dari raksasa media sosial itu.

Facebook mengatakan bahwa aplikasi yang dibuat Aleksandr Kogan, This Is Your Digital Life, diunduh oleh 270.000 orang dan juga memberi akses bagi Kogan ke teman-teman para pengunduh tersebut.

Data itu diteruskan kepada perusahaan komunikasi Inggris Cambridge Analytica dan digunakan untuk membantu memilih Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun, perusahaan itu menyalahkan Kogan karena menyalahgunakannya, sementara dia mengklaim bahwa mereka dan Facebook menjadikannya sebagai kambing hitam.

Dosen Universitas Cambridge itu mengatakan kepada acara 60 Minutes CBS bahwa dia "benar-benar minta maaf" atas peretasan data tersebut, tetapi menegaskan ada keyakinan cukup luas bahwa pengguna mengetahui data mereka dijual dan dibagikan.

"Saat itu, kami pikir baik-baik saja... Saya pikir bahwa gagasan utama yang kami miliki – yang semua orang tahu dan tidak ada yang peduli – pada dasarnya cacat. Dan karena itu, saya benar-benar minta maaf," katanya, Minggu (22/4).

Psikolog itu juga menuding bahwa Facebook menyebut "aplikasinya jahat" – dan menegaskan bahwa meski dia tidak yakin dia telah membaca kebijakan pengembang Facebook yang melarang pemindahan atau penjualan data pengguna, jejaring sosial itu gagal menegakkannya dalam hal apa pun.

"Saya memiliki bukti persyaratan layanan yang berlaku selama 1,5 tahun yang menyebutkan bahwa saya dapat memindahkan dan menjual data. Tidak pernah mendengar sepatah kata pun," katanya, merujuk kepada perjanjian pengguna aplikasinya.

"Facebook jelas tidak pernah peduli," tambahnya, demikian seperti dilansir AFP. (Ant) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Zoom tambah fitur resepsionis virtual
Jumat, 05 Februari 2021 - 12:36 WIB
Zoom memperkenalkan fitur-fitur baru yang bertujuan membantu pengguna untuk kembali bekerja dari kan...
Menkominfo ingatkan pentingnya infrastruktur digital yang tangguh
Jumat, 29 Januari 2021 - 20:24 WIB
Perlunya infrastruktur digital yang tangguh merupakan prasyarat untuk transformasi digital yang lebi...
UI kembangkan alat bantu pernafasan HFNC untuk pasien COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:42 WIB
Tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ...
Menparekraf-Menkominfo koordinasi kembangkan infrastruktur TIK
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:10 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Video pendek bantu perkuat bisnis di era digital
Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:35 WIB
Pandemi virus corona mengubah kebiasaan orang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, begitu pula d...
Presiden teken aturan pengadaan teknologi lewat proyek putar kunci
Rabu, 30 Desember 2020 - 19:34 WIB
Presiden RI Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2020 yang mengatur pengada...
Serangan siber terburuk AS masuk via vendor Microsoft
Senin, 28 Desember 2020 - 08:45 WIB
Para peretas Rusia yang dicurigai berada di balik serangan dunia maya AS terburuk dalam beberapa tah...
Wapres Ma`ruf Amin: ASN harus kuasai literasi digital
Kamis, 17 Desember 2020 - 14:43 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas d...
Akses 5G diprediksi jangkau 1 miliar orang di dunia pada akhir 2020
Selasa, 08 Desember 2020 - 19:05 WIB
Perusahaan teknologi Ericsson memperkirakan bahwa pada akhir 2020, lebih dari 1 miliar orang atau 15...
Menristek: Riset dan inovasi kurangi ketergantungan impor
Senin, 07 Desember 2020 - 19:35 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menginginkan agar riset dan inovasi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV