Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Liga Spanyol

Barcelona hancurkan Sevilla untuk menangi Piala Raja

Minggu, 22 April 2018 - 07:41 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2nWgc8t
Sumber Foto: https://bit.ly/2nWgc8t

Elshinta.com - Duet Andres Iniesta dan Lionel Messi tidak terbendung untuk membantu Barcelona menghancurkan Sevilla dengan skor 5-0 guna memenangi final Piala Raja dalam musim keempat secara beruntun pada Sabtu (21/4).

Barcelona semakin dekat untuk merebut dua gelar domestik.

Luis Suarez mencetak dua gol pada babak pertama untuk tim Katalan ketika mereka memenangi kompetisi untuk ke-30 kalinya. Bagaimanapun, Iniesta dan Messilah yang mengendalikan permainan ketika sang pemuncak Liga Spanyol itu menaklukkan tim asuhan Vincenzo Montella.

Philippe Coutinho memberi umpan untuk Suarez mengemas gol pembukaan pada menit ke-14 dan Barcelona mendominasi sepanjang permainan. Hasil ini sedikit mengobati rasa pahit akibat disingkirkan AS Roma dari perempat final Liga Champions pada awal April, ketika Barca menyelesaikan langkah pertama untuk mengawinkan gelar liga dan piala.

Messi membukukan gol kedua setelah pergerakan bagus Jordi Alba sedangkan Suarez menambahi satu gol lagi, sebelum Iniesta mencetak gol dari sudut sempit. Coutinho menambahi gol kelima dari titik penalti untuk melengkapi pesta gol.

Para penggemar Barcelona dan Sevilla menyanyikan nama Iniesta ketika ia digantikan pada fase akhir permainan, di mana suara para penggemar begitu bergeruum di Stadion Wanda Metropolitano sampai peluit panjang berbunyi. Gelandang veteran itu mempertimbangkan langkah untuk pindah ke Liga China, dan ini dapat menjadi final piala terakhirnya untuk Barcelona dan ia memastikan ini layak dikenang.

Dengan komando Iniesta, Barca melaju untuk melewati semua rintangan dan memimpin setelah bola panjang dari Jasper Cillessen tertuju kepada Coutinho di wilayah pertahanan lawan. Pengatur permainan asal Brazil itu menyodorkan bola untuk dikonversi menjadi gol Suarez, dan mengakhiri catatan buruknya di final Piala Raja, setelah mengalami cedera ketika Barcelona menjuarainya pada 2016 dan kemudian harus absen pada 2017 karena menjalani skors.

Sevilla masih mampu memberikan perlawanan namun setelah beberapa peluang kurang bagus Barcelona mampu menggandakan keunggulan mereka, ketika Iniesta mengirim bola kepada Alba di sisi kiri. Pemain Spanyol itu kemudian melakukan sepakan tumit untuk mengarahkan bola ke jalur pergerakan Messi dan pemain Argentina itu membukukan gol. Messi kemudian menjadi kreator bagi gol ketiga yang dicetak Suarez melalui umpan terobosan yang membuat pemain Uruguay itu hanya perlu berhadapan dengan gawang David Soria untuk menyelesaikan pergerakan dengan mudah.

Cillessen menggagalkan peluang mantan penyerang Barcelona Sandro Ramirez pada babak kedua, di mana Messi mengumpan kepada Iniesta untuk menjadi gol pada momen potensial bagi dia jika jadi hengkang. Penalti Coutinho terjadi setelah tangan Clement Lenglet mengenai bola di kotak penalti, yang membantu pasukan Ernesto Valverde menyelesaikan pertandingan dengan sangat baik dan mereka segera dapat merayakannya dengan piala yang terukir nama mereka sejak awal. (Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Duet Andres Iniesta dan Lionel Messi tidak terbendung untuk membantu Barcelona menghancurkan Sevilla dengan skor 5-0 guna memenangi final Piala Raja dalam musim keempat secara beruntun pada Sabtu (21/4).

Barcelona semakin dekat untuk merebut dua gelar domestik.

Luis Suarez mencetak dua gol pada babak pertama untuk tim Katalan ketika mereka memenangi kompetisi untuk ke-30 kalinya. Bagaimanapun, Iniesta dan Messilah yang mengendalikan permainan ketika sang pemuncak Liga Spanyol itu menaklukkan tim asuhan Vincenzo Montella.

Philippe Coutinho memberi umpan untuk Suarez mengemas gol pembukaan pada menit ke-14 dan Barcelona mendominasi sepanjang permainan. Hasil ini sedikit mengobati rasa pahit akibat disingkirkan AS Roma dari perempat final Liga Champions pada awal April, ketika Barca menyelesaikan langkah pertama untuk mengawinkan gelar liga dan piala.

Messi membukukan gol kedua setelah pergerakan bagus Jordi Alba sedangkan Suarez menambahi satu gol lagi, sebelum Iniesta mencetak gol dari sudut sempit. Coutinho menambahi gol kelima dari titik penalti untuk melengkapi pesta gol.

Para penggemar Barcelona dan Sevilla menyanyikan nama Iniesta ketika ia digantikan pada fase akhir permainan, di mana suara para penggemar begitu bergeruum di Stadion Wanda Metropolitano sampai peluit panjang berbunyi. Gelandang veteran itu mempertimbangkan langkah untuk pindah ke Liga China, dan ini dapat menjadi final piala terakhirnya untuk Barcelona dan ia memastikan ini layak dikenang.

Dengan komando Iniesta, Barca melaju untuk melewati semua rintangan dan memimpin setelah bola panjang dari Jasper Cillessen tertuju kepada Coutinho di wilayah pertahanan lawan. Pengatur permainan asal Brazil itu menyodorkan bola untuk dikonversi menjadi gol Suarez, dan mengakhiri catatan buruknya di final Piala Raja, setelah mengalami cedera ketika Barcelona menjuarainya pada 2016 dan kemudian harus absen pada 2017 karena menjalani skors.

Sevilla masih mampu memberikan perlawanan namun setelah beberapa peluang kurang bagus Barcelona mampu menggandakan keunggulan mereka, ketika Iniesta mengirim bola kepada Alba di sisi kiri. Pemain Spanyol itu kemudian melakukan sepakan tumit untuk mengarahkan bola ke jalur pergerakan Messi dan pemain Argentina itu membukukan gol. Messi kemudian menjadi kreator bagi gol ketiga yang dicetak Suarez melalui umpan terobosan yang membuat pemain Uruguay itu hanya perlu berhadapan dengan gawang David Soria untuk menyelesaikan pergerakan dengan mudah.

Cillessen menggagalkan peluang mantan penyerang Barcelona Sandro Ramirez pada babak kedua, di mana Messi mengumpan kepada Iniesta untuk menjadi gol pada momen potensial bagi dia jika jadi hengkang. Penalti Coutinho terjadi setelah tangan Clement Lenglet mengenai bola di kotak penalti, yang membantu pasukan Ernesto Valverde menyelesaikan pertandingan dengan sangat baik dan mereka segera dapat merayakannya dengan piala yang terukir nama mereka sejak awal. (Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com