Senin, 20 Agustus 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Gaya Hidup / Kuliner

Kopi Indonesia dipamerkan di Amerika dan Kanada

Sabtu, 21 April 2018 - 15:28 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Biji kopi gayo. Sumber foto: https://bit.ly/2qO6V2N
Biji kopi gayo. Sumber foto: https://bit.ly/2qO6V2N

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Pemerintah Kanada melalui Indonesia-Canada Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Project memfasilitasi produsen kopi Arabika Gayo Indonesia untuk berpartisipasi pada Specialty Coffee Association (SCA) Coffee Expo di Seattle, Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan bahwa SCA Coffee Expo yang merupakan ajang pameran kopi premium terbesar di dunia ini berlangsung pada 19-22 April 2018.

"Melalui dukungan yang diberikan TPSA Project kepada para perusahaan binaan yang menjadi peserta dalam ajang ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan ekspor Indonesia," kata Arlinda, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (21/4).

Lima mitra TPSA produsen kopi arabika Gayo yang akan menghadiri acara tersebut yaitu Koperasi Arinagata, Meukat Komuditi Gayo, Orangutan Coffee Lestari, Koperasi Organik Redelong, dan Koperasi Kopi Wanita.

Fasilitasi yang diberikan TPSA dalam SCA ini yaitu sarana booth dan perlengkapan uji cita rasa (cupping test), dan materi promosi. Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan bertemu langsung dengan calon pembeli yang difasilitasi tenaga ahli kopi yang direkrut oleh TPSA Kanada.(Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 20 Agustus 2018 - 19:48 WIB

Kudus kirim relawan keahlian khusus dan bantuan ke Lombok

Aktual Sepakbola | 20 Agustus 2018 - 19:34 WIB

Anies apresiasi prestasi tim U-14 DKI Jakarta

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 19:22 WIB

Pertamina bangun ruang kelas PAUD Bunda Pertiwi

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 19:06 WIB

IHSG Senin ditutup menguat 108,39 poin

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 18:57 WIB

Musim kemarau keterserapan pupuk kujang menurun

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 20 Agustus 2018 - 15:06 WIB

Jangan tuntut anak berkompetisi sejak dini

Senin, 20 Agustus 2018 - 14:03 WIB

Merasa lebih muda ternyata baik untuk kesehatan

Senin, 20 Agustus 2018 - 12:03 WIB

Hati-hati, ini tujuh bahaya diet ekstrem

Minggu, 19 Agustus 2018 - 17:57 WIB

Kali Talang dikembangkan sebagai kawasan ekowisata

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com