Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:27 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pembangunan

Wapres minta pembangunan arena Ancol dikebut

Jumat, 27 April 2018 - 17:35 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2Jv12iE
Sumber foto: https://bit.ly/2Jv12iE

Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta meminta pengerjaan pembangunan arena pertandingan olahraga Asian Games 2018 cabang layar dan jet ski di kawasan Ancol dikebut dengan menambah tenaga dan jam kerja, sehingga dapat selesai tepat waktu.

"Ini perencanaan dan pelaksanaannya memang agak mundur, tetapi tahap penyelesaiannya tidak boleh melewati awal Juli. Jadi tiga bulan dari sekarang," kata Wapres Jusuf Kalla saat mengunjungi lokasi cabang olahraga layar di Pantai Marina Ancol, Jakarta Utara, Jumat (27/4).

Upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan tersebut adalah dengan menambah jumlah tenaga kerja dan jam kerja, apalagi menemui kondisi bulan puasa dan libur Lebaran pada Mei dan Juni mendatang.

"Kalau pekerjaan konstruksi, ya hanya dengan menambah tenaga, menabah jam kerja bisa dua atau tiga 'shift' kerja. Walaupun memang ada kendala sedikit, yakni bulan puasa dan ada libur 10 hari minimal untuk pekerja-pekerja itu pulang kampung. Ya itu kita pertimbangkan semua, menghitungnya sampai Juli itu," jelasnya.

Wapres pun optimistis pengerjaan konstruksi lokasi pertandingan untuk Asian Games 2018 pada Agustus nanti dapat selesai tepat waktu, meskipun waktu yang tersedia semakin sedikit yakni sekitar 99 hari atau tiga bulan lagi.

"Ya biasanya kita ini, orang Indonesia, semakin ditekan semakin kuat kerja. Ini tinggal 99 hari lagi, tiga bulan, ya sedikit lagi. Paling telat itu akhir Mei atau awal Juli lah," katanya.

Pembangunan arena jet ski hingga saat ini baru 50 persen, sementara konstruksi pengerjaan arena layar baru 48,5 persen. (Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 22:24 WIB

Program pembangunan infrastruktur pemerintah harus terus didukung

Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta meminta pengerjaan pembangunan arena pertandingan olahraga Asian Games 2018 cabang layar dan jet ski di kawasan Ancol dikebut dengan menambah tenaga dan jam kerja, sehingga dapat selesai tepat waktu.

"Ini perencanaan dan pelaksanaannya memang agak mundur, tetapi tahap penyelesaiannya tidak boleh melewati awal Juli. Jadi tiga bulan dari sekarang," kata Wapres Jusuf Kalla saat mengunjungi lokasi cabang olahraga layar di Pantai Marina Ancol, Jakarta Utara, Jumat (27/4).

Upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan tersebut adalah dengan menambah jumlah tenaga kerja dan jam kerja, apalagi menemui kondisi bulan puasa dan libur Lebaran pada Mei dan Juni mendatang.

"Kalau pekerjaan konstruksi, ya hanya dengan menambah tenaga, menabah jam kerja bisa dua atau tiga 'shift' kerja. Walaupun memang ada kendala sedikit, yakni bulan puasa dan ada libur 10 hari minimal untuk pekerja-pekerja itu pulang kampung. Ya itu kita pertimbangkan semua, menghitungnya sampai Juli itu," jelasnya.

Wapres pun optimistis pengerjaan konstruksi lokasi pertandingan untuk Asian Games 2018 pada Agustus nanti dapat selesai tepat waktu, meskipun waktu yang tersedia semakin sedikit yakni sekitar 99 hari atau tiga bulan lagi.

"Ya biasanya kita ini, orang Indonesia, semakin ditekan semakin kuat kerja. Ini tinggal 99 hari lagi, tiga bulan, ya sedikit lagi. Paling telat itu akhir Mei atau awal Juli lah," katanya.

Pembangunan arena jet ski hingga saat ini baru 50 persen, sementara konstruksi pengerjaan arena layar baru 48,5 persen. (Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com