Senin, 22 Oktober 2018 | 09:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Diaspora

Dubes ajak WNI dan diaspora di Meksiko jaga persatuan

Selasa, 31 Oktober 2017 - 19:56 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Dubes Yusra Khan. Foto: Kemenlu.
Dubes Yusra Khan. Foto: Kemenlu.

Elshinta.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Meksiko Serikat Yusra Khan mengajak masyarakat dan Diaspora Indonesia di Meksiko menjaga persatuan bangsa Indonesia yang merupakan segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan, dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Dubes dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-89 Tahun 2017 yang diikuti pejabat dan staf KBRI dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) - Mexico City yang diadakan di Kedutaan Besar RI Mexico City Senin, pukul 10.30 waktu setempat.

Pensosbud KBRI Meksiko City, Febby Fahrani kepada Antara London, Selasa mengatakan dalam upacara berlangsung dengan sederhana, khidmat dan tertib tersebut, Dubes membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang intinya mengajak untuk meneladani langkah dan keberanian pemuda Indonesia melahirkan Sumpah Pemuda.

Usai upacara dilanjutkan dengan Dialog Kepemudaan yang diikuti pembalap muda Indonesia Sean Gelael, yang tengah mengikuti rangkaian Formula 1 Practice di Formula 1 Grand Prix Putaran ke-18 Tahun 2017 di Mexico City. Pada kesempatan diskusi Sean Galael menyampaikan ajakannya agar pemuda Indonesia senantiasa bangga sebagai orang Indonesia.

Dialog Kepemudaan dengan format santai ini dibuka Kepala Kanselerai KBRI, Aji Setiawan. Menurut Aji, Kegiatan dialog dengan masyarakat dan diaspora Indonesia ini merupakan upaya konsisten untuk terus memperkokoh karakter dan jati diri pemuda Indonesia. 

Dialog Kepemudaan dimoderatori Evi Siregar, mantan Dosen Pengajar Bahasa Indonesia di Universitas El Colegio de Mexico yang pernah menjadi Ketua Indonesian Diaspora Network Chapter Mexico (IDN-Meksiko) dengan Dea Anugrah, nara sumber utama Diskusi Kepemudaan yang berlangsung di ruang Casa Cultura  KBRI. 

Menurut penulis muda Indonesia yang sedang mengikuti program Residensi Penulis Tahun 2017 yang disponsori Kemendikbud RI dan Komite Buku Nasional ini, rasa bangga sebagai orang Indonesia tentunya juga mencakup rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Dalam dialog yang mengangkat tema "Pemuda Indonesia Berani Bersatu" ini, Dea Anugrah mengajak dan mendorong generasi muda menggunakan bahasa persatuan dengan baik dan benar untuk menunjukkan jati diri sebagai bangsa berbudaya. 

Bahasa Indonesia yang digaungkan penggunaannya secara nasional 89 tahun silam dalam Kongres Pemuda tahun 1928 merupakan bahasa yang telah menyatukan keragaman bahasa penduduk Indonesia. Rasa cinta dan bangga akan Bahasa Indonesia diharapkan akan terus menjadikan Bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan mendorong penggunaan Bahasa Indonesia di tataran internasional.

Ajakan kedua pemuda Indonesia yang tengah menggibarkan bendera Indonesia melalui keunggulannya masing-masing tersebut mendapatkan sambutan baik dari sekitar 70 orang warga dan diaspora yang menetap di Mexico City dan sekitarnya yang hadir dalam dialog.(Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 09:38 WIB

Tim Sar berhasil evakuasi jenazah nelayan yang tenggelam

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 09:26 WIB

PKS Komitmen kawal moral partai dan kader

Ekonomi | 22 Oktober 2018 - 09:18 WIB

Adobsi teknologi dorong peningkatan DPK Bank Pasar

Badminton | 22 Oktober 2018 - 09:07 WIB

Kevin-Marcus `Minions` akhirnya juarai Denmark Terbuka

Event | 22 Oktober 2018 - 08:55 WIB

Indra Sjafri yakin timnas Indonesia bisa bangkit

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 08:43 WIB

Pakar komunikasi ajak netizen deteksi berita hoax

Elshinta.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Meksiko Serikat Yusra Khan mengajak masyarakat dan Diaspora Indonesia di Meksiko menjaga persatuan bangsa Indonesia yang merupakan segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan, dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Dubes dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-89 Tahun 2017 yang diikuti pejabat dan staf KBRI dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) - Mexico City yang diadakan di Kedutaan Besar RI Mexico City Senin, pukul 10.30 waktu setempat.

Pensosbud KBRI Meksiko City, Febby Fahrani kepada Antara London, Selasa mengatakan dalam upacara berlangsung dengan sederhana, khidmat dan tertib tersebut, Dubes membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang intinya mengajak untuk meneladani langkah dan keberanian pemuda Indonesia melahirkan Sumpah Pemuda.

Usai upacara dilanjutkan dengan Dialog Kepemudaan yang diikuti pembalap muda Indonesia Sean Gelael, yang tengah mengikuti rangkaian Formula 1 Practice di Formula 1 Grand Prix Putaran ke-18 Tahun 2017 di Mexico City. Pada kesempatan diskusi Sean Galael menyampaikan ajakannya agar pemuda Indonesia senantiasa bangga sebagai orang Indonesia.

Dialog Kepemudaan dengan format santai ini dibuka Kepala Kanselerai KBRI, Aji Setiawan. Menurut Aji, Kegiatan dialog dengan masyarakat dan diaspora Indonesia ini merupakan upaya konsisten untuk terus memperkokoh karakter dan jati diri pemuda Indonesia. 

Dialog Kepemudaan dimoderatori Evi Siregar, mantan Dosen Pengajar Bahasa Indonesia di Universitas El Colegio de Mexico yang pernah menjadi Ketua Indonesian Diaspora Network Chapter Mexico (IDN-Meksiko) dengan Dea Anugrah, nara sumber utama Diskusi Kepemudaan yang berlangsung di ruang Casa Cultura  KBRI. 

Menurut penulis muda Indonesia yang sedang mengikuti program Residensi Penulis Tahun 2017 yang disponsori Kemendikbud RI dan Komite Buku Nasional ini, rasa bangga sebagai orang Indonesia tentunya juga mencakup rasa bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Dalam dialog yang mengangkat tema "Pemuda Indonesia Berani Bersatu" ini, Dea Anugrah mengajak dan mendorong generasi muda menggunakan bahasa persatuan dengan baik dan benar untuk menunjukkan jati diri sebagai bangsa berbudaya. 

Bahasa Indonesia yang digaungkan penggunaannya secara nasional 89 tahun silam dalam Kongres Pemuda tahun 1928 merupakan bahasa yang telah menyatukan keragaman bahasa penduduk Indonesia. Rasa cinta dan bangga akan Bahasa Indonesia diharapkan akan terus menjadikan Bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan mendorong penggunaan Bahasa Indonesia di tataran internasional.

Ajakan kedua pemuda Indonesia yang tengah menggibarkan bendera Indonesia melalui keunggulannya masing-masing tersebut mendapatkan sambutan baik dari sekitar 70 orang warga dan diaspora yang menetap di Mexico City dan sekitarnya yang hadir dalam dialog.(Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com