Sabtu, 18 Agustus 2018 | 13:21 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Luar Negeri / Amerika

Pria telanjang menembak mati empat orang di Nashville, AS

Senin, 23 April 2018 - 01:00 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia

Elshinta.com - Seorang pria telanjang menembak mati empat orang di restoran cepat saji Waffle House di Nashville, Amerika Serikat, Minggu (22/04) subuh waktu setempat.

Dia memasuki restoran tersebut dan melepas tembakan secara serampangan dengan senapan semiotomatis.

Empat orang tewas sementara empat lainnya cedera, termasuk salah seorang yang berhasil merebut senapan dari tangan pria tersebut, yang kemudian melarikan diri dengan kaki.

Polisi mengatakan sudah menemukan mobil yang sebelumnya dikemudikan tersangka penyerang dan mengumumkan mencari Travis Reinking, pria berusia 20 tahun yang berasal dari Illinois.

James Shaw Jr -pelanggan yang menyelamatkan nyawa banyak orang di restoran dengan merebut senjata api dari si penyerang- mengatakan kepada media AS bahwa dia tidak merasa sebagai pahlawan karena 'hal itu terasa seperti memikirkan diri sendiri'.

Juru bicara polisi, Don Aaron, mengatakan penyerang datang dengan mobil bak terbuka dan menembak dua orang di luar restoran sebelum masuk ke dalam dan melepas tembakan secara serampangan.

Polisi mengatakan dia hanya menutup tubuhnya dengan jaket hijau, yang ditanggalkannya sebelum melarikan diri.

https://twitter.com/MNPDNashville/status/988011270384312323

Senapan semiotomatis yang digunakannya serupa dengan penembakan di Las Vegas, Oktober lalu, dengan korban 58 jiwa dan juga dengan serangan di sebuah sekolah di Florida pada Februari tahun ini, yang menewaskan 17 murid dan karyawan sekolah.

Perdebatan tentang kepemilikan senjata api semakin menghangat di Amerika Serikat setelah serangan atas sekolah di Florida, yang diikuti dengan aksi protes para murid sekolah di berbagai tempat, yang menuntut UU yang lebih ketat dalam kepemilikan senjata api.

Dalam insiden terbaru di Nashville ini, polisi mengatakan para pelanggan restoran melarikan diri ke toilet ketika penembakan terjadi.

Saat melepas tembakan bertubi-tubi, pelaku melihat ke senapan semiotomatis-nya dan Shaw langsung menyerbunya, merebut senapan tersebut, dan melemparnya ke arah meja kasir.

Shaw, yang juga terkena tembakan, belakangan mengatakan bertindak seperti itu karena melihatnya sebagai satu-satunya kesempatan dan mengambil kesempatan tersebut.

"Tidak ada tempat bagi saya untuk pergi," kata Shaw. "Saya... berpikir dia harus bekerja untuk melakukan pembunuhan. Saya punya kesempatan untuk menghentikannya dan syukurlah saya menghentikannya."

https://twitter.com/MistieMae1/status/988092455093497856

"Saya merenggut senjata itu, mengarahkan ke bawah. Satu tangannya memegang senajta. Saya tarik dan lempar ke atas meja," tambahnya.

Ketika sedang mendapat perawatan di rumah sakit karena luka tembak, seorang anak perempuan datang mengatakan bahwa dia telah menyelamatkan nyawanya.

"Saya tidak melakukan hal itu karena mau jadi pahlawan," tegas Shaw.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Agustus 2018 - 13:12 WIB

Wapres: Konstitusi sesuatu yang hidup dan dinamis

Megapolitan | 18 Agustus 2018 - 12:50 WIB

Polisi siapkan kantong parkir dan shuttle bus di sekitar GBK

Megapolitan | 18 Agustus 2018 - 12:37 WIB

8.000 personel amankan pembukaan Asian Games 2018

Megapolitan | 18 Agustus 2018 - 12:25 WIB

Sejumlah pintu tol mulai berlakukan buka tutup

Bencana Alam | 18 Agustus 2018 - 11:46 WIB

BPBD Bantul targetkan wilayah kekeringan berkurang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com