Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Liga Eropa

Marseille menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar

Sabtu, 04 November 2017 - 12:00 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia

Marseille telah menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar pada bagian kepala sebelum pertandingan menghadapi Vitoria Guimaraes dalam Liga Eropa pada Kamis lalu.

Rekaman gambar menunjukkan bahwa mantan pesebakbola Manchester United yang berusia 36 tahun ini, bertujuan untuk melakukan gerakan tendangan akrobatik pada seorang pendukung dalam sesi pemanasan.

Evra akan dimintai keterangan, sebelum klub memutuskan pemberian sanksi.

Pernyataan Marseille juga mengecam "perilaku yang tidak pantas" oleh "segelintir provokator"

Badan Sepakbola Eropa Uefa menuduh Evra melakukan tindakan kekerasan pada Jumat lalu, dan memberikan skors "sedikitnya untuk satu pertandingan".

Koran Prancis L'Equipe melaporkan bahwa pendukung Marseille mengejek Evra sekitar setengah jam ketika pemain itu tengah bersiap-siap untuk bertanding, yang kemudian berakhir dengan kemenangan Vitoria Guimaraes 1-0.

Evra kemudian mendekati para pendukung untuk berbicara degan mereka- tetapi situasinya malah memanas.

Evra, yang menjadi pemain cadangan, kemudian dikeluarkan sebelum pertandingan, dan Marseille bertanding dengan 11 pemain.

"Sebagai seorang pemain profesional dan berpengalaman, Patrice Evra tidak perlu merespon dengan cara yang tidak pantas," tulis pernyataan itu.

"Sebagai tambahan, kesimpulan pertama dari investigasi internal yang dilakukan oleh klub mengungkapkan perilaku tidak pantas segelintir provokator yang menyampaikan serangan kebencian yang sangat serius kepada pemian tersebut, meskipun dia dan rekan satu timnya tengah melakukan pemanasan untuk berlaga dalam pertandingan yang penting."

Mantan rekan satu tim Evra di Manchester United, Mikael Silvestre, mengatakan kepada BBC Sport bahwa Evra "tidak memiliki masa depan" di Marseille, tetapi insiden itu tidak akan menjadi akhir dari karirnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:47 WIB

MUI ajak masyarakat cegah kabar `hoax`

Kriminalitas | 16 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Polres Singkawang berhasil ringkus dua tersangka Narkotika

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 11:27 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi tertarik akusisi Manchester United

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:16 WIB

Gubernur: Realisasi bantuan operasional kesehatan Kaltara masih rendah

Pemasaran | 16 Oktober 2018 - 11:05 WIB

Konsep AIDA Marketing yang wajib diketahui pelaku usaha

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Marseille telah menskors Patrice Evra setelah menendang penggemar pada bagian kepala sebelum pertandingan menghadapi Vitoria Guimaraes dalam Liga Eropa pada Kamis lalu.

Rekaman gambar menunjukkan bahwa mantan pesebakbola Manchester United yang berusia 36 tahun ini, bertujuan untuk melakukan gerakan tendangan akrobatik pada seorang pendukung dalam sesi pemanasan.

Evra akan dimintai keterangan, sebelum klub memutuskan pemberian sanksi.

Pernyataan Marseille juga mengecam "perilaku yang tidak pantas" oleh "segelintir provokator"

Badan Sepakbola Eropa Uefa menuduh Evra melakukan tindakan kekerasan pada Jumat lalu, dan memberikan skors "sedikitnya untuk satu pertandingan".

Koran Prancis L'Equipe melaporkan bahwa pendukung Marseille mengejek Evra sekitar setengah jam ketika pemain itu tengah bersiap-siap untuk bertanding, yang kemudian berakhir dengan kemenangan Vitoria Guimaraes 1-0.

Evra kemudian mendekati para pendukung untuk berbicara degan mereka- tetapi situasinya malah memanas.

Evra, yang menjadi pemain cadangan, kemudian dikeluarkan sebelum pertandingan, dan Marseille bertanding dengan 11 pemain.

"Sebagai seorang pemain profesional dan berpengalaman, Patrice Evra tidak perlu merespon dengan cara yang tidak pantas," tulis pernyataan itu.

"Sebagai tambahan, kesimpulan pertama dari investigasi internal yang dilakukan oleh klub mengungkapkan perilaku tidak pantas segelintir provokator yang menyampaikan serangan kebencian yang sangat serius kepada pemian tersebut, meskipun dia dan rekan satu timnya tengah melakukan pemanasan untuk berlaga dalam pertandingan yang penting."

Mantan rekan satu tim Evra di Manchester United, Mikael Silvestre, mengatakan kepada BBC Sport bahwa Evra "tidak memiliki masa depan" di Marseille, tetapi insiden itu tidak akan menjadi akhir dari karirnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB
FIFA Match Day

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:26 WIB
UEFA Nations League

Permalukan tuan rumah, Swiss depak Islandia dari Liga A

Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:18 WIB

Piala U-17 Soeratin siap digelar akhir Oktober

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com