Senin, 22 Oktober 2018 | 07:29 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Hardware

Qualcomm dukung otentikasi sidik jari untuk fitur pembayaran WeChat

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:43 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Prosesor Snapdragon buatan Qualcomm Technologies. Foto: Antara
Prosesor Snapdragon buatan Qualcomm Technologies. Foto: Antara

Elshinta.com - Qualcomm mendukung otentikasi sensor biometrik sidik jari berbasis hardware untuk layanan pembayaran mobile dari WeChat.

Otentikasi sidik jari terbaru dari framework otentikasi Qualcomm Haven, memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan transaksi online hanya dengan menggunakan sensor sidik jari sebagai pumbuktian keaslian tanpa perlu menggunakan kode PIN ataupun sandi.

“Framework otentikasi Qualcomm Haven mampu mendukung keamanan yang dapat diandalkan untuk standar pembayaran online masa kini,” kata Sy Choudhury, Senior Director Product Management Qualcomm Technologies Inc, dalam siaran persnya, Kamis (18/2).

“Pengguna sekarang hanya perlu menggunakan jari, wajah, atau mata mereka untuk akses ke akun mereka dan bertransaksi online dengan perangkat mobile masing-masing. Semua aktivitas tersebut berjalan dalam sistem keamanan pada level hardware. Jadi, tidak perlu lagi menggunakan kode PIN dan sandi yang rentan terhadap pencurian data," sambung dia.

Framework otentikasi Qualcomm Haven mendukung protokol SOTER yang dikembangkan oleh Tencent untuk otentikasi keamanan. Hal tersebut meliputi penyesuaian sensor sidik jari, pengolahan, penyimpanan lokal, dan komunikasi ke server Tencent di cloud. 

Saat ini, teknologi tersebut tersedia di perangkat Vivo X6 yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon All Mode, dan akan tersedia di beberapa ponsel pintar lainnya dalam beberapa bulan ke depan.

“Karena banyak konsumen yang memilih sarana pembayaran online menggunakan ponsel mereka, kami berkomitmen untuk meningkatkan fitur keamanan dalam perangkat kami seperti yang telah ditunjukkan dalam ponsel pintar VIVO X6,” ujar Alex Feng, Chief Marketing Officer Vivo.

“Melalui eratnya kerja sama antara Qualcomm Technologies dan Tencent, kami akan melanjutkan upaya untuk menyediakan keamanan dan pengalaman pengguna yang terbaik," lanjut dia.

Sementara, WeChat merupakan sebuah aplikasi komunikasi yang dikembangkan oleh Tencent. WeChat juga menyediakan layanan pembayaran bagi pengguna dan penjual. 

Hingga September 2015, WeChat tercatat memiliki 650 juta akun pelanggan aktif setiap bulannya. Fitur otentikasi sensor biometrik sidik jari untuk layanan pembayaran di WeChat sudah tersedia di prosesor Snapdragon seri 400, 600, dan 800. (Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:28 WIB

Lahan bantul belum bisa ditanami padi

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:18 WIB

Fotografer lelang foto untuk korban gempa tsunami Palu

Event | 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Elshinta.com - Qualcomm mendukung otentikasi sensor biometrik sidik jari berbasis hardware untuk layanan pembayaran mobile dari WeChat.

Otentikasi sidik jari terbaru dari framework otentikasi Qualcomm Haven, memungkinkan pengguna untuk dapat melakukan transaksi online hanya dengan menggunakan sensor sidik jari sebagai pumbuktian keaslian tanpa perlu menggunakan kode PIN ataupun sandi.

“Framework otentikasi Qualcomm Haven mampu mendukung keamanan yang dapat diandalkan untuk standar pembayaran online masa kini,” kata Sy Choudhury, Senior Director Product Management Qualcomm Technologies Inc, dalam siaran persnya, Kamis (18/2).

“Pengguna sekarang hanya perlu menggunakan jari, wajah, atau mata mereka untuk akses ke akun mereka dan bertransaksi online dengan perangkat mobile masing-masing. Semua aktivitas tersebut berjalan dalam sistem keamanan pada level hardware. Jadi, tidak perlu lagi menggunakan kode PIN dan sandi yang rentan terhadap pencurian data," sambung dia.

Framework otentikasi Qualcomm Haven mendukung protokol SOTER yang dikembangkan oleh Tencent untuk otentikasi keamanan. Hal tersebut meliputi penyesuaian sensor sidik jari, pengolahan, penyimpanan lokal, dan komunikasi ke server Tencent di cloud. 

Saat ini, teknologi tersebut tersedia di perangkat Vivo X6 yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon All Mode, dan akan tersedia di beberapa ponsel pintar lainnya dalam beberapa bulan ke depan.

“Karena banyak konsumen yang memilih sarana pembayaran online menggunakan ponsel mereka, kami berkomitmen untuk meningkatkan fitur keamanan dalam perangkat kami seperti yang telah ditunjukkan dalam ponsel pintar VIVO X6,” ujar Alex Feng, Chief Marketing Officer Vivo.

“Melalui eratnya kerja sama antara Qualcomm Technologies dan Tencent, kami akan melanjutkan upaya untuk menyediakan keamanan dan pengalaman pengguna yang terbaik," lanjut dia.

Sementara, WeChat merupakan sebuah aplikasi komunikasi yang dikembangkan oleh Tencent. WeChat juga menyediakan layanan pembayaran bagi pengguna dan penjual. 

Hingga September 2015, WeChat tercatat memiliki 650 juta akun pelanggan aktif setiap bulannya. Fitur otentikasi sensor biometrik sidik jari untuk layanan pembayaran di WeChat sudah tersedia di prosesor Snapdragon seri 400, 600, dan 800. (Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com