Senin, 10 Desember 2018 | 10:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Hardware

Facebook bangun tim untuk kembangkan chip sendiri

Kamis, 19 April 2018 - 15:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2EZdy7r
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2EZdy7r

Elshinta.com - Facebook dikabarkan tengah berada di tahap awal pengembangan chip untuk memperkuat perangkat dan server-nya sendiri.

Dilansir dari laman The Verge, Facebook sedang mencari manager yang ditugasi untuk merakit "end-to-end SoC / ASIC, firmware, dan driver development."

Minat Facebook untuk menjadi lebih mandiri kurang bergantung pada perusahaan luar seperti perusahaan chipset Qualcomm menjadikannya satu lagi perusahaan teknologi yang memulai jalur ini.

Apple sudah memiliki chip mereka sendiri di dalam perangkat iOS-nya dan dilaporkan berencana untuk mengganti prosesor Intel di komputer Mac dengan miliknya sendiri. 

Google memproduksi chip kecerdasan buatan (AI) khusus dan termasuk chip pertama yang berfokus pada konsumen (prosesor gambar) di Pixel 2 tahun lalu. Sementara, Amazon kabarnya tengah mengembangkan chip untuk meningkatkan kecerdasan Alexa.

Daftar lowongan pekerjaan di Facebook untuk tim tersebut berada di bawah kategori infrastruktur, sehingga sangat mungkin bahwa tim chip nantinya akan mengarah pada kecerdasan buatan (AI) server perusahaan tersebut.

Saat ini server, yang melatih sistem AI Facebook, adalah perangkat Nvidia. Mark Zuckerberg telah mengatakan bahwa AI pada akhirnya akan memainkan peran yang lebih besar dalam menandai konten yang tidak pantas di jejaring sosial tersebut. Dengan memiliki chip sendiri, Facebook juga dapat menghidupkan speaker pintar atau headset Virtual Reality (AR) Oculus-nya di masa depan.

Ini juga akan memungkinkan perusahaan untuk membuat semacam perbaikan dan pengoptimalan yang hanya dimungkinkan ketika perangkat keras dan perangkat lunak terintegrasi selama seluruh proses pengembangan. Namun, masalah kepercayaan masih akan menjadi ganjalan bagi Facebook saat ini, menyusul insiden pembocoran data, jika perusahaan tersebut ingin mulai membenamkan chip-nya sendiri ke dalam gawai konsumen, demikian The Verge. (Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 09:55 WIB

Warga keluhkan harga tiket penerbangan keluar Timika

Aktual Sepakbola | 10 Desember 2018 - 09:35 WIB

Polda Metro siap amankan perayaan Persija

Bencana Alam | 10 Desember 2018 - 09:26 WIB

Terjadi 31 kegempaan letusan Anak Krakatau

Elshinta.com - Facebook dikabarkan tengah berada di tahap awal pengembangan chip untuk memperkuat perangkat dan server-nya sendiri.

Dilansir dari laman The Verge, Facebook sedang mencari manager yang ditugasi untuk merakit "end-to-end SoC / ASIC, firmware, dan driver development."

Minat Facebook untuk menjadi lebih mandiri kurang bergantung pada perusahaan luar seperti perusahaan chipset Qualcomm menjadikannya satu lagi perusahaan teknologi yang memulai jalur ini.

Apple sudah memiliki chip mereka sendiri di dalam perangkat iOS-nya dan dilaporkan berencana untuk mengganti prosesor Intel di komputer Mac dengan miliknya sendiri. 

Google memproduksi chip kecerdasan buatan (AI) khusus dan termasuk chip pertama yang berfokus pada konsumen (prosesor gambar) di Pixel 2 tahun lalu. Sementara, Amazon kabarnya tengah mengembangkan chip untuk meningkatkan kecerdasan Alexa.

Daftar lowongan pekerjaan di Facebook untuk tim tersebut berada di bawah kategori infrastruktur, sehingga sangat mungkin bahwa tim chip nantinya akan mengarah pada kecerdasan buatan (AI) server perusahaan tersebut.

Saat ini server, yang melatih sistem AI Facebook, adalah perangkat Nvidia. Mark Zuckerberg telah mengatakan bahwa AI pada akhirnya akan memainkan peran yang lebih besar dalam menandai konten yang tidak pantas di jejaring sosial tersebut. Dengan memiliki chip sendiri, Facebook juga dapat menghidupkan speaker pintar atau headset Virtual Reality (AR) Oculus-nya di masa depan.

Ini juga akan memungkinkan perusahaan untuk membuat semacam perbaikan dan pengoptimalan yang hanya dimungkinkan ketika perangkat keras dan perangkat lunak terintegrasi selama seluruh proses pengembangan. Namun, masalah kepercayaan masih akan menjadi ganjalan bagi Facebook saat ini, menyusul insiden pembocoran data, jika perusahaan tersebut ingin mulai membenamkan chip-nya sendiri ke dalam gawai konsumen, demikian The Verge. (Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com