Kominfo tegaskan kartu prabayar tidak diregistrasi hangus
Senin, 30 April 2018 - 19:26 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Sumber Foto : http://bit.ly/2oV2ItZ

Elshinta.com - Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad Ramli menegaskan kartu prabayar yang tidak diregistrasi ulang hingga Selasa dini hari akan hangus.

"Nomor yang sudah terlanjur tidak registrasi sampai 1 Mei 2018, pukul 00.00 WIB, itu akan hangus, dan tidak bisa lagi diregistrasikan oleh pelanggannya," ujar Ramli di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (30/4).

Ia mengakui ada sedikit perubahan aturan yang diterapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengenai mekanisme pemblokiran kartu seluler prabayar.

Sebelumnya, Rudiantara menyatakan pelanggan yang pada 1 Mei 2018 tidak meregistrasi ulang, maka kartunya akan diblokir total oleh operator, yang meliputi penonaktifan panggilan dan SMS keluar, panggilan dan SMS masuk serta layanan data internet. Kendati demikian, pelanggan yang kartunya terblokir total masih dapat memulihkan layanan telekomunikasinya, yakni dengan melakukan registrasi melalui SMS ke nomor 4444 atau telepon ke penyedia layanan dan kanal registrasi lain yang disediakan, selama masa aktif kartu prabayar belum habis.

Namun, Ramli menjelaskan rapat terakhir antara Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang dilaksanakan pada Senin, memutuskan untuk meminta para operator seluler untuk mematikan kartu prabayar yang tidak diregistrasi hingga dini hari nanti. "Jadi pelanggan mesti mengambil kartu SIM yang baru. Ini adalah hasil rapat kami. Intinya adalah karena kami sudah memberikan waktu yang cukup panjang dari Oktober 2017 sampai 1 Mei ini, maka seluruh nomor yang tidak diregistrasikan sampai pukul 00.00 WIB, tidak akan bisa diregistrasikan lagi," ungkap Ramli.

Terkait dengan itu, ia meminta kepada masyarakat untuk segera meregistrasi ulang kartu prabayarnya, jika tetap ingin menggunakan nomor seluler tersebut. "Mumpung masih ada beberapa jam lagi sebelum batas akhir," tutur dia.

"Pertimbangan kami melakukan hal itu adalah untuk pembersihan. Ini agar tidak ada lagi nomor-nomor 'siluman' yang seolah-olah aktif. Hilangnya nomor-nomor tidak terpakai itu juga untuk penyehatan industri," kata Ramli. (Ant)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 22 November 2018 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Teknologi 5G saat ini menjadi tren yang terus diupayakan dapat dijalankan o...
Kamis, 15 November 2018 - 07:25 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia meng...
Minggu, 21 Oktober 2018 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Facebook mengklaim telah membuat kemajuan stabil dalam dua tahun terakhir d...
Minggu, 30 September 2018 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Jaringan 4G Telkomsel di wilayah terdampak gempa seperti Kabupaten Donggala...
Senin, 17 September 2018 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merintis sistem info...
Selasa, 04 September 2018 - 09:11 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan infra...
Kamis, 30 Agustus 2018 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnaw...
Rabu, 06 Juni 2018 - 20:41 WIB
Elshinta.com  - Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan kesiapan jaringan teleko...
Senin, 04 Juni 2018 - 12:05 WIB
Elshinta.com - Paska program registrasi yang digelar pemerintah, semua operator mengalami ...
Senin, 21 Mei 2018 - 11:53 WIB
Elshinta.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)