Senin, 22 Oktober 2018 | 00:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pileg 2019

NasDem pilih caleg yang miliki elektabilitas tinggi

Kamis, 03 Mei 2018 - 13:46 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2vf8PyW
Sumber foto: https://bit.ly/2vf8PyW

Elshinta.com - Partai NasDem akan memilih calon legislatif (caleg) yang memiliki elektabilitas tertinggi di daerah pemilihannya (dapil).

"Caleg yang memiliki basis kualitatif yang mencerminkan modal sosial dan politik serta direkomendasikan oleh tokoh setempat yang akan dipilih oleh NasDem," kata Ketua DPP Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem, Willy Aditya, di Jakarta, Kamis (3/5).

Menurut dia, ada beberapa kriteria untuk caleg, tapi yang paling utama tentunya elektabilitas caleg di dapil yang dipilih. "Sebelum memilih caleg, NasDem melakukan survei dapil," kata Willy.

Willy menjelaskan, pihaknya tidak melakukan seleksi seperti ujian administrasi, namun dalam proses masa bacaleg pihaknya melakukann survei menjelang penetapan daftar caleg sementara (dcs). Hingga saat ini, kata dia, kuota bacaleg DPR RI dari NasDem mencapai 150 persen. Bacaleg ini berasal dari proses rekrutmen terbuka yang dilakukan di semua level legislatif. "Target kursi NasDem di DPR RI berdasarkan hasil Rakorsus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem tahun 2016 sebanyak 100 kursi. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai," tuturnya.

Partai NasDem dihuni oleh sejumlah publik figur dan selebritas dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, seperti halnya presenter M Farhan, penyanyi Conny Dio dan pemain sinetron, Syahrul Gunawan. Adapun politisi berlatar belakang artis yang berpindah haluan ke NasDem adalah Lucky Hakim yang merupakan anggota DPR RI dari PAN dan presenter Wanda Hamidah yang berpindah haluan dari PAN.(Ant)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Partai NasDem akan memilih calon legislatif (caleg) yang memiliki elektabilitas tertinggi di daerah pemilihannya (dapil).

"Caleg yang memiliki basis kualitatif yang mencerminkan modal sosial dan politik serta direkomendasikan oleh tokoh setempat yang akan dipilih oleh NasDem," kata Ketua DPP Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem, Willy Aditya, di Jakarta, Kamis (3/5).

Menurut dia, ada beberapa kriteria untuk caleg, tapi yang paling utama tentunya elektabilitas caleg di dapil yang dipilih. "Sebelum memilih caleg, NasDem melakukan survei dapil," kata Willy.

Willy menjelaskan, pihaknya tidak melakukan seleksi seperti ujian administrasi, namun dalam proses masa bacaleg pihaknya melakukann survei menjelang penetapan daftar caleg sementara (dcs). Hingga saat ini, kata dia, kuota bacaleg DPR RI dari NasDem mencapai 150 persen. Bacaleg ini berasal dari proses rekrutmen terbuka yang dilakukan di semua level legislatif. "Target kursi NasDem di DPR RI berdasarkan hasil Rakorsus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem tahun 2016 sebanyak 100 kursi. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai," tuturnya.

Partai NasDem dihuni oleh sejumlah publik figur dan selebritas dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, seperti halnya presenter M Farhan, penyanyi Conny Dio dan pemain sinetron, Syahrul Gunawan. Adapun politisi berlatar belakang artis yang berpindah haluan ke NasDem adalah Lucky Hakim yang merupakan anggota DPR RI dari PAN dan presenter Wanda Hamidah yang berpindah haluan dari PAN.(Ant)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com