Sampaikan pemahaman reproduksi pada anak sejak dini
Elshinta
Senin, 19 Maret 2018 - 09:46 WIB |
Sampaikan pemahaman reproduksi pada anak sejak dini
Sumber Foto: http://bit.ly/2FQytuF

Elshinta.com - Menyampaikan pemahaman tentang reproduksi dan organnya pada anak sejak dini penting untuk memproteksi anak dari ancaman kekerasan seksual, kata praktisi pendidikan usia dini.

Praktisi pendidikan anak usia dini yang juga pendiri Montessori Haus Asia Rosalynn Tamara mengatakan di Jakarta, Senin (19/3), anak di bawah tiga tahun perlu mengenali organ reproduksinya dengan nama sebenarnya. "Harus disampaikan sejak dini nama organnya, penis dan vagina. Kita merasa agak kurang nyaman karena kita tidak terbiasa. Itu hanya sebuah nama, konotasi hanya paradigma kita," kata Rosalynn.

Dengan dikenali alat reproduksi dengan nama sebenarnya anak tidak akan asing dan merasa aneh dengan sebutan tersebut.

Selanjutnya ketika anak sudah berusia di atas tiga tahun orang tua bisa menceritakan tentang apa yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan dengan alat reproduksinya. "Karena apa sih tujuannya mengenal alat reproduksi itu? Pertama agar bisa dia jaga sesuai dengan fungsinya, dan tidak ada satupun yang bisa melewati teritori itu," jelas Rosalynn.

Dia mengakui bahwa saat ini kebanyakan orang tua di Indonesia merasa tabu dalam memberikan pemahaman tentang reproduksi kepada anak. Bahkan beberapa orang tua mengganti nama alat reproduksi dengan sebutan lain yang cenderung bergurau. Menurutnya, hal tersebut hanya akan membawa perilaku gurauan pada anak tentang organ reproduksinya seiring ia tumbuh besar. (Ant)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tekan stunting, Pemerintah gandeng berbagai elemen hingga ke desa
Jumat, 19 Februari 2021 - 21:38 WIB
Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sangat serius melakuka...
Analis kesehatan sebut krim bermerkuri berbahaya bagi janin
Minggu, 08 November 2020 - 16:15 WIB
Analis Kesehatan dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari Saty...
Kunjungi Langkat, Bappenas percepat upaya pencegahan stunting    
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:36 WIB
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berkunjung ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara da...
Ahli Kandungan: Terapi hormon pada menopause berisiko kanker rahim
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Ahli kandungan dari Klinik Hayandra dr Anggara Mahardika SpOG mengatakan terapi hormon pada perempua...
Sosialisasi pembinaan KB program non fisik TMMD 109 Kodim 1711/BVD
Selasa, 06 Oktober 2020 - 19:48 WIB
Kepala Puskesmas Mindiptana, Hendrikus Kamben didampingi Kepala Kampung Kakuna Bapak Ishak Tenot d...
Apa penyebab kram perut pada wanita selain menstruasi?
Rabu, 30 September 2020 - 10:19 WIB
Tak semua rasa kram perut disebabkan oleh menstruasi. Penyebab kram perut yang terasa menyakitkan da...
Hati-hati, jangan sepelekan masalah menstruasi ini
Rabu, 23 September 2020 - 11:10 WIB
Perhatikan beberapa masalah yang juga sering terjadi saat menstruasi. Sebab, tanpa disadari, hal ini...
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV