Selasa, 11 Desember 2018 | 10:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Makan kacang bisa kurangi risiko obesitas

Sabtu, 05 Mei 2018 - 04:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  https://bit.ly/2rjZGAB
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2rjZGAB

Elshinta.com  - Sebuah studi belum lama ini menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi kacang-kacangan lima persen lebih rendah untuk mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Sebelumnya, banyak orang berasumsi bahwa kacang merupakan makanan padat lemak sehingga bukanlah pilihan yang tepat bagi individu yang ingin menurunkan berat badan. 

Temuan tersebut bertentangan dengan temuan studi tersebut, kata Joan Sabate, direktur di Loma Linda University di California, AS.

"Studi ini menegaskan bahwa kacang bukan makanan obesogenik," kata dia dalam makalah yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition, seperti dikutip Antara.

Kacang merupakan sumber energi, lemak, protein, vitamin, mineral dan kaya phytochemicals. Makanan ini berhubungan dengan berbagai manfaat kesehatan antara lain dalam fungsi memori, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. 

"Makan kacang saat makan. Letakkan mereka di tengah piring Anda untuk menggantikan produk hewani," tutur Sabate menyarankan.

Untuk penelitian ini, tim peneliti mengevaluasi data diet dan gaya hidup dari lebih dari 373.000 individu dari 10 negara Eropa berusia antara 25 dan 70 tahun. Demikian seperti dilansir laman Indian Express. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com  - Sebuah studi belum lama ini menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi kacang-kacangan lima persen lebih rendah untuk mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Sebelumnya, banyak orang berasumsi bahwa kacang merupakan makanan padat lemak sehingga bukanlah pilihan yang tepat bagi individu yang ingin menurunkan berat badan. 

Temuan tersebut bertentangan dengan temuan studi tersebut, kata Joan Sabate, direktur di Loma Linda University di California, AS.

"Studi ini menegaskan bahwa kacang bukan makanan obesogenik," kata dia dalam makalah yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition, seperti dikutip Antara.

Kacang merupakan sumber energi, lemak, protein, vitamin, mineral dan kaya phytochemicals. Makanan ini berhubungan dengan berbagai manfaat kesehatan antara lain dalam fungsi memori, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. 

"Makan kacang saat makan. Letakkan mereka di tengah piring Anda untuk menggantikan produk hewani," tutur Sabate menyarankan.

Untuk penelitian ini, tim peneliti mengevaluasi data diet dan gaya hidup dari lebih dari 373.000 individu dari 10 negara Eropa berusia antara 25 dan 70 tahun. Demikian seperti dilansir laman Indian Express. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 09 Desember 2018 - 15:28 WIB

Cegah diabetes sejak dini dengan aktivitas fisik

Minggu, 09 Desember 2018 - 12:50 WIB

Penderita diabetes rentan alami infeksi TB

Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:19 WIB

Pentingnya rutin memantau berat badan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com