Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Guru AS akhiri pemogokan setelah kenaikan gaji dikabulkan

Jumat, 04 Mei 2018 - 18:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2HNWM1d
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2HNWM1d

Elshinta.com - Para guru di Arizona mengakhiri aksi mogok lima harinya pada Kamis (03/05) setelah legislator mengabulkan kenaikan gaji sebesar 20 persen, dalam protes terbaru oleh pendidik di Amerika Serikat atas pendaan sekolah negeri.

“Sudah disahkan. Kenaikan gaji guru sedang diproses,” cuit Gubernur Doug Ducey dari Partai Republik, yang mendukung kenaikan itu sebagai respons atas tuntutan para pendemo. 

Ducey mengunggah sebuah video dirinya sedang meratifikasi RUU anggaran tadi malam yang disahkan oleh legislator Arizona yang dikuasai Republik. “Ini kemenangan besar bagi siswa Arizona, guru dan pendidikan umum,” tambahnya, dengan tagar #20x2020 untuk menandai bahwa kenaikannya sebesar 20 persen pada 2020, dikutip Antara.

Asosiasi Pendidikan Arizona atau Arizona Education Association (AEU), yang mengatur demo dan menarik 850.000 guru ke jalanan sejak Kamis lalu itu, mencuit bahwa anggaran pendidikan telah disahkan dan ditandatangani.

AEU menyerukan agar pemogokan itu diakhiri.

Para pembuat undang-undang dari Partai Demokrat bagaimanapun menyatakan skeptis atas apakah kenaikan gaji yang dijanjikan akan mungkin tanpa tambahan sumber pendapatan. "Jika dewan sekolah menggunakan sebagian dari uang ini untuk staf pendukung, maka tidak akan cukup untuk memberi guru kenaikan 20 persen yang dijanjikan," kata Anggota dari Partai Demokrat di Gedung Parlemen dalam pernyataan.

Selain kenaikan gaji guru, AEU juga meminta peninjauan terhadap pemotongan anggaran pendidikan selama satu dekade terakhir. Arizona, bersama Oklahoma, adalah negara bagian di mana pendanaan pendidikan telah dipangkas dalam beberapa tahun terakhir dengan pemotongan 1 miliar dolar Amerika Serikat sejak 2008, menurut AEU. Gaji guru untuk negara bagian barat daya mendekati batas bawah dan masuk dalam kisaran 50 negara dengan gaji terendah, yang rata-rata 47.660 dolar Amerika Serikat setahun, di mana 12.000 dolar Amerika Serikat kurang dari rata-rata nasional, menurut satu studi oleh Asosiasi Pendidikan Nasional.

Dengan pemerintah negara bagian adalah sumber utama pendanaan pendidikan publik di Amerika Serikat, para guru di beberapa negara yang didominasi Partai Republik baru-baru ini memprotes pendanaan lebih banyak setelah bertahun-tahun pemotongan. Di Oklahoma, para guru baru-baru ini mendapatkan kenaikan gaji rata-rata sebesar 6.000 dolar Amerika Serikat per tahun, tetapi masih melakukan pemogokan dua minggu yang bahkan memenangkan mereka lebih banyak lagi.

Di West Virginia, protes guru menghasilkan kenaikan gaji lima persen, sementara protes di Kentucky juga menghasilkan pendanaan sekolah tambahan. Pemogokan besar-besaran juga terjadi di Colorado minggu lalu. Dan, gerakan baru-baru ini berkembang di Carolina Utara, di mana keberangkatan guru dijadwalkan pada 16 Mei. Demikian dilansir Kantor Berita AFP.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:49 WIB

MPR ingatkan semua pihak waspadai kecurangan pemilu

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com - Para guru di Arizona mengakhiri aksi mogok lima harinya pada Kamis (03/05) setelah legislator mengabulkan kenaikan gaji sebesar 20 persen, dalam protes terbaru oleh pendidik di Amerika Serikat atas pendaan sekolah negeri.

“Sudah disahkan. Kenaikan gaji guru sedang diproses,” cuit Gubernur Doug Ducey dari Partai Republik, yang mendukung kenaikan itu sebagai respons atas tuntutan para pendemo. 

Ducey mengunggah sebuah video dirinya sedang meratifikasi RUU anggaran tadi malam yang disahkan oleh legislator Arizona yang dikuasai Republik. “Ini kemenangan besar bagi siswa Arizona, guru dan pendidikan umum,” tambahnya, dengan tagar #20x2020 untuk menandai bahwa kenaikannya sebesar 20 persen pada 2020, dikutip Antara.

Asosiasi Pendidikan Arizona atau Arizona Education Association (AEU), yang mengatur demo dan menarik 850.000 guru ke jalanan sejak Kamis lalu itu, mencuit bahwa anggaran pendidikan telah disahkan dan ditandatangani.

AEU menyerukan agar pemogokan itu diakhiri.

Para pembuat undang-undang dari Partai Demokrat bagaimanapun menyatakan skeptis atas apakah kenaikan gaji yang dijanjikan akan mungkin tanpa tambahan sumber pendapatan. "Jika dewan sekolah menggunakan sebagian dari uang ini untuk staf pendukung, maka tidak akan cukup untuk memberi guru kenaikan 20 persen yang dijanjikan," kata Anggota dari Partai Demokrat di Gedung Parlemen dalam pernyataan.

Selain kenaikan gaji guru, AEU juga meminta peninjauan terhadap pemotongan anggaran pendidikan selama satu dekade terakhir. Arizona, bersama Oklahoma, adalah negara bagian di mana pendanaan pendidikan telah dipangkas dalam beberapa tahun terakhir dengan pemotongan 1 miliar dolar Amerika Serikat sejak 2008, menurut AEU. Gaji guru untuk negara bagian barat daya mendekati batas bawah dan masuk dalam kisaran 50 negara dengan gaji terendah, yang rata-rata 47.660 dolar Amerika Serikat setahun, di mana 12.000 dolar Amerika Serikat kurang dari rata-rata nasional, menurut satu studi oleh Asosiasi Pendidikan Nasional.

Dengan pemerintah negara bagian adalah sumber utama pendanaan pendidikan publik di Amerika Serikat, para guru di beberapa negara yang didominasi Partai Republik baru-baru ini memprotes pendanaan lebih banyak setelah bertahun-tahun pemotongan. Di Oklahoma, para guru baru-baru ini mendapatkan kenaikan gaji rata-rata sebesar 6.000 dolar Amerika Serikat per tahun, tetapi masih melakukan pemogokan dua minggu yang bahkan memenangkan mereka lebih banyak lagi.

Di West Virginia, protes guru menghasilkan kenaikan gaji lima persen, sementara protes di Kentucky juga menghasilkan pendanaan sekolah tambahan. Pemogokan besar-besaran juga terjadi di Colorado minggu lalu. Dan, gerakan baru-baru ini berkembang di Carolina Utara, di mana keberangkatan guru dijadwalkan pada 16 Mei. Demikian dilansir Kantor Berita AFP.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:38 WIB

KJRI Guangzhou bantu pulangkan 22 ABK Indonesia

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 07:22 WIB

Dolar melemah tertekan data negatif ekonomi AS

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Wapres hadiri pembukaan KTT ASEM ke-12

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com