Minggu, 22 Juli 2018 | 12:17 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Pembangunan

Pengguna jalan minati tol Ngawi-Kertosono

Jumat, 04 Mei 2018 - 20:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2rjvx3C
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2rjvx3C

Elshinta.com - Pengguna jalan mulai berminat melewati jalan tol Ngawi-Kertosono ruas Ngawi-Wilangan yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 29 Maret 2018.

"Kini tol telah beroperasi penuh karena golongan dan tarif telah ditetapkan pemerintah. Tarif ini mulai diberlakukan per 1 Mei 2018 pukul 00.00 WIB," ujar Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Iwan Moedyarno, di Madiun, Jumat (4/5) seperti dikutip dari Antara.

Selama uji coba dan gratis, dalam sehari sedikitnya terdapat 11 ribu kendaraan berbagai golongan melintas di jalur tol tersebut. Baik melalui gerbang tol (GT) Ngawi, Madiun, Caruban, maupun GT Wilangan.Menurut dia, sebelumnya tarif di ruas jalan tol Ngawi-Wilangan sempat digratiskan selama sekitar satu bulan sejak 31 Maret 2018 setelah peresmian sebagai bentuk sosialisasi kepada pengguna jalan. Berdasarkan surat penetapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, besaran tarif tol ruas Ngawi-Wilangan mencapai Rp1.000 per kilometer untuk kendaraan golongan I. Tarif tersebut turun bila dibandingkan dengan perjanjian yang dibuat antara badan usaha dengan pemerintah di dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yaitu sebesar Rp1.200 per kilometer.

Selain menetapkan tarif tol, surat Menteri PUPR tersebut juga menetapkan lima jenis golongan kendaraan. Dimana untuk kendaraan golongan I meliputi sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus. Kemudian, golongan II meliputi truk dengan dua gandar. Golongan III adalah truk dengan tiga gandar, golongan IV adalah truk dengan empat gandar, dan golongan V meliputi truk dengan lima gandar atau lebih. "Ada lima penggolongan jenis kendaraan dan tiga jenis penggolongan tarif. Untuk golongan I itu tarifya Rp1.000 per kilometer, kendaraan golongan II itu tarifnya 1,5 kali golongan I, dan kendaraan golongan III, IV, dan V itu dua kali tarif golongan I," katanya.

Sesuai penghitungan, tarif paling murah saat sekali masuk tol tersebut adalah Rp8.500 dari Gerbang Tol (GT) Madiun hingga GT Caruban. Sedangkan tarif paling maksimal adalah sebesar Rp104 ribu untuk sekali masuk dari GT Ngawi hingga GT Wilangan atau arah sebaliknya. Iwan menambahkan, dengan ditetapkannya golongan dan tarif, maka ruas jalan tol Ngawi-Wilangan siap beroperasi penuh, terlebih dalam menghadapi masa angkutan Lebaran 2018.

Tol ruas Ngawi-Wilangan tersebut juga menjadi pelengkap proyek Jalan Tol Trans Jawa yang akan membentang dari Merak hingga Banyuwangi yang diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Film | 22 Juli 2018 - 12:00 WIB

Ini film yang ditonton Elshinta bareng anak-anak

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 11:53 WIB

KPK: Kalapas Sukamiskin sewakan kamar hingga Rp500 juta dan mobil

Aktual Pemilu | 22 Juli 2018 - 11:41 WIB

Golput berpotensi tinggi pada Pemilu 2019

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 11:29 WIB

KPU ingatkan wajib miliki KTP-el pada Pemilu 2019

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 11:15 WIB

Saudi tangani 4.000 ton sampah per hari selama musim haji

Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 10:56 WIB

BMKG ingatkan potensi hujan lebat di SBT

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com