Kamis, 18 Oktober 2018 | 00:21 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kesehatan

Menkes: Penuhi gizi anak dengan pangan lokal sekaligus berdayakan petani

Sabtu, 05 Mei 2018 - 19:29 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek. Sumber foto: https://bit.ly/2HV1czr
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek. Sumber foto: https://bit.ly/2HV1czr

Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek meminta pemerintah daerah dan desa memanfaatkan pangan lokal untuk memenuhi asupan gizi anak guna membantu petani setempat.

"Biskuit dari pemerintah seperti biasa tetap kami sediakan untuk pemulihan tapi pangan lokal harus diberikan," kata Nila saat meluncurkan PSC 119 Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat Darurat di Parit Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (5/5).

Ia mengatakan banyak pangan lokal yang dapat digunakan untuk memenuhi asupan gizi anak mulai dari telur, ayam dan sayuran yang semuanya mudah diperoleh. Tujuan dimanfaatkannya pangan lokal karena juga dapat meningkatkan penghasilan petani setempat sehingga mereka lebih giat lagi menggeluti usahanya. "Ini yang diinginkan Presiden untuk memperbaiki gizi anak sambil menumbuhkan perekonomian warga di daerah itu dengan cara memberdayakannya," katanya.

Hal tersebut, lanjutnya dapat dilakukan dengan mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan asupan gizi untuk anak yang mana pangannya dibeli dari warga di sekitar lokasi bantuan itu diberikan Sehingga, kata dia, uangnya beredar di lokasi tersebut dan tidak seperti biasa yang dibeli dari daerah lain. "Saya lebih suka ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diberikan uang untuk membelikan pangan lokal kepada anak-anak," ujar dia seperti dikutip dari Antara.

Oleh Karena itu ia meminta pemerintah daerah mencarikan cara agar dana desa dapat digunakan PKK guna membeli dan menyerahkan bantuan tersebut kepada anak-anak. Ia pun mengapresiasi Padang Pariaman yang memiliki Laskar Nagari Peduli Pangan dan Gizi guna mengantisipasi adanya stunting atau kurang gizi di daerah itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 17 Oktober 2018 - 21:34 WIB

Indra Sjafri: Saya tidak perlu `striker` asal...

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 21:23 WIB

Menhub segera kaji penerapan `panic button` taksi online

Peluang | 17 Oktober 2018 - 21:15 WIB

Langkah-langkah membuka TK atau PAUD

Hukum | 17 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Menhub tegaskan akan atur taksi online

Arestasi | 17 Oktober 2018 - 20:47 WIB

Satreskrim Polres Langkat ringkus penjual togel

Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek meminta pemerintah daerah dan desa memanfaatkan pangan lokal untuk memenuhi asupan gizi anak guna membantu petani setempat.

"Biskuit dari pemerintah seperti biasa tetap kami sediakan untuk pemulihan tapi pangan lokal harus diberikan," kata Nila saat meluncurkan PSC 119 Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat Darurat di Parit Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (5/5).

Ia mengatakan banyak pangan lokal yang dapat digunakan untuk memenuhi asupan gizi anak mulai dari telur, ayam dan sayuran yang semuanya mudah diperoleh. Tujuan dimanfaatkannya pangan lokal karena juga dapat meningkatkan penghasilan petani setempat sehingga mereka lebih giat lagi menggeluti usahanya. "Ini yang diinginkan Presiden untuk memperbaiki gizi anak sambil menumbuhkan perekonomian warga di daerah itu dengan cara memberdayakannya," katanya.

Hal tersebut, lanjutnya dapat dilakukan dengan mengalokasikan anggaran untuk memberikan bantuan asupan gizi untuk anak yang mana pangannya dibeli dari warga di sekitar lokasi bantuan itu diberikan Sehingga, kata dia, uangnya beredar di lokasi tersebut dan tidak seperti biasa yang dibeli dari daerah lain. "Saya lebih suka ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) diberikan uang untuk membelikan pangan lokal kepada anak-anak," ujar dia seperti dikutip dari Antara.

Oleh Karena itu ia meminta pemerintah daerah mencarikan cara agar dana desa dapat digunakan PKK guna membeli dan menyerahkan bantuan tersebut kepada anak-anak. Ia pun mengapresiasi Padang Pariaman yang memiliki Laskar Nagari Peduli Pangan dan Gizi guna mengantisipasi adanya stunting atau kurang gizi di daerah itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com