Senin, 15 Oktober 2018 | 16:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Hiburan / Musik

'Gitar Center' Amerika hadapi kebangkrutan setelah 59 tahun beroperasi

Sabtu, 05 Mei 2018 - 23:17 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Guitar Center on Pico Blvd. in Los Angeles. Photo: Cbl62 CC 3.0
Guitar Center on Pico Blvd. in Los Angeles. Photo: Cbl62 CC 3.0

Elshinta.com

Rock n' roll tidak akan pernah mati. Itu sesuatu yang cukup menghibur dalam bisnis yang didasarkan pada genre tertentu, yang tak terbendung bersama perangkat instrumennya, yaitu gitar.

Awal tahun ini, kreditor dan analis menunjuk krisis keuangan yang memburuk di Gibson Guitar, dengan kepailitan yang coba diantisipasi pada awal musim panas ini. Pantauan bisnis terhadap 'Guitar Center' telah masuk ke dalam daftar potensi bangkrut yang tak terelakkan. Minggu ini, lembaga pemeringkat terkemuka S&P menurunkan peringkat Guitar Center menjadi ‘CCC—’, menunjukkan risiko kebangkrutan yang sangat serius.

Guitar Center, Inc. adalah peritel instrumen alat musik terbesar di Amerika Serikat dengan hampir 280 lokasi. Bisnisnya dimulai sebagai ‘Pusat Organ’ pada tahun 1959, tetapi akhirnya beralih ke ‘Pusat Gitar’ pada tahun 70-an. Itu adalah pilihan yang jelas lebih cerdas, dengan gitar mendominasi lanskap instrumen selama hampir 40 tahun setelah itu. Namun sekarang, tidak lagi menjadi bisnis yang menarik. Apakah 'Guitar Center' Amerika akan benar-benar bangkrut? 

Analisa Anda dapat dituliskan pada kolom komentar.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Konsultasi | 15 Oktober 2018 - 16:40 WIB

Bagaimana caranya menambah pelanggan baru? 

Aktual Dalam Negeri | 15 Oktober 2018 - 16:38 WIB

PMI bangun Klinik Lapangan di lokasi gempa dan tsunami Sulteng

Elshinta.com

Rock n' roll tidak akan pernah mati. Itu sesuatu yang cukup menghibur dalam bisnis yang didasarkan pada genre tertentu, yang tak terbendung bersama perangkat instrumennya, yaitu gitar.

Awal tahun ini, kreditor dan analis menunjuk krisis keuangan yang memburuk di Gibson Guitar, dengan kepailitan yang coba diantisipasi pada awal musim panas ini. Pantauan bisnis terhadap 'Guitar Center' telah masuk ke dalam daftar potensi bangkrut yang tak terelakkan. Minggu ini, lembaga pemeringkat terkemuka S&P menurunkan peringkat Guitar Center menjadi ‘CCC—’, menunjukkan risiko kebangkrutan yang sangat serius.

Guitar Center, Inc. adalah peritel instrumen alat musik terbesar di Amerika Serikat dengan hampir 280 lokasi. Bisnisnya dimulai sebagai ‘Pusat Organ’ pada tahun 1959, tetapi akhirnya beralih ke ‘Pusat Gitar’ pada tahun 70-an. Itu adalah pilihan yang jelas lebih cerdas, dengan gitar mendominasi lanskap instrumen selama hampir 40 tahun setelah itu. Namun sekarang, tidak lagi menjadi bisnis yang menarik. Apakah 'Guitar Center' Amerika akan benar-benar bangkrut? 

Analisa Anda dapat dituliskan pada kolom komentar.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
webadmin
Sangat disayangkan jika sampai bangkrut :(
loading...

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:55 WIB

Keira perempuan dengan tujuh kepribadian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 12:41 WIB

Penyanyi legendaris Saleem meninggal dunia

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:27 WIB

Yoseob Highlight akan ikut wajib militer tahun depan

Senin, 08 Oktober 2018 - 10:59 WIB

Aktor Korea Jung-seok dan Gummy menikah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com