Tambang batu-bara ambruk, 18 tewas, 13 cedera di Pakistan
Elshinta
Minggu, 06 Mei 2018 - 08:16 WIB |
Tambang batu-bara ambruk, 18 tewas, 13 cedera di Pakistan
Sumber Foto: https://bit.ly/2HXSxMS

Elshinta.com  - Sedikitnya 18 orang tewas, 13 cedera dan sebanyak selusin orang lagi hilang setelah dua tambang batu-bara ambruk di daerah yang berbeda di Provinsi Balochista di bagian barat-laut Pakisatan pada Sabtu (5/5).

Menurut laporan, kecelakaan pertama terjadi ketika satu tambang batu-bara amrbuk di Daerah Pir Ismail, Marwar di dekat Quetta, Ibu Kota Provinsi Balochistan. Tim pertolongan dari Lembaga Penanganan Bencana Provinsi (PDMA) dan departemen sipil serta pasukan keamanan segera dikerahkan ke lokasi kecelakaan dan mengeluarkan mayat 16 pekerja tambang.

Beberapa pejabat mengatakan jumlah korban jiwa dikhawatirkan bertambah sebab lima orang terjebak di bawah reruntuhan tambang yang ambruk. Dalam kecelakaan terpisah, ledakan gas mengakibatkan ambruknya satu tambang batu-barat di Daerah Margit di dekat Quetta, sehingga menewaskan dua orang dan membuat 13 orang lagi cedera, demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu (6/5) pagi. Lebih dari selusin pekerja tambang juga dilaporkan hilang setelah tambang batu-bara tersebut ambruk.

Pekerja tambang yang cedera dibawa ke Rumah Sakit Margit. Beberapa pejabat rumah sakit khawatir korban jiwa bertambah sebab kebanyakan orang yang cedera berada dalam kondisi kritis. Empat orang yang menderita luka serius dipindahkan ke Rumah Sakit Sipil di Quetta. Kebanyak pekerja dalam kecelakaan itu adalah warga satu desa di Kabupaten Shangla di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di bagian barat-laut Pakistan.

Media lokal memberitakan bahwa tim pertolongan masih mencari pekerja tambang yang hilang di kedua tambang tersebut. Menurut Federasi Pekerja Tambang Sentral Pakistan, rata-rata sebanyak 200 pekerja tambang meninggal dalam kecelakaan tambang-batu bara di Pakistan setiap tahun. Sedikitnya 11 pekerja tambang meninggal dalam dua kecelakaan yang berkaitan dengan tambang di tempat berbeda di negeri itu pada April.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Malaysia puji rencana penghapusan UN di Indonesia
Sabtu, 14 Desember 2019 - 07:45 WIB
Menteri Pendidikan Malaysia, Dr Mazlee Bin Malik memuji rencana Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem...
Dubes Saudi kunjungi lokasi penembakan di pangkalan militer AS
Jumat, 13 Desember 2019 - 16:45 WIB
Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat mengunjungi pangkalan udara Angkatan Laut AS di Florida,...
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi jalani sidang hari terakhir genosida
Kamis, 12 Desember 2019 - 20:35 WIB
Penerima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi kembali ke Mahkamah Internasional pada Kamis untuk membel...
Sejumlah orang cedera akibat letusan gunung berapi White Island
Senin, 09 Desember 2019 - 13:36 WIB
Wali Kota Whakatane, Judy Turner mengungkapkan sejumlah orang cedera di White Island, Selandia Baru,...
Paling tidak 23 tewas dalam serangan di Baghdad
Minggu, 08 Desember 2019 - 07:41 WIB
Jumlah korban tewas dalam serangan oleh sejumlah pria bersenjata di lokasi protes utama di Baghdad p...
Dubes peringatkan Dewan Keamanan PBB tak bahas HAM Korut
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:03 WIB
Korea Utara pada Rabu (4/12) waktu setempat memperingatkan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa pihaknya ...
Tiongkok tunjuk pejabat baru Makau gantikan kepala ekonomi
Senin, 02 Desember 2019 - 13:59 WIB
Dewan Negara Tiongkok menunjuk sejumlah pejabat baru untuk memimpin pusat perjudian paling terkenal ...
India akan audit WhatsApp setelah kasus Pegasus
Jumat, 29 November 2019 - 14:49 WIB
India berencana mengadakan audit untuk sistem keamanan platform WhatsApp setelah aplikasi berkirim p...
Menlu minta Pemerintah Filipina bantu pembebasan WNI disandera kelompok Abu Sayyaf
Rabu, 27 November 2019 - 17:06 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah meminta Pemerintah Filipina untuk membantu secara intensif d...
Sejumlah orang tewas dan luka-luka akibat tiga ledakan di Baghdad
Rabu, 27 November 2019 - 14:45 WIB
Sedikitnya enam orang tewas dan 15 orang lainnya terluka akibat tiga ledakan bom di Baghdad pada Sel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once