A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionmd5lvmg1ab8k7meqcu7q9kme901tj6ol): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Dinkes Mataram catat 337 kasus TB paru
Dinkes Mataram catat 337 kasus TB paru
Minggu, 06 Mei 2018 - 14:54 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2JZrelY

Elshinta.com  - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat kasus tuberkulosis (TB) paru selama tahun 2017 sebayak 337 kasus.

"Sementara untuk tahun ini sedang kita data melalui kader dan catatan medis di puskesmas dan di sejumlah rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Minggu (6/5).

Dikatakan, pada tahun 2017 Kota Mataram ditarget secara nasional menemukan sebanyak 800 TB paru, namun yang berhasil ditemukan sebanyak 337 kasus sehingga jumlah kasus TB paru di Mataram dinilai relatif rendah. Namun demikian, Dinkes Kota Mataram sejauh ini masih tetap melakukan pendataan bahkan langsung ke rumah penduduk untuk mengantisipasi adanya kasus TB paru yang tidak terdeteksi. "Kasus TB paru tidak terdeteksi karena siapa tahu penderita tidak mau datang berobat sehingga tidak terdeteksi," katanya, seperti dihimpun Antara.

Pelayanan bagi penderita TB paru selama ini diberikan secara gratis, karena penangan penyakit TB paru sudah menjadi program pemerintah sehingga diberikan pengobatan dan penanganan gratis di setiap pusat layanan kesehatan. Pada tahap awal, penderita TB paru diperiksa dan diobati di puskesmas dengan melakukan pemeriksaan dahak untuk observasi. Jika ada komplikasi, maka mareka akan dirujuk ke rumah sakit. "Termasuk di rumah sakit swasta juga bisa, meskipun mereka tidak memiliki jaminan kesehatan nasional (JKN), sebab penanganan TB paru sudah masuk program," katanya lagi.

Ia mengatakan, TB paru merupakan penyakit menular melalui pernafasan dan kontak langsung termasuk membuang dahak sembarangan. "Jadi kalau membuang dahak ada etika, agar tidak menular," katanya Salah satu ciri menyakit TB paru, tambahnya, adalah mengalami batuk tidak sembuh-sembuh atau baruk kronis dan mengalami sesak. "Jika warga menemukan adanya indikasi TB paru disekitarnya dengan tanda-tanda tersebut sebaiknya disarankan memeriksakan diri ke puskesmas," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Didi Kusmarjadi ...
Kamis, 16 Mei 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Sebuah studi baru oleh tim peneliti dari University of Glasgow, Inggris dan...
Kamis, 16 Mei 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan Singapura pada 9 Mei 2019 lal...
Rabu, 15 Mei 2019 - 19:32 WIB
Elshinta.com - Vitamin A selama ini dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, padah...
Rabu, 15 Mei 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Penyakit menular cacar monyet (monkeypox) memiliki gejala dan tanda yang mi...
Rabu, 15 Mei 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehata...
Rabu, 15 Mei 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Guna mencegah penyakit cacar monyet dapat dilakukan dengan menerapkan pola ...
Rabu, 15 Mei 2019 - 08:58 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan empat jurus rahasianya agar tid...
Rabu, 15 Mei 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Sebagian orang mungkin mengira cacar monyet (monkeypox) tidak jauh beda den...
Selasa, 14 Mei 2019 - 18:38 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengataka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once