Senin, 19 November 2018 | 11:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Bawaslu antisipasi sedekah politik menjelang Ramadan

Minggu, 06 Mei 2018 - 17:42 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2jBsSyF
Sumber foto: https://bit.ly/2jBsSyF

Elshinta.com -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Muluku Utara menggelar rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait kampanye dengan pemberian sedekah pada bulan suci Ramadan.

"Bulan Ramadan ini sangat rawan dimanfaatkan peserta pilkada dengan memberi sedekah dengan iming-iming mendapat dukungan, karena sangat berdekatan dengan waktu pencoblosan," kata Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin di Ternate, Minggu (6/5) sebagaimana dilansir dari Antara.

Muksin mengatakan rapat koordinasi itu tujuannya menyamakan persepsi terkait kampanye pada bulan Ramadan. Rapat tersebut dihadiri unsur KPU Malut, MUI, BKPRMI, Kanwil Kemenag Malut, Polda, Kejati dan tiga tim pasangan Calon (Paslon) bertarung di pilkada Malut 2018.

Ia menyatakan bulan Ramadan sangat rentan diperalat oleh oknum-oknum untuk melancarkan politik uang yang diperhalus dengan modus ibadah.

"Kita meminta kerja sama samua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama dengan Bawaslu mengawasi praktik pemberian sedekah berbau politik," katanya.

Terkait sedakah di bulan Ramadan tidak ada larangan bagi siapapun untuk bersedekah, tapi harus cerdas untuk memilah antara ibadah dengan politik. Selain itu, Bawaslu Malut tidak bisa melarang sedekah kecuali ada motif terselubung dan sedekahlah kepada golongan-golongan yang diutamakan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Hukum | 19 November 2018 - 11:07 WIB

KPK akan dalami kasus suap bupati Pakpak Bharat

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Elshinta.com -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Muluku Utara menggelar rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait kampanye dengan pemberian sedekah pada bulan suci Ramadan.

"Bulan Ramadan ini sangat rawan dimanfaatkan peserta pilkada dengan memberi sedekah dengan iming-iming mendapat dukungan, karena sangat berdekatan dengan waktu pencoblosan," kata Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin di Ternate, Minggu (6/5) sebagaimana dilansir dari Antara.

Muksin mengatakan rapat koordinasi itu tujuannya menyamakan persepsi terkait kampanye pada bulan Ramadan. Rapat tersebut dihadiri unsur KPU Malut, MUI, BKPRMI, Kanwil Kemenag Malut, Polda, Kejati dan tiga tim pasangan Calon (Paslon) bertarung di pilkada Malut 2018.

Ia menyatakan bulan Ramadan sangat rentan diperalat oleh oknum-oknum untuk melancarkan politik uang yang diperhalus dengan modus ibadah.

"Kita meminta kerja sama samua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama dengan Bawaslu mengawasi praktik pemberian sedekah berbau politik," katanya.

Terkait sedakah di bulan Ramadan tidak ada larangan bagi siapapun untuk bersedekah, tapi harus cerdas untuk memilah antara ibadah dengan politik. Selain itu, Bawaslu Malut tidak bisa melarang sedekah kecuali ada motif terselubung dan sedekahlah kepada golongan-golongan yang diutamakan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com