Planetarium berjalan Indonesia diminati warga Laos
Minggu, 06 Mei 2018 - 19:12 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2FNt5re

Elshinta.com  - Planetarium berjalan yang dibawa dari Indonesia diminati ratusan warga Laos yang mengunjungi pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM), di Vientiane Center, Laos, 5-6 Mei 2018.

"Sudah ada sebanyak 425 orang yang mencoba masuk ke planetarium berjalan pada hari pertama pameran," kata Managing Director Ilmuwan Muda Indonesia (IMI), Kartika Oktorina, di Vientiane, Laos, Minggu (6/5).

Sebagaimana diketahui, planetarium berjalan adalah kubah dengan alat proyektor elektronik berukuran diameter sekitar lima meter yang menampilkan tentang cerita sains terkait astronomi-perbintangan. Di dalam kubah itu diperkirakan dapat menampung hingga kapasitas sekitar 20 orang dewasa, seperti dikutip Antara.

Menurut Oktorina, planetarium berjalan untuk bisa memberikan pengalaman pembelajaran sains ilmu perbintangan yang menyenangkan terutama bagi anak-anak. Apalagi di Indonesia, ujar dia, jumlah bangunan planetarium hanya terdapat lima, yaitu dua di Jakarta, dan masing-masing satu di Yogyakarta, Surabaya, dan Kutai.

Dia mengungkapkan, IMI juga mendistribusikan alat planetarium berjalan yang bernilai sekitar Rp800 juta  yang diimpor dari sejumlah negara seperti Australia dan Amerika Serikat itu. Sedangkan sejumlah pihak di Laos, menurut Oktorina, juga sudah ada yang menunjukkan ketertarikannya. Untuk itu, ujar dia, IMI juga akan menjajaki lebih mendalam antara lain melalui pertemuan antarpebisnis yang digelar Senin (7/5) di Vientiane.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 13 Januari 2019 - 19:17 WIB
Elshinta.com - Peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indones...
Rabu, 26 Desember 2018 - 11:25 WIB
Elshinta.com - Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan sisa bangunan beserta eksteri...
Senin, 10 Desember 2018 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan dengan kemajuan teknologi, pekerj...
Selasa, 27 November 2018 - 17:51 WIB
Elshinta.com - Masih banyak dosen yang melakukan penelitian hanya sampai ke jurnal setelah...
Selasa, 27 November 2018 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Robot InSight milik NASA sukses mendarat di planet Mars. Green Day mengu...
Selasa, 27 November 2018 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Pesawat antariksa milik NASA, InSight, berhasil mendarat di Mars, Senin (26...
Minggu, 04 November 2018 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Peneliti Tim Planetarium Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhamma...
Sabtu, 03 November 2018 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Apa jadinya jika manusia dan benda-benda di sekitarnya tidak memiliki bayan...
Kamis, 01 November 2018 - 08:39 WIB
Elshinta.com -  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membuat inovasi penyu...
Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Menentukan usia akhir dari bumi sebenarnya bukanlah hal baru dalam sebuah k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)