Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:55 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Sains

Planetarium berjalan Indonesia diminati warga Laos

Minggu, 06 Mei 2018 - 19:12 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  https://bit.ly/2FNt5re
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2FNt5re

Elshinta.com  - Planetarium berjalan yang dibawa dari Indonesia diminati ratusan warga Laos yang mengunjungi pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM), di Vientiane Center, Laos, 5-6 Mei 2018.

"Sudah ada sebanyak 425 orang yang mencoba masuk ke planetarium berjalan pada hari pertama pameran," kata Managing Director Ilmuwan Muda Indonesia (IMI), Kartika Oktorina, di Vientiane, Laos, Minggu (6/5).

Sebagaimana diketahui, planetarium berjalan adalah kubah dengan alat proyektor elektronik berukuran diameter sekitar lima meter yang menampilkan tentang cerita sains terkait astronomi-perbintangan. Di dalam kubah itu diperkirakan dapat menampung hingga kapasitas sekitar 20 orang dewasa, seperti dikutip Antara.

Menurut Oktorina, planetarium berjalan untuk bisa memberikan pengalaman pembelajaran sains ilmu perbintangan yang menyenangkan terutama bagi anak-anak. Apalagi di Indonesia, ujar dia, jumlah bangunan planetarium hanya terdapat lima, yaitu dua di Jakarta, dan masing-masing satu di Yogyakarta, Surabaya, dan Kutai.

Dia mengungkapkan, IMI juga mendistribusikan alat planetarium berjalan yang bernilai sekitar Rp800 juta  yang diimpor dari sejumlah negara seperti Australia dan Amerika Serikat itu. Sedangkan sejumlah pihak di Laos, menurut Oktorina, juga sudah ada yang menunjukkan ketertarikannya. Untuk itu, ujar dia, IMI juga akan menjajaki lebih mendalam antara lain melalui pertemuan antarpebisnis yang digelar Senin (7/5) di Vientiane.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pertunjukan | 24 Oktober 2018 - 10:53 WIB

Susi Pudjiastuti kembali tampil di show Anne Avantie

Manajemen | 24 Oktober 2018 - 10:34 WIB

Ketahui bagaimana memisahkan uang pribadi dengan uang usaha

Liga Champions | 24 Oktober 2018 - 10:25 WIB

Dzeko aktor kemenangan 3-0 Roma atas CSKA

Kriminalitas | 24 Oktober 2018 - 10:15 WIB

JPU tuntut dua terdakwa pengeroyokan suporter Persija

Aktual Dalam Negeri | 24 Oktober 2018 - 10:09 WIB

DPRD Kalsel inginkan pelayanan kesehatan lebih baik

Elshinta.com  - Planetarium berjalan yang dibawa dari Indonesia diminati ratusan warga Laos yang mengunjungi pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM), di Vientiane Center, Laos, 5-6 Mei 2018.

"Sudah ada sebanyak 425 orang yang mencoba masuk ke planetarium berjalan pada hari pertama pameran," kata Managing Director Ilmuwan Muda Indonesia (IMI), Kartika Oktorina, di Vientiane, Laos, Minggu (6/5).

Sebagaimana diketahui, planetarium berjalan adalah kubah dengan alat proyektor elektronik berukuran diameter sekitar lima meter yang menampilkan tentang cerita sains terkait astronomi-perbintangan. Di dalam kubah itu diperkirakan dapat menampung hingga kapasitas sekitar 20 orang dewasa, seperti dikutip Antara.

Menurut Oktorina, planetarium berjalan untuk bisa memberikan pengalaman pembelajaran sains ilmu perbintangan yang menyenangkan terutama bagi anak-anak. Apalagi di Indonesia, ujar dia, jumlah bangunan planetarium hanya terdapat lima, yaitu dua di Jakarta, dan masing-masing satu di Yogyakarta, Surabaya, dan Kutai.

Dia mengungkapkan, IMI juga mendistribusikan alat planetarium berjalan yang bernilai sekitar Rp800 juta  yang diimpor dari sejumlah negara seperti Australia dan Amerika Serikat itu. Sedangkan sejumlah pihak di Laos, menurut Oktorina, juga sudah ada yang menunjukkan ketertarikannya. Untuk itu, ujar dia, IMI juga akan menjajaki lebih mendalam antara lain melalui pertemuan antarpebisnis yang digelar Senin (7/5) di Vientiane.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:58 WIB

Pendiri Oculus akan tinggalkan Facebook

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:45 WIB

China akan luncurkan Bulan buatan untuk terangi kota

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 10:45 WIB

Facebook rekrut mantan wakil PM Inggris Nick Clegg

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com