Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Minta ketua MUI dipecat, Eggy Sudjana dinilai tidak konsisten bela ulama

Minggu, 06 Mei 2018 - 19:55 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.

Elshinta.com Juru bicara PSI bidang Kepemudaan, Dedek Prayudi alias Uki menyayangkan ucapan kader PAN, Eggi Sudjana yang meminta pengurus MUI membuat mosi tidak percaya terhadap Ketua MUI KH Ma'ruf Amin karena dinilai sebagai pendukung Jokowi.

"Saya paham pak Eggi kecewa berat dengan apa yang terjadi di Monas beberapa saat silam, tapi menyeret para ulama untuk mengambil sikap politik yang tidak proporsional cuma mengesankan beliau menjadikan MUI sekedar alat gebuk politik partisan", terang Uki dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Minggu (6/5).

Uki juga menyindir sikap Eggi yang tidak konsisten membela ulama. "Menuding MUI Jokower adalah sesuatu yang sangat kejam terhadap para ulama. Justru menjadi lucu bahwa MUI dibuatkan GNPF nya ketika sesuai kemauan politik, tapi dituding Jokower ketika tidak sesuai kemauan politik", lanjut Uki.

Uki menilai bahwa MUI sudah bersikap proporsional. "Saya pikir MUI sudah bersikap proporsional. Ini adalah ranah hukum, biarkan penegak hukum yang menuntaskan dengan independen. Kita ikuti dan awasi saja, jangan ditekan-tekan. Jangan sebentar-sebentar tuding sana tuding sini, MUI bukan alat gebuk politik. MUI lebih mulia dari itu", ujar Uki.
 
Seperti diketahui, pengacara yang kini menjadi politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana menuding Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai Jokowers atau pendukung Presiden Jokowi. Eggi pun mengusulkan agar pengurus MUI lainnya membuat gerakan mosi tidak percaya kepada Ketua MUI. Bahkan lebih jauh Eggi mengusulkan agar Ma'ruf Amin dipecat.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:49 WIB

MPR ingatkan semua pihak waspadai kecurangan pemilu

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com Juru bicara PSI bidang Kepemudaan, Dedek Prayudi alias Uki menyayangkan ucapan kader PAN, Eggi Sudjana yang meminta pengurus MUI membuat mosi tidak percaya terhadap Ketua MUI KH Ma'ruf Amin karena dinilai sebagai pendukung Jokowi.

"Saya paham pak Eggi kecewa berat dengan apa yang terjadi di Monas beberapa saat silam, tapi menyeret para ulama untuk mengambil sikap politik yang tidak proporsional cuma mengesankan beliau menjadikan MUI sekedar alat gebuk politik partisan", terang Uki dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Minggu (6/5).

Uki juga menyindir sikap Eggi yang tidak konsisten membela ulama. "Menuding MUI Jokower adalah sesuatu yang sangat kejam terhadap para ulama. Justru menjadi lucu bahwa MUI dibuatkan GNPF nya ketika sesuai kemauan politik, tapi dituding Jokower ketika tidak sesuai kemauan politik", lanjut Uki.

Uki menilai bahwa MUI sudah bersikap proporsional. "Saya pikir MUI sudah bersikap proporsional. Ini adalah ranah hukum, biarkan penegak hukum yang menuntaskan dengan independen. Kita ikuti dan awasi saja, jangan ditekan-tekan. Jangan sebentar-sebentar tuding sana tuding sini, MUI bukan alat gebuk politik. MUI lebih mulia dari itu", ujar Uki.
 
Seperti diketahui, pengacara yang kini menjadi politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana menuding Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai Jokowers atau pendukung Presiden Jokowi. Eggi pun mengusulkan agar pengurus MUI lainnya membuat gerakan mosi tidak percaya kepada Ketua MUI. Bahkan lebih jauh Eggi mengusulkan agar Ma'ruf Amin dipecat.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:29 WIB

Pemkab Aceh Barat hadiahkan Rp1 juta tiap santri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com