Sabtu, 23 Juni 2018 | 13:40 WIB

Daftar | Login

Dalam Negeri / Pembangunan

Jembatan penghubung Flores-Adonara tunggu tanda tangan Kementerian

Senin, 07 Mei 2018 - 08:10 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi Jembatan Palmerah. Sumber foto: https://bit.ly/2HTiCR6
Ilustrasi Jembatan Palmerah. Sumber foto: https://bit.ly/2HTiCR6

Elshinta.com - Proyek pembangunan Jembatan Palmerah Pancasila yang menghubungkan Pulau Flores dan Adonara di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal menunggu tanda tangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Semua proses sudah selesai. Saat ini tinggal menunggu tanda tangan Menteri ESDM-PUPR dan proyek sudah bisa dimulai," kata Juru Bicara Konsorsium Belanda, Latif Gau kepada Antara, Senin (7/5).

Dia mengemukakan hal itu terkait proses rencana pembangunan Jembatan Palmerah dan pembangunan turbin pembangkit listrik arus laut Selat Gonzalu di Kabupaten Flores Timur.

Latif berharap proyek ini paling lambat awal Juni 2018 sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan fisik di lapangan.

"Kami harapkan, penandatanganan kesepakatan antara Menteri ESDM dan PUPR bisa dilakukan dalam bulan Mei ini, sehingga Juni nanti sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama," katanya menambahkan.

Mengenai analisa dampak lingkungan (Amdal), dia mengatakan, sedang dalam tahapan akhir, yang berarti sejauh ini sudah tidak ada kendala bagi Konsorsium Belanda untuk segera memulai konstruksi di lapangan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:37 WIB

Menpan-RB apresiasi MPP Karangasem integrasikan pelayanan pusat-daerah

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:25 WIB

Presiden ingatkan konsistensi pemanfaatan PPh final UMKM

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:13 WIB

Radius pencarian korban kapal tenggelam diperluas

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:51 WIB

Menhub: Syahbandar wajib catat penumpang

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:38 WIB

Presiden harap mahasiswa lahirkan karya kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com