Duduk terlalu lama di kendaraan, waspadai darah menggumpal
Elshinta
Senin, 07 Mei 2018 - 09:18 WIB |
Duduk terlalu lama di kendaraan, waspadai darah menggumpal
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2FQ3C0u

Elshinta.com - Sebuah penelitian menemukan bahwa duduk di atas bangku mobil atau pesawat selama berjam-jam dapat meningkatkan risiko mengalami kondisi yang disebut vena tromboemboli (VTE) atau darah menggumpal di pembuluh darah di bagian dalam kaki, pangkal paha atau lengan.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Canadian Journal of Cardiology itu, para peneliti  mengumpulkan data usai kejadian gempa Kumamoto di Jepang pada April 2016. Mereka menemukan "epidemi" darah menggumpal berkembang di kaki, dan dalam banyak terjadi di paru-paru pada mereka yang mengungsi.

Hasil studi menemukan, 51 orang yang dirawat di rumah sakit setelah gempa bumi karena VTE. Dari jumlah tersebut, 42 pasien (82,4 persen) telah menghabiskan malam di kendaraan.

"Kegiatan preventif oleh tim medis profesional, didukung oleh pendidikan di media tentang risiko VTE setelah duduk terlalu lama di kendaraan bisa mengurangi jumlah korban VTE," kata peneliti Seiji Hokimoto dari Kumamoto University di Jepang.

"Ini adalah contoh dramatis risiko menghabiskan waktu lama dalam posisi yang sempit," komentar Stanley Nattel, Pemimpin Redaksi Canadian Journal of Cardiology.  

"Ini adalah pengingat penting untuk kesehatan masyarakat dan memperkuat kebutuhan untuk berdiri sejenak dan berjalan-jalan secara teratur ketika di pesawat terbang atau ketika dipaksa untuk tinggal di dalam mobil untuk waktu yang lama," sambung Nattel seperti dilansir Antara dari Indian Express.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasien serangan jantung di RS Zainoel Abidin 72 persen akibat perokok
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com  Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Aceh, dr...
Terlalu banyak minum air putih dapat memicu hiponatremia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Meskipun mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk kesehatan, namun ap...
Konsumsi makanan sehat ini bisa atasi depresi
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com - Buah-buahan dan sayuran yang dikenal bermanfaat melawan sejumlah masalah ke...
Terpapar sinar ultra violet, 250 ribu orang di Indonesia alami kebutaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Saat ini ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan di Indonesia setiap tah...
Awas! Pekerja kantoran dan supir rentan terkena penyakit inkontinensia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Pada usia senior ada sejumlah masalah kesehatan yang mungkin akan datang, s...
Pesan cinta terkait keamanan dan kesejahteraan dalam ajang The Color Run Love Tour 2019
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Tahun 2019 menjadi tahun ketiga PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insuran...
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Cegah penyakit kaki gajah, Pemkab Biak canangkan minum obat Filariasis
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Biak Numfor Papua mencanangkan minum obat massal Filar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)