Kapolda: Kasus Rizieq dilanjutkan kalau ditemukan novum
Elshinta
Senin, 07 Mei 2018 - 20:36 WIB |
Kapolda: Kasus Rizieq dilanjutkan kalau ditemukan novum
Rizieq Shihab. Sumber foto: https://bit.ly/2wjz33U

Elshinta.com Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan kasus Rizieq Shihab yang sudah dihentikan atau SP3 bisa kembali dilanjutkan apabila di kemudian hari bisa ditemukan novum atau alat bukti baru.

"Manakala nanti ada novum atau alat bukti yang baru yang bisa dijadikan untuk penyidikan kita akan buka lagi melalui praperadilan yang akan kita ajukan dan mendapatkan vonis dari hakim," kata Agung, di Cirebon, Senin (7/5).

Agung menjelaskan sebelum dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus yang didakwakan kepada Rizieq Shihab ini, Polda Jabar juga sudah berkoordinasi dengan ahli pidana dan ahli bahasa untuk mendapatkan masukan yang lebih lengkap.

Namun, baik dari ahli bahasa maupun ahli pidana, dinyatakan belum menemukan bukti yang kuat kasus tersebut, karena dari keterangan saksi ahli pidana dan saksi ahli bahasa belum memenuhi unsur pidana.

"Hasil penyelidikan yang ditindaklanjuti penyidikan kemudian kita memanggil dengan saksi ahli pidana dan bahasa mengatakan bahwa belum tercukupi unsur pidana," ujarnya lagi.

"Karena belum ditemukan bukti yang kuat, ya akhirnya (kasus Rizieq) dikeluarkan SP3," katanya, dikutip dari laman Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolri apresiasi tim pemulasaran jenazah corona Polresta Malang Kota
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:56 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan perhatian dan motivasi kepada tim pemulasaran jenazah ...
Pemerintah pastikan pemenuhan hak anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:40 WIB
Pemerintah akan memastikan hak setiap anak Indonesia terpenuhi selama pandemi COVID-19 melanda Tanah...
Wapres: Digitalisasi pers dan penyiaran harus segera diwujudkan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:29 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengatakan transformasi digital di sektor pers dan penyiaran harus segera...
Ketua KPK ungkap modus anggaran COVID-19 diselewengkan untuk pilkada
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:15 WIB
Ketua KPK, Firli Bahuri, mengungkapkan modus anggaran penanganan Covid-19 diselewengkan untuk kepent...
Waspada kemacetan, mulai Senin Tol Japek KM 36 arah Jakarta diperbaiki
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:50 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mulai melakukan perbaikan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Kilome...
Anggota DPR minta kasus COVID-19 di Secapa AD Bandung ditangani serius
Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:28 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Teuku Riefky Harsya meminta kasus kluster COVID-19 yang `meledak` di Sek...
Bali waspadai masuknya produk yang berisiko mengandung virus flu babi
Sabtu, 11 Juli 2020 - 15:41 WIB
Pemerintah Provinsi Bali mewaspadai masuknya hewan dan produk-produk yang berpotensi membawa risiko ...
KPK minta petahana pencitraan gunakan program bansos diberi sanksi
Sabtu, 11 Juli 2020 - 15:12 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan ...
BNN: Pecandu narkoba tak bisa sembuh total meski sudah rehabilitasi
Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:49 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigadir Jenderal Polisi Sulistyo Pud...
Pandemi COVID-19, HNW dorong laksanakan UU Pesantren
Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:39 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid mendorong pemerintah, dalam ka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV