Hidangan pencuci mulut chef Israel ini dikabarkan membuat PM Jepang tersinggung
Elshinta
Senin, 07 Mei 2018 - 21:35 WIB | Penulis : Mario Vau | Editor : Administrator
Hidangan pencuci mulut chef Israel ini dikabarkan membuat PM Jepang tersinggung
sumber foto: https://bit.ly/2rq95G5

Dalam sebuah insiden diplomatis, dikabarkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tersinggung atas suguhan hidangan pencuci mulut di kediaman Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu yang disiapkan oleh seorang chef ternama. Makanan penutup jamuan tersebut disiapkan dengan menggunakan wadah yang berbentuk sepatu.

Kunjungan kepala pemerintahan dari Jepang yang berlangsung pekan lalu itu ke Israel dianggap tidak sensitive dengan kebiasaan orang Timur khususnya dari Jepang, dimana merupakan kebiasaan untuk tidak membawa alas kaki ke dalam rumah, apalagi ke meja hidangan, demikian dilaporkan oleh harian The Times of Israel. Adalah chef kenamaan Segev Moshe yang menghadirkan dessert berupa praline coklat disajikan menggunakan sepatu formal pria berwarna hitam pada jamuan resmi untuk menghormati kunjungan PM Abe itu.

 

Chocolate selection from the world 🌎 by #SegevArt ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ / A metal shoe by @tomdixonstudio

A post shared by segevmoshe (@segevmoshe) on May 6, 2018 at 10:57pm PDT

 

Secara terpisah, seorang diplomat Jepang mengungkapkan pada harian Yedioth Ahronoth bahwa apapun kesan yang hendak dibuat oleh Segev tidak dapat dipahami oleh rombongan dari Jepang.

“Tidak ada budaya manapun di dunia ini yang menempatkan alas kaki di atas meja makan. Apa yang dipikirikan olehnya? Kami tidak paham maksudnya apa. Jika itu merupakaan sebuah lelucon maka tidak lucu. Saya dapat katakan, kami sangat tersinggung atas nama perdana menteri kami,” kata pejabat yang tidak disebut identitasnya itu.

Diplomat Israel yang pernah bertugas di Jepang juga mengecam pilihan Segev tersebut, dengan komentar pada Yedioth: “Tidak ada yang lebih dianggap hina dalam budaya Jepang selain sepatu. Mereka bukan saja tidak memakainya di dalam rumah, tetapi juga di ruang kerja. Bahkan perdana menteri mereka, menteri mereka dan anggota parlemen akan menyambut kita tanpa sepatu di ruang kerja. Ini merupakan suatu penghinaan besar dan kegagalan diplomasi. Sangat tidak menghargai. Sama saja dengan memberikan seorang tamu Yahudi hidangan pencuci mulut berbentuk seekor babi,” katanya berusaha menjelaskan.

Wadah berbentuk sepatu tersebut konon hanya berbentuk demikian, dan berfungsi untuk pengganjal pintu, sebagaimana diterangkan oleh sumber yang dekat dengan chef terkenal  tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV