Senin, 25 Juni 2018 | 07:01 WIB

Daftar | Login

/

55 WNI ABK yang ditahan di Myanmar dipulangkan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Kantor KBRI Yangon, Myanmar
Kantor KBRI Yangon, Myanmar
<p>Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon memulangkan 55 Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah mendapatkan pengampunan masa hukuman oleh Pemerintah Republik Uni Myanmar, kembali ke Indonesia pada hari Senin (8/6).&nbsp;</p><p>Ke-55 WNI tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) yang bekerja di kapal Yi Hong (66) OTS-040 (9 orang), Citra Nusantara-VI (FT-102) (11 orang), Citra Nusantara-VI (FT101) (13 orang), Sri Fu Fa No-7 (11 orang) dan KM Rejeki Baru (11 orang) yang ditahan pihak Myanmar di wilayah Perairan Myanmar di wilayah Myeik, Thanintharyi, Myanmar (sekitar 930 km selatan Yangon), sejak bulan Februari 2014.</p><p>Pada Mei 2014, Pengadilan Myanmar menjatuhkan hukuman empat hingga enam tahun penjara dengan tuduhan memasuki dan melakukan penangkapan ikan di wilayah maritim Myanmar secara illegal. Namun, pada tanggal 28 Mei 2015, Pemerintah Myanmar telah memberikan pengampunan dan membebaskan seluruh WNI tersebut untuk dapat kembali ke Indonesia.</p><p>Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Uni Myanmar, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Ito Sumardi menjelaskan, pengampunan dari Pemerintah Myanmar ini merupakan hasil atas komitmen perlindungan terhadap warga negara oleh Pemerintah Indonesia, baik Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI maupun Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon, yang telah didapatkan setelah melakukan pendekatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan di Myanmar.</p><p>“Bahkan dalam kunjungan bilateral Menlu RI kepada Menlu Myanmar pada 21 Mei 2015 lalu, Ibu Menlu Retno Marsudi juga mengangkat permohonan pengampunan bagi 55 nelayan Indonesia ini sebagai salah satu butir pembicaraan. Saya kira, inilah hasil dari pembicaraan tersebut,” ungkap Ito dalam keterangan persnya Minggu (7/6), seperti dikutip dari <em >setkab.go.id</em>.</p><p>Para ABK tersebut rencananya tiba di Jakarta pada hari Senin, 8 Juni 2015 dengan didampingi oleh Pelaksana Fungsi Konsuler KBRI Yangon, menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines MH 849 pukul 21.15 WIB.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 25 Juni 2018 - 06:30 WIB

Kasus Danau Toba, Menhub dukung sanksi pidana

Event | 25 Juni 2018 - 06:19 WIB

Jepang imbangi Senegal 2-2

Event | 25 Juni 2018 - 06:07 WIB

Inggris pesta gol ganyang Panama

Aktual Luar Negeri | 24 Juni 2018 - 20:23 WIB

Transaksi kopi Indonesia capai Rp80 miliar pada WoC

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 20:11 WIB

18.273 pemudik tiba di Gambir hingga H+8 Lebaran

Aktual Dalam Negeri | 24 Juni 2018 - 19:49 WIB

Pemkab Banyuwangi normalkan saluran irigasi pasca banjir

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 22 Juni 2018 - 17:27 WIB

Aceh, Sumsel, Jawa, siaga kebakaran

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:50 WIB

Projo apresiasi penanganan mudik 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com