Senin, 22 Oktober 2018 | 00:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pemilihan Presiden 2019

Pendukung capres diminta tidak saling serang

Rabu, 09 Mei 2018 - 13:29 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, seharusnya pendukung calon presiden saling menjagokan tokohnya, bukan saling serang.

"Makanya dari awal sebaiknya menjagokan pilihan kita harus dengan elegan tidak perlu menyerang lawan tapi pujilah jagoan kita dengan nama yang harum," kata Bamsoet sapaan akrabnya, dalam keterangan, Rabu (9/5).

Ia khawatir gerakan relawan di tahun politik dapat memecah masyarakat menjadi dua kubu, pendukung Jokowi dan non Jokowi. "Kalau larang kaos ganti presiden, harus larang juga pendukung dua periode, supaya adil,” ujarnya. 

Ia menyarankan kepada elite partai politik agar menahan nafsu politiknya, membuat statement yang membawa keteduhan.

" Elite politik harus lebih dewasa dalam berpolitik, rawan Pilkada bulan Juni kemudian April kita adakan Pileg dan Pilpres, sehingga mulai dari sikap maupun ucapan dari elite-elite politik tokoh bangsa harus dijaga. Buatlah statement-statment yang bawa keteduhan bagi bangsa," tandasnya. (dody/Der)
 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, seharusnya pendukung calon presiden saling menjagokan tokohnya, bukan saling serang.

"Makanya dari awal sebaiknya menjagokan pilihan kita harus dengan elegan tidak perlu menyerang lawan tapi pujilah jagoan kita dengan nama yang harum," kata Bamsoet sapaan akrabnya, dalam keterangan, Rabu (9/5).

Ia khawatir gerakan relawan di tahun politik dapat memecah masyarakat menjadi dua kubu, pendukung Jokowi dan non Jokowi. "Kalau larang kaos ganti presiden, harus larang juga pendukung dua periode, supaya adil,” ujarnya. 

Ia menyarankan kepada elite partai politik agar menahan nafsu politiknya, membuat statement yang membawa keteduhan.

" Elite politik harus lebih dewasa dalam berpolitik, rawan Pilkada bulan Juni kemudian April kita adakan Pileg dan Pilpres, sehingga mulai dari sikap maupun ucapan dari elite-elite politik tokoh bangsa harus dijaga. Buatlah statement-statment yang bawa keteduhan bagi bangsa," tandasnya. (dody/Der)
 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com