Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Eropa

Indonesian Days dihadiri 4.500 warga Budapest

Rabu, 09 Mei 2018 - 15:45 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pembukaan kegiatan IDCB 2018 dengan pawai Batak. Sumber foto: https://bit.ly/2rtyNcM
Pembukaan kegiatan IDCB 2018 dengan pawai Batak. Sumber foto: https://bit.ly/2rtyNcM

Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest menyelenggarakan kegiatan "Indonesian Days and Charity Bazaar" (IDCB) 2018 untuk mempromosikan produk Indonesia di Hongaria.

KBRI Budapest membuka kegiatan IDCB 2018 dengan pawai Batak yang menampilkan kain ulos dan kemeriahan payung merah putih, seperti disampaikan keterangan pers yang diterima, di Jakarta, Rabu (9/5).

Kegiatan IDCB telah enam kali dilaksanakan sejak 2013 dan IDCB 2018 berhasil menarik sekitar 4.500 warga Budapest. Jumlah pengunjung IDCB tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang diperkirakan sekitar 2.000 orang.

IDCB yang berlangsung selama satu minggu penuh sejak 5-13 Mei 2018 itu merupakan kegiatan promosi tahunan terpadu dalam bentuk bazaar produk-produk dan kuliner Indonesia yang dilengkapi penampilan seni budaya Indonesia. Meski demikian, IDCB terbagi di beberapa tempat, seperti pada 8-10 Mei 2018 dilaksanakan di Grand Hall Market, sementara penutup kegiatan IDCB 2018 akan dilaksanakan pada 12-13 Mei 2018 di Savoya Park.

"Semua ini usaha KBRI dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) Budapest secara mandiri," ujar Duta Besar RI untuk Hongaria, Wening Esthyprobo, dikutip Antara.

KBRI Budapest mengundang para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Indonesia untuk memamerkan produk-produk mereka di Hongaria. Sebanyak delapan pengusaha Indonesia dan tiga pengusaha Hongaria mempromosikan produk-produk khas Indonesia berupa perhiasan, kain batik, songket, kerajinan.

"Selain itu, kami juga memberdayakan keahlian memasak masyarakat Indonesia untuk menyajikan makanan Indonesia dan memperkenalkan kuliner Indonesia," kata dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:49 WIB

MPR ingatkan semua pihak waspadai kecurangan pemilu

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest menyelenggarakan kegiatan "Indonesian Days and Charity Bazaar" (IDCB) 2018 untuk mempromosikan produk Indonesia di Hongaria.

KBRI Budapest membuka kegiatan IDCB 2018 dengan pawai Batak yang menampilkan kain ulos dan kemeriahan payung merah putih, seperti disampaikan keterangan pers yang diterima, di Jakarta, Rabu (9/5).

Kegiatan IDCB telah enam kali dilaksanakan sejak 2013 dan IDCB 2018 berhasil menarik sekitar 4.500 warga Budapest. Jumlah pengunjung IDCB tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang diperkirakan sekitar 2.000 orang.

IDCB yang berlangsung selama satu minggu penuh sejak 5-13 Mei 2018 itu merupakan kegiatan promosi tahunan terpadu dalam bentuk bazaar produk-produk dan kuliner Indonesia yang dilengkapi penampilan seni budaya Indonesia. Meski demikian, IDCB terbagi di beberapa tempat, seperti pada 8-10 Mei 2018 dilaksanakan di Grand Hall Market, sementara penutup kegiatan IDCB 2018 akan dilaksanakan pada 12-13 Mei 2018 di Savoya Park.

"Semua ini usaha KBRI dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) Budapest secara mandiri," ujar Duta Besar RI untuk Hongaria, Wening Esthyprobo, dikutip Antara.

KBRI Budapest mengundang para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Indonesia untuk memamerkan produk-produk mereka di Hongaria. Sebanyak delapan pengusaha Indonesia dan tiga pengusaha Hongaria mempromosikan produk-produk khas Indonesia berupa perhiasan, kain batik, songket, kerajinan.

"Selain itu, kami juga memberdayakan keahlian memasak masyarakat Indonesia untuk menyajikan makanan Indonesia dan memperkenalkan kuliner Indonesia," kata dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:38 WIB

KJRI Guangzhou bantu pulangkan 22 ABK Indonesia

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 07:22 WIB

Dolar melemah tertekan data negatif ekonomi AS

Jumat, 19 Oktober 2018 - 09:25 WIB

Wapres hadiri pembukaan KTT ASEM ke-12

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com