Rabu, 21 November 2018 | 01:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Sosbud

Ratusan pengemudi Gojek Pekalongan dapat JKK-JKM BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 09 Mei 2018 - 18:44 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2I8cLTW
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2I8cLTW

Elshinta.com - Ratusan pengemudi jasa ojek online Gojek mendapat perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Pekalongan, Jawa Tengah.

Kepala BPJS-TK Pekalongan, Wiwik Septi Herawati di Pekalongan, Rabu (9/5), mengatakan pengemudi Gojek merupakan pekerja mandiri yang memiliki risiko tinggi saat melakukan pekerjaannya di jalan raya.

"Kita semua mengetahui bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang sering terjadi di jalan raya. Saat ini, ada sekitar 400 pengemudi Gojek yang sudah terdaftar pada program JKK dan JKM," katanya saat pertemuan dengan pengemudi Gojek asal Pekalongan, Batang, dan Kabupaten Pemalang, sebagaimana dikutip Antara.

Berdasarkan data yang dimiliki BPJS-TK, potensinya sebanyak 16.879 tenaga kerja mandiri yang harus terdaftar pada 2018 tetapi hingga April 2018 baru mencapai 8.440 pekerja yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS. Ditambah lagi menurut Wiwik, Sebagai penyelenggara BPJS-TK juga berupaya untuk membuat para pekerja merasa aman dan nyaman saat bekerja.

Ketua Panitia Rifki Mujtaba mengatakan kegiatan pertemuan pengemudi Gojek dengan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan merupakan kali pertama dilakukan.

"Pada pertemuan itu, ada sekitar 2.000 pengemudi GO-CAR maupun GO-RIDE hadir meramaikan acara hingga sore hari. Kami berharap ke depan acara semacam ini bisa dilaksanakan lagi sebagai ajang tali silaturahmi," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com - Ratusan pengemudi jasa ojek online Gojek mendapat perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Pekalongan, Jawa Tengah.

Kepala BPJS-TK Pekalongan, Wiwik Septi Herawati di Pekalongan, Rabu (9/5), mengatakan pengemudi Gojek merupakan pekerja mandiri yang memiliki risiko tinggi saat melakukan pekerjaannya di jalan raya.

"Kita semua mengetahui bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang sering terjadi di jalan raya. Saat ini, ada sekitar 400 pengemudi Gojek yang sudah terdaftar pada program JKK dan JKM," katanya saat pertemuan dengan pengemudi Gojek asal Pekalongan, Batang, dan Kabupaten Pemalang, sebagaimana dikutip Antara.

Berdasarkan data yang dimiliki BPJS-TK, potensinya sebanyak 16.879 tenaga kerja mandiri yang harus terdaftar pada 2018 tetapi hingga April 2018 baru mencapai 8.440 pekerja yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS. Ditambah lagi menurut Wiwik, Sebagai penyelenggara BPJS-TK juga berupaya untuk membuat para pekerja merasa aman dan nyaman saat bekerja.

Ketua Panitia Rifki Mujtaba mengatakan kegiatan pertemuan pengemudi Gojek dengan BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan merupakan kali pertama dilakukan.

"Pada pertemuan itu, ada sekitar 2.000 pengemudi GO-CAR maupun GO-RIDE hadir meramaikan acara hingga sore hari. Kami berharap ke depan acara semacam ini bisa dilaksanakan lagi sebagai ajang tali silaturahmi," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com