Mudik nyaman berkat Tol Sei Rampah-Kualanamu
Rabu, 09 Mei 2018 - 20:46 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Tol Sei Rampah-Kualanamu. Sumber foto: https://bit.ly/2rsRkcB

Elshinta.com - Peribahasa "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian" agaknya pas untuk menggambarkan suasana kebatinan banyak pengendara jarak jauh yang akhirnya tiba di jalan masuk tol ruas Sei Rampah-Kualanamu.

Betapa tidak, memasuki pintu tol Sei Rampah itu, perasaan lega seketika muncul terutama di benak pengendara yang telah berjibaku menghadapi beragam tantangan selama perjalanan ribuan kilometer di jalan lintas timur (jalintim) Sumatera.

Dilansir dari Antara, selepas melintasi pintu tol Sei Rampah-Bandara Kualanamu itu, terhampar di depan mata jalan berkonstruksi beton yang mulus dengan hamparan padi menguning, pepohonan sawit dan karet yang berbaris-baris, serta kegiatan bertani warga setempat di kiri-kanan jalan.

Di ruas tol yang telah beroperasi penuh sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 itu, pada Senin (7/5) sore saat Antara melintas, mobil dapat dipacu hingga 120 km per jam karena kondisi jalan yang tak ramai dengan kendaraan.

Hal tersebut lantaran berbeda dari kondisi tol yang lancar dan nyaman, kepadatan lalu lintas di jalintim Sumatera ruas Tebing Tinggi-Medan menyita lebih banyak waktu tempuh dan bahan bakar minyak. Kepadatan tersebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari selama berpuluh tahun. Kondisi jalintim Sumatera yang rusak parah di banyak titik antara Bakauheni, Provinsi Lampung, dan Palembang, Provinsi Sumatera Selatan itu sering mengakibatkan sejumlah truk tronton mengalami naas.

Sebab, dengan melintasi jalan tol Sei Rampah-Bandara Kualanamu sepanjang 42 km ini seakan menjadi pembayar "mimpi buruk" yang dirasakan banyak sopir akibat banyaknya kerusakan parah jalintim Sumatera ruas Bakauheni-Palembang via Simpang Menggala sepanjang 458 km.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 13:04 WIB
Elshinta.com - Jalan Tol layang (Elevated) Cikampek dipastikan belum siap beroperasi. Bada...
Senin, 22 April 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengusulkan kembali ke Kementerian ...
Senin, 22 April 2019 - 20:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menya...
Jumat, 19 April 2019 - 12:30 WIB
Elshinta.com - Program pembangunan satu juta rumah yang merupakan salah satu program andal...
Senin, 15 April 2019 - 20:53 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Selata Irjen Pol Zulkarnain melakukan peletakkan batu pert...
Sabtu, 13 April 2019 - 18:43 WIB
Elshinta.com - PT PP (Persero) menghidupkan lagi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Senaya...
Kamis, 11 April 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Dengan diresmikannya Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo di Provinsi Jawa Timur ...
Kamis, 11 April 2019 - 07:35 WIB
Elshinta.com - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyaksikan penandatanganan naskah ...
Rabu, 10 April 2019 - 19:53 WIB
Elshinta.com - Bandara baru Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang berada di Kulon Progo, ...
Rabu, 10 April 2019 - 19:16 WIB
Elshinta.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta agar infrastruktur jalan di w...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)