Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Liga Italia

Hancurkan Milan, Juventus Juara Coppa Italia

Kamis, 10 Mei 2018 - 07:55 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto:  https://bit.ly/2KOMsny
Sumber Foto: https://bit.ly/2KOMsny

Elshinta.com  -  Juventus menjuarai Piala Italia untuk tahun keempat secara beruntun dengan kemenangan 4-0 atas AC Milan, yang menelan keruntuhan pada babak kedua pada pertandingan final yang berlangsung pada Rabu (9/5).

Bek tengah Medhi Benatia mencetak dua gol untuk Juventus dan Dougas Costa juga mengukir gol pada malam yang tidak menyenangkan bagi kiper Milan Gianluigi Donnarumma, yang menjadi sosok yang bersalah untuk gol kedua dan ketiga. Gol bunuh diri yang dilakukan pemain pengganti Nikola Kalinic melengkapi penampilan buruk pertahanan Milan, yang telah membuat murka pelatih Gennaro Gattuso, seperti dikutip Antara.

Juventus hampir menambahi trofi Liga Italia tahun ini ke dalam lemari trofi mereka dan melengkapi gelar ganda di kancah domestik untuk tahun keempat secara beruntun. Klub Turin itu unggul enam poin atas Napoli dengan dua pertandingan tersisa untuk dimainkan dan memiliki keunggulan selisih gol sebesar 16 gol. Setelah babak pertama dengan sedikit peluang, pertandingan berubah total pada babak kedua dan hampir dapat dipastikan telah selesai dalam rentang waktu sepuluh menit.

Donnarumma bergerak ke kanan bawah untuk melakukan penyelamatan terhadap upaya Paulo Dybala, namun itulah hal terbaik yang dapat dilakukan pemain 19 tahun itu. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, Benatia mampu meloloskan diri dari pengawalnya dan menanduk bola untuk membawa Juve memimpin pada menit ke-56.

Lima menit kemudian, Donnarumma meloloskan tembakan mendatar dari Costa dari sela-sela tangannya dan masuk ke gawang dan sang kiper kemudian gagal menahan sundulan, untuk membuat Benatia mampu menyambar bola pantul. 

Milan, yang seperti Juventus tidak kemasukan satu gol pun dalam perjalanannya menuju final, memasukkan penyerang Kalinic namun pemain Kroasia itu mencetak gol ke gawang yang salah, menyundul bola tendangan sudut untuk masuk ke tiang jauh meski dirinya tidak berada di bawah tekanan pada menit ke-76.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 15:06 WIB

Pemerintah belum bahas rencana pembelian Sukhoi

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Pemerintah negosiasi ulang soal pesawat tempur KFX/IFX

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 14:44 WIB

Uni Eropa salurkan 22 juta dolar AS untuk korban bencana Sulteng

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 14:33 WIB

Ketua MPR minta lapangan tembak Senayan dibuat tertutup

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:22 WIB

ASEAN berkomitmen jaga stabilitas kawasan

Kriminalitas | 19 Oktober 2018 - 14:10 WIB

Terungkap, pencurian modus debt collector di Tangerang

Elshinta.com  -  Juventus menjuarai Piala Italia untuk tahun keempat secara beruntun dengan kemenangan 4-0 atas AC Milan, yang menelan keruntuhan pada babak kedua pada pertandingan final yang berlangsung pada Rabu (9/5).

Bek tengah Medhi Benatia mencetak dua gol untuk Juventus dan Dougas Costa juga mengukir gol pada malam yang tidak menyenangkan bagi kiper Milan Gianluigi Donnarumma, yang menjadi sosok yang bersalah untuk gol kedua dan ketiga. Gol bunuh diri yang dilakukan pemain pengganti Nikola Kalinic melengkapi penampilan buruk pertahanan Milan, yang telah membuat murka pelatih Gennaro Gattuso, seperti dikutip Antara.

Juventus hampir menambahi trofi Liga Italia tahun ini ke dalam lemari trofi mereka dan melengkapi gelar ganda di kancah domestik untuk tahun keempat secara beruntun. Klub Turin itu unggul enam poin atas Napoli dengan dua pertandingan tersisa untuk dimainkan dan memiliki keunggulan selisih gol sebesar 16 gol. Setelah babak pertama dengan sedikit peluang, pertandingan berubah total pada babak kedua dan hampir dapat dipastikan telah selesai dalam rentang waktu sepuluh menit.

Donnarumma bergerak ke kanan bawah untuk melakukan penyelamatan terhadap upaya Paulo Dybala, namun itulah hal terbaik yang dapat dilakukan pemain 19 tahun itu. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, Benatia mampu meloloskan diri dari pengawalnya dan menanduk bola untuk membawa Juve memimpin pada menit ke-56.

Lima menit kemudian, Donnarumma meloloskan tembakan mendatar dari Costa dari sela-sela tangannya dan masuk ke gawang dan sang kiper kemudian gagal menahan sundulan, untuk membuat Benatia mampu menyambar bola pantul. 

Milan, yang seperti Juventus tidak kemasukan satu gol pun dalam perjalanannya menuju final, memasukkan penyerang Kalinic namun pemain Kroasia itu mencetak gol ke gawang yang salah, menyundul bola tendangan sudut untuk masuk ke tiang jauh meski dirinya tidak berada di bawah tekanan pada menit ke-76.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:18 WIB
Piala AFC U-19

Ini tuntutan Indra Sjafri usai laga Indonesia kontra Taiwan

Jumat, 19 Oktober 2018 - 07:06 WIB
Piala AFC U-19

Taiwan gagal keluar dari tekanan Indonesia

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:10 WIB
Piala AFC U-19

UEA menang tipis atas Qatar di Piala AFC U-19

Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:58 WIB

Sadio Mane jalani operasi tangan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com