Kamis, 18 Oktober 2018 | 00:22 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aplikasi

YouTube buat perubahan agar tidak jadi distraksi

Kamis, 10 Mei 2018 - 12:11 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto:  https://bit.ly/2ryyOgk
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2ryyOgk

Elshinta.com  -  YouTube sudah menjadi layanan video terpopuler dunia, terbukti setiap ponsel, terutama yang berbasis Android, sudah terpasang aplikasi untuk menonton video ini.

Baru-baru ini mereka mengummkan jumlah pengguna platform video dari Google ini sudah menembus angka 1,8 miliar per bulan. Melihat orang menonton video di YouTube saat berada di transportasi publik pun sudah jadi pemandangan lazim di ibu kota.

Google, seperti dilansir Antara dari laman Phone Arena, membuat program baru bernama Digital Wellbeing agar pengguna bisa mengatur waktu menonton dan tidak "kebablasan", menghabiskan teralu banyak waktu di YouTube.

Perubahan terbesar, YouTube mengubah cara mereka memberikan notifikasi ke pengguna. Selama ini, jika Anda berlangganan atau sering menonton dari sebuah kanal, YouTube akan memberikan pemberitahuan unggahan terbaru dari kanal tersebut. Sekarang pengguna memiliki opsi untuk mematikan notifikasi tersebut dalam kurun waktu tertentu. Pengguna juga bisa mematikan notifikasi seharian, jika mau.

YouTube menyiapkan fitur "Take a Break", untuk mengingatkan jika sudah terlalu lama nonton marathon. Pengguna bisa mengatur notifikasi "Break" atau istirahat, yang akan muncul setiap 15, 30, 60,90 atau 180 menit sekali, tergantung pengaturan.

Video akan terhenti, Anda punya pilihan untuk mengabaikan notifikasi atau beralih ke kegiatan lain. Fitur-fitur baru ini segera keluar lewat pembaruan aplikasi di iOS dan Android, namun, belum berlaku untuk versi peramban.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Timnas Indonesia | 17 Oktober 2018 - 21:34 WIB

Indra Sjafri: Saya tidak perlu `striker` asal...

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 21:23 WIB

Menhub segera kaji penerapan `panic button` taksi online

Peluang | 17 Oktober 2018 - 21:15 WIB

Langkah-langkah membuka TK atau PAUD

Hukum | 17 Oktober 2018 - 20:55 WIB

Menhub tegaskan akan atur taksi online

Arestasi | 17 Oktober 2018 - 20:47 WIB

Satreskrim Polres Langkat ringkus penjual togel

Elshinta.com  -  YouTube sudah menjadi layanan video terpopuler dunia, terbukti setiap ponsel, terutama yang berbasis Android, sudah terpasang aplikasi untuk menonton video ini.

Baru-baru ini mereka mengummkan jumlah pengguna platform video dari Google ini sudah menembus angka 1,8 miliar per bulan. Melihat orang menonton video di YouTube saat berada di transportasi publik pun sudah jadi pemandangan lazim di ibu kota.

Google, seperti dilansir Antara dari laman Phone Arena, membuat program baru bernama Digital Wellbeing agar pengguna bisa mengatur waktu menonton dan tidak "kebablasan", menghabiskan teralu banyak waktu di YouTube.

Perubahan terbesar, YouTube mengubah cara mereka memberikan notifikasi ke pengguna. Selama ini, jika Anda berlangganan atau sering menonton dari sebuah kanal, YouTube akan memberikan pemberitahuan unggahan terbaru dari kanal tersebut. Sekarang pengguna memiliki opsi untuk mematikan notifikasi tersebut dalam kurun waktu tertentu. Pengguna juga bisa mematikan notifikasi seharian, jika mau.

YouTube menyiapkan fitur "Take a Break", untuk mengingatkan jika sudah terlalu lama nonton marathon. Pengguna bisa mengatur notifikasi "Break" atau istirahat, yang akan muncul setiap 15, 30, 60,90 atau 180 menit sekali, tergantung pengaturan.

Video akan terhenti, Anda punya pilihan untuk mengabaikan notifikasi atau beralih ke kegiatan lain. Fitur-fitur baru ini segera keluar lewat pembaruan aplikasi di iOS dan Android, namun, belum berlaku untuk versi peramban.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com