Kamis, 21 Juni 2018 | 00:14 WIB

Daftar | Login

Top header banner

Luar Negeri / ASEAN

Indonesia kalah dari Malaysia dalam indeks kekuatan Asia

Jumat, 11 Mei 2018 - 13:07 WIB    |    Penulis :    |    Editor : Administrator
DW.com - Indonesia Kalah Dari Malaysia dalam Indeks Kekuatan Asia
DW.com - Indonesia Kalah Dari Malaysia dalam Indeks Kekuatan Asia

Indonesia harus berusaha lebih gigih jika tidak ingin tertinggal dari tiga pemain besar di Asia, yakni Amerika Serikat, Cina dan India. Meski diprediksi akan menjadi kekuatan terbesar ke-empat di Asia pada 2030, performa Indonesia saat ini dinilai masih berada jauh dari potensinya.

Dalam Indeks Kekuatan Asia, Lowy Institute menilai performa 25 negara di Asia dengan 114 indikator yang berbeda, antara lain kekuatan militer, ekonomi, pengaruh diplomasi dan penetrasi budaya.

Secara umum Indonesia berada di peringkat 10 atau terpaut satu posisi dari Malaysia di peringkat sembilan dan Singapura di peringkat delapan. Sementara Amerika Serikat dan Cina mendominasi di urutan teratas, disusul Jepang, India, Rusia dan Korea Selatan.

Performa terburuk dicatat Indonesia dalam indikator stabilitas politik dan konflik internal. Dalam daftar tersebut Indonesia menempati posisi 16 dari 25 negara dengan nilai 46,6. Penilaian serupa tercatat untuk kategori Hubungan Investasi Regional yang mencatat arus investasi dari Indonesia ke 24 negara lain di Asia. Dalam daftar ini Indonesia berada di urutan 16.

Untuk urusan militer Indonesia berada di urutan 13, di bawah Pakistan, Singapura, Taiwan dan Vietnam. Dalam hal ini sistem alutsista yang dimiliki TNI dan kemampuan Indonesia merespon konflik regional dianggap belum mumpuni.

Selain kekuatan pokok, minimnya kerjasama regional di bidang pertahanan juga dianggap memperlemah posisi Indonesia. Sejak 2012 Indonesia tercatat hanya melakukan 194 latihan militer gabungan dengan 24 negara besar Asia lain. Angka ini lebih rendah ketimbang Singapura dan Malaysia.

Namun begitu Indonesia mencatat nilai positif di bidang Keamanan Geoekonomi yang mencatat kemampuan perekonomian sebuah negara untuk bertahan dari sanksi atau upaya eksternal mendestabilisasi ekonomi domestik. (DW)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Event | 20 Juni 2018 - 21:59 WIB

Messi akan tebus kesalahan saat lawan Kroasia

Event | 20 Juni 2018 - 21:47 WIB

Panama nilai Belgia lebih berbahaya daripada Inggris

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:37 WIB

Simpang Gadog mulai lancar

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:28 WIB

Dishub awasi kapal cepat lebihi kapasitas

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:16 WIB

Kemenhub imbau maskapai dalam negeri akses penerbangan perintis

Aktual Dalam Negeri | 20 Juni 2018 - 21:05 WIB

Kemenhub sambut positif pencabutan `EU Flight Ban`

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com