Kiri Kanan
Indonesia kalah dari Malaysia dalam indeks kekuatan Asia
Elshinta
Jumat, 11 Mei 2018 - 13:07 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Indonesia kalah dari Malaysia dalam indeks kekuatan Asia
DW.com - Indonesia Kalah Dari Malaysia dalam Indeks Kekuatan Asia

Indonesia harus berusaha lebih gigih jika tidak ingin tertinggal dari tiga pemain besar di Asia, yakni Amerika Serikat, Cina dan India. Meski diprediksi akan menjadi kekuatan terbesar ke-empat di Asia pada 2030, performa Indonesia saat ini dinilai masih berada jauh dari potensinya.

Dalam Indeks Kekuatan Asia, Lowy Institute menilai performa 25 negara di Asia dengan 114 indikator yang berbeda, antara lain kekuatan militer, ekonomi, pengaruh diplomasi dan penetrasi budaya.

Secara umum Indonesia berada di peringkat 10 atau terpaut satu posisi dari Malaysia di peringkat sembilan dan Singapura di peringkat delapan. Sementara Amerika Serikat dan Cina mendominasi di urutan teratas, disusul Jepang, India, Rusia dan Korea Selatan.

Performa terburuk dicatat Indonesia dalam indikator stabilitas politik dan konflik internal. Dalam daftar tersebut Indonesia menempati posisi 16 dari 25 negara dengan nilai 46,6. Penilaian serupa tercatat untuk kategori Hubungan Investasi Regional yang mencatat arus investasi dari Indonesia ke 24 negara lain di Asia. Dalam daftar ini Indonesia berada di urutan 16.

Untuk urusan militer Indonesia berada di urutan 13, di bawah Pakistan, Singapura, Taiwan dan Vietnam. Dalam hal ini sistem alutsista yang dimiliki TNI dan kemampuan Indonesia merespon konflik regional dianggap belum mumpuni.

Selain kekuatan pokok, minimnya kerjasama regional di bidang pertahanan juga dianggap memperlemah posisi Indonesia. Sejak 2012 Indonesia tercatat hanya melakukan 194 latihan militer gabungan dengan 24 negara besar Asia lain. Angka ini lebih rendah ketimbang Singapura dan Malaysia.

Namun begitu Indonesia mencatat nilai positif di bidang Keamanan Geoekonomi yang mencatat kemampuan perekonomian sebuah negara untuk bertahan dari sanksi atau upaya eksternal mendestabilisasi ekonomi domestik. (DW)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
10 orang tewas akibat Topan Kammuri di Filipina
Rabu, 04 Desember 2019 - 12:59 WIB
Badan bencana setempat menyatakan jumlah korban tewas akibat topan yang melanda provinsi-provinsi di...
Antisipasi badai Kammuri, KBRI minta kontingen Indonesia hindari aktivitas di luar ruangan
Selasa, 03 Desember 2019 - 12:37 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Fililpina di Manila meminta seluruh kontingen Indonesia yan...
Hujan angin paksa panitia turunkan bendera kontingen SEA Games
Selasa, 03 Desember 2019 - 11:13 WIB
Panitia SEA Games 2019 terpaksa menyelamatkan bendera peserta olahraga tersebut menyusul hujan diser...
Menhan tegaskan ASEAN harus jadi penyeimbang kawasan Indo-Pasifik
Minggu, 17 November 2019 - 21:30 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan, ASEAN harus dapat menjadi penyeimbang dan penghubun...
Di KTT, Presiden Jokowi tolak pengiriman limbah bahan berbahaya dan beracun
Selasa, 05 November 2019 - 06:35 WIB
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-14 Asia Timur atau KTT Eats Asia Summit, Presiden Joko Widodo mem...
Presiden Jokowi: Indonesia siap berkontribusi dalam pencapaian SDGs ASEAN
Selasa, 05 November 2019 - 06:23 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia, yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, t...
15 negara selesaikan negosiasi RCEP, ciptakan kawasan perdagangan bebas terbesar ASEAN
Selasa, 05 November 2019 - 06:11 WIB
Para pemimpin dari 15 negara yang berpartisipasi dalam perundingan Regional Comprehensive Economic P...
IMF sebut ASEAN `titik terang` ekonomi global
Senin, 04 November 2019 - 08:07 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyebut ASEAN berada pada ...
ASEAN bentuk gugus tugas ad hoc bantu repatriasi Rohingya
Minggu, 03 November 2019 - 10:55 WIB
Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah menyepakati pembentukan gugus tu...
Presiden dorong ASEAN tindaklanjuti kerja sama Indo-Pasifik
Minggu, 03 November 2019 - 09:56 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk menin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once