Sabtu, 20 Oktober 2018 | 18:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

Jutaan benih ikan ditebar di Waduk Jatiluhur

Jumat, 11 Mei 2018 - 16:27 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Foto: Tita Sopandi
Foto: Tita Sopandi

Elshinta.com - PJT 2 Jatiluhur Purwakarta Jawa Barat, menebar sekitar 4 juta benih ikan berbagai jenis di Waduk Jatiluhur Purwakarta dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas air yang sudah tercemar akibat adanya keramba ikan terapung. Selain dari PJT 2 Jatiluhur jutaan ikan yang ditebar ini juga bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan jenis ikan Bandeng, Patin, Nila serta ikan endemik lainya.

Demikian dikatakan Direktur Perum PJT 2 Jatiluhur Purwakarta, Joko Saputro pada lounching program perikanan tangkap berbasis budaya di kawasan Waduk Jatiluhur Purwakarta, Jumat (11/5).

Dilaporkan Kontributor elshinta, Tita Sopandi, ikan-ikan yang ditebar ini tidak diberikan pakan ikan dan diharapkan bisa memakan pakan ikan yang tidak terserap dari adanya keramba ikan terapung yang saat ini masih mencapai lebih dari dua puluh ribu keramba ikan.

"Upaya penebaran bibit ini bisa memperbaiki kualitas air yang sudah tercemar  sehingga ekosistem di Waduk Jatiluhur dapat normal kembali," kata Joko.

Keramba ikan yang ada dinilai Joko tidak ramah serta merusak lingkungan, sebagai tanggung jawab pengelola karena 80% air dari Waduk Jatiluhur digunakan masyarakat DKI Jakarta, sehingga dengan penanaman jutaan benih ikan ini dapat mengembalikan lingkungan Bendungan Juanda serta dapat memperbaiki perekonomian masyarakat lokal atau petani lokal. Masa panen ikan yang ditebar ini antara tiga sampai empat bulan, diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan para petani lokal serta bisa menjadi pecontohan di Indonesia. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Aktual Pemilu | 20 Oktober 2018 - 18:12 WIB

PPP kedepankan kampanye positif pilpres

Pemilihan Presiden 2019 | 20 Oktober 2018 - 17:49 WIB

Sandiaga berbagi tips bagi pengusaha kecil di Tangsel

Aktual Dalam Negeri | 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Elshinta.com - PJT 2 Jatiluhur Purwakarta Jawa Barat, menebar sekitar 4 juta benih ikan berbagai jenis di Waduk Jatiluhur Purwakarta dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas air yang sudah tercemar akibat adanya keramba ikan terapung. Selain dari PJT 2 Jatiluhur jutaan ikan yang ditebar ini juga bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan jenis ikan Bandeng, Patin, Nila serta ikan endemik lainya.

Demikian dikatakan Direktur Perum PJT 2 Jatiluhur Purwakarta, Joko Saputro pada lounching program perikanan tangkap berbasis budaya di kawasan Waduk Jatiluhur Purwakarta, Jumat (11/5).

Dilaporkan Kontributor elshinta, Tita Sopandi, ikan-ikan yang ditebar ini tidak diberikan pakan ikan dan diharapkan bisa memakan pakan ikan yang tidak terserap dari adanya keramba ikan terapung yang saat ini masih mencapai lebih dari dua puluh ribu keramba ikan.

"Upaya penebaran bibit ini bisa memperbaiki kualitas air yang sudah tercemar  sehingga ekosistem di Waduk Jatiluhur dapat normal kembali," kata Joko.

Keramba ikan yang ada dinilai Joko tidak ramah serta merusak lingkungan, sebagai tanggung jawab pengelola karena 80% air dari Waduk Jatiluhur digunakan masyarakat DKI Jakarta, sehingga dengan penanaman jutaan benih ikan ini dapat mengembalikan lingkungan Bendungan Juanda serta dapat memperbaiki perekonomian masyarakat lokal atau petani lokal. Masa panen ikan yang ditebar ini antara tiga sampai empat bulan, diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan para petani lokal serta bisa menjadi pecontohan di Indonesia. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:38 WIB

Negara di luar ASEAN sepakati penggunaan `Our Eyes`

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Warga tangkap buaya

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:37 WIB

Pemeriksaan kesehatan kucing di UB cetak rekor MURI

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:29 WIB

Pemkab Aceh Barat hadiahkan Rp1 juta tiap santri

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com