Ternyata inilah mengapa olahraga menyehatkan jantung kita
Elshinta
Jumat, 11 Mei 2018 - 16:23 WIB | Penulis : Mario Vau | Editor : Administrator
Ternyata inilah mengapa olahraga menyehatkan jantung kita
Sumber foto: https://bit.ly/2nYsQUq

Elshinta.com 

Sebuah penelitian medis belum lama ini menguak hubungan antara olahraga dengan kemampuan jantung untuk menghasilkan sel-sel baru dalam kondisi normal, serta ketika baru mengalami serangan jantung. Studi ini, yang dimuat di jurnal Nature Communications berpotensi mempunyai dampak besar bagi kesehatan umum, pendidikan olahraga, serta proses rehabilitasi pada pasien yang menderita penyakit jantung.

Dalam studi yang dimuat oleh Ana Vujic, Ph.D. dari Harvard Department of Stem Cell and Regenerative Biology, serta Dr. Carolin Lerchenmüller dari Harvard Medical School, dilakukan sejumlah percobaan pada tikus dan membalikkan pandangan lama bahwa jantung hanya mempunyai kemampuan sangat terbatas untuk memperbaiki dirinya.

“Kami ingin mengetahui adanya cara alamiah untuk memperbesar kemampuan regeneratif dari sel otot jantung. Oleh karena itu kami memutuskan untuk menguji satu bentuk intervensi  yang sudah diketahui memiliki manfaat dan aman serta tidak memakan biaya, yaitu dengan berolahraga,” jelas Dr. Vujic.

Diketahui bahwa pada orang dewasa berusia muda, kemampuan regeneratif sel jantung hanya sebesar  1 persen setiap tahunnya, dan besaran ini akan semakin mengecil seiring bertambahnya usia. Dengan dasar pemikiran ini, maka setiap tindakan yang dapat menumbuhkan pembentukan jumlah sel jantung  berpotensi untuk mencegah kegagalan jantung pada masa yang akan datang.

Dalam ujicoba ini, sekelompok tikus diberikan akses pada treadmill, sementara yang lainnya tidak dan tidak dibiarkan banyak bergerak. Para tikus yang menggunakan treadmill dibiasakan berjalan sejauh 5 kilometer sehari. Para ilmuwan kemudian mengukur jumlah regenerasi sel jantung pada tikus dengan mengukur DNA baru yang terbentuk, ketika sel membelah. Dengan cara ini mereka dapat melihat dimana sel baru diproduksi pada otot jantung.

Ternyata, tikus yang menggunakan treadmill memproduksi hingga empat setengah kali lebih banyak jumlah sel otot jantung baru ketimbang mereka yang tidak bergerak. Selain itu, peneliti menguji hipotesa ini lebih lanjut dengan memeriksa tikus yang pernah mengalami serangan jantung. Menyusul adanya serangan jantung, tikus kemudian dikondisikan berlari sejauh 5 kilometer setiap harinya. Mereka juga menunjukkan pertumbuhan sel jantung ketika sel-sel otot jantung baru terbentuk.

Menurut Dr. Anthony Rozenweig yang menjadi pengawas pada penelitian ini, mereka telah menemukan terobosan penting.

“Mempertahankan jantung yang sehat membutuhkan keseimbangan antara hilangnya sel otot jantung karena cedera atau penuaan, dengan regenerasi sel otot jantung baru. Penelitian kami mengindikasikan bahwa olahraga dapat mendorong ke arah terbentuknya regenerasi sel otot jantung itu,” kata Rozenweig.

Menurut peneliti, dengan menemukan pemicu pada mekanisme terbentuknya sel otot jantung baru dengan berolahraga maka proses ini dapat digunakan untuk membantu sejumlah penderita serangan jantung pasca pemulihan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Faskes layanan Covid-19 Sukoharjo penuh
Kamis, 21 Januari 2021 - 16:47 WIB
Fasilitas layanan kesehatan untuk Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah dalam posisi penuh.
Menko Airlangga: Regulasi disiapkan untuk vaksinasi COVID-19 mandiri
Kamis, 21 Januari 2021 - 15:46 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah sedang menyiapkan r...
Dinkes Sultra siapkan 1.666 tenaga vaksinator COVID-19
Kamis, 21 Januari 2021 - 12:47 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan 1.666 tenaga vaksinator untu...
Wali Kota Bandung imbau warga pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma darah
Kamis, 21 Januari 2021 - 11:46 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Bandung, Jawa Barat yang ...
Satgas Covid-19 Sukoharjo sisir kembali kasus isolasi mandiri
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:30 WIB
Satuan Tugas Covid-19 Sukoharjo, Jawa Tengah menyisir kembali kasus pasien positif Covid-19 yang mel...
Angka penggunaan tempat tidur di ruang perawatan di Kota Bandung alami penurunan
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:10 WIB
Kapasitas ruang perawatan di fasilitas kesehatan di Kota Bandung, Jawa Barat masih menyisakan cukup ...
Nakes RS Bhayangkara Moch Hasan Palembang jalani vaksinasi Covid-19
Rabu, 20 Januari 2021 - 13:35 WIB
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri, menyaksikan secara langsung louncing keg...
 DPRD DIY dukung Pemda tak beri sanksi bagi yang menolak vaksin
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:37 WIB
Vaksinasi COVID-19 buatan sinovac masih menuai kontroversi. Banyak pihak yang menyatakan menolak unt...
Hewan peliharaan wajib dibersihkan sepanjang pandemi
Selasa, 19 Januari 2021 - 13:40 WIB
Bagi sebagian orang, hewan peliharaan sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam keseharian mereka...
Ancaman penyakit degeneratif di tengah pandemi COVID-19
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:00 WIB
Ketika seluruh energi tercurah pada penanganan COVID-19, masyarakat seperti teralihkan pada bahaya d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV