Selasa, 17 Juli 2018 | 13:10 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Gaya Hidup / Kesehatan

Ternyata inilah mengapa olahraga menyehatkan jantung kita

Jumat, 11 Mei 2018 - 16:23 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2nYsQUq
Sumber foto: https://bit.ly/2nYsQUq

Elshinta.com 

Sebuah penelitian medis belum lama ini menguak hubungan antara olahraga dengan kemampuan jantung untuk menghasilkan sel-sel baru dalam kondisi normal, serta ketika baru mengalami serangan jantung. Studi ini, yang dimuat di jurnal Nature Communications berpotensi mempunyai dampak besar bagi kesehatan umum, pendidikan olahraga, serta proses rehabilitasi pada pasien yang menderita penyakit jantung.

Dalam studi yang dimuat oleh Ana Vujic, Ph.D. dari Harvard Department of Stem Cell and Regenerative Biology, serta Dr. Carolin Lerchenmüller dari Harvard Medical School, dilakukan sejumlah percobaan pada tikus dan membalikkan pandangan lama bahwa jantung hanya mempunyai kemampuan sangat terbatas untuk memperbaiki dirinya.

“Kami ingin mengetahui adanya cara alamiah untuk memperbesar kemampuan regeneratif dari sel otot jantung. Oleh karena itu kami memutuskan untuk menguji satu bentuk intervensi  yang sudah diketahui memiliki manfaat dan aman serta tidak memakan biaya, yaitu dengan berolahraga,” jelas Dr. Vujic.

Diketahui bahwa pada orang dewasa berusia muda, kemampuan regeneratif sel jantung hanya sebesar  1 persen setiap tahunnya, dan besaran ini akan semakin mengecil seiring bertambahnya usia. Dengan dasar pemikiran ini, maka setiap tindakan yang dapat menumbuhkan pembentukan jumlah sel jantung  berpotensi untuk mencegah kegagalan jantung pada masa yang akan datang.

Dalam ujicoba ini, sekelompok tikus diberikan akses pada treadmill, sementara yang lainnya tidak dan tidak dibiarkan banyak bergerak. Para tikus yang menggunakan treadmill dibiasakan berjalan sejauh 5 kilometer sehari. Para ilmuwan kemudian mengukur jumlah regenerasi sel jantung pada tikus dengan mengukur DNA baru yang terbentuk, ketika sel membelah. Dengan cara ini mereka dapat melihat dimana sel baru diproduksi pada otot jantung.

Ternyata, tikus yang menggunakan treadmill memproduksi hingga empat setengah kali lebih banyak jumlah sel otot jantung baru ketimbang mereka yang tidak bergerak. Selain itu, peneliti menguji hipotesa ini lebih lanjut dengan memeriksa tikus yang pernah mengalami serangan jantung. Menyusul adanya serangan jantung, tikus kemudian dikondisikan berlari sejauh 5 kilometer setiap harinya. Mereka juga menunjukkan pertumbuhan sel jantung ketika sel-sel otot jantung baru terbentuk.

Menurut Dr. Anthony Rozenweig yang menjadi pengawas pada penelitian ini, mereka telah menemukan terobosan penting.

“Mempertahankan jantung yang sehat membutuhkan keseimbangan antara hilangnya sel otot jantung karena cedera atau penuaan, dengan regenerasi sel otot jantung baru. Penelitian kami mengindikasikan bahwa olahraga dapat mendorong ke arah terbentuknya regenerasi sel otot jantung itu,” kata Rozenweig.

Menurut peneliti, dengan menemukan pemicu pada mekanisme terbentuknya sel otot jantung baru dengan berolahraga maka proses ini dapat digunakan untuk membantu sejumlah penderita serangan jantung pasca pemulihan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 13:07 WIB

Wapres: KPK banyak pasien, BPKP tidak efektif

Politik | 17 Juli 2018 - 12:58 WIB

PWNU Jambi dukung Said Aqil jadi cawapres Jokowi

Politik | 17 Juli 2018 - 12:36 WIB

Gerindra-PKS-PAN susun rancangan kabinet sejak dini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 12:12 WIB

Menhub: Kendaraan bermuatan lebih akibatkan ekonomi biaya tinggi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com