Senin, 22 Oktober 2018 | 00:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Empat teroris di Bekasi berniat serang Mako Brimob

Jumat, 11 Mei 2018 - 20:46 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2G7Dv59
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2G7Dv59

Elshinta.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Barat menangkap empat terduga teroris di Kabupaten Bekasi yang berniat membebaskan rekan-rekan mereka di Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, Kamis (10/5) dini hari, setelah insiden penyanderaan awal pekan ini.

"Kelompok teroris ini kami ketahui berangkat dari Tambun dengan niat ingin membebaskan sejumlah rekannya yang sempat terlibat dalam kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Syahrar Diantono kepada wartawan, Jumat (11/5).

Penangkapan kelima terduga teroris itu sempat diwarnai aksi baku tembak di Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara dari sejumlah saksi mata, baku tembak  berlangsung pukul 02.00 WIB di Jalan Underpass Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, tepat di RT01, RW16, depan pos polisi Pasar Tambun. Tim Densus Polda Metro Densus Polda Jabar telah menangkap lima orang terduga teroris dengan berakhir penembakan. 

Seorang saksi mata bernama Ade (50) mengatakan, penangakapan itu berlangsung  di Jalan Diponogoro, Tambun Selatan. "Saya mendengar ada lima kali letusan tembakan di lokasi penangkapan," kata dia.

Menurut dia, satu dari empat orang yang berhasil ditangkap polisi diketahui menderita luka tembak di bagian kaki. "Ada empat orang yang ditangkap petugas kepolisian berpakaian preman sekitar 29 orang," kata Ade. Menurut dia, lokasi penyergapan terduga teroris itu tersebar di lima titik kejadian, di antaranya Jalan Underpass dan Jalan Diponegoro.

Sementara itu dalam keterangan pers kepada wartawan Mabes Polri mengungkap empat terduga teroris yang kini telah diamankan dari Tambun. Mereka adalah AM (39), HG (41), RA (41) dan JG (30) yang seluruhnya warga Tasikmalaya, JAwa Barat.

Tidak ada korban tewas dalam kronologis penangkapan itu, namun dua terduga teroris mengalami luka tembak dan telah memperoleh perawatan medis di RS Bhayangkara. Korban luka dan tewas saat ini dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan perawatan dan visum.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Barat menangkap empat terduga teroris di Kabupaten Bekasi yang berniat membebaskan rekan-rekan mereka di Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, Kamis (10/5) dini hari, setelah insiden penyanderaan awal pekan ini.

"Kelompok teroris ini kami ketahui berangkat dari Tambun dengan niat ingin membebaskan sejumlah rekannya yang sempat terlibat dalam kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Syahrar Diantono kepada wartawan, Jumat (11/5).

Penangkapan kelima terduga teroris itu sempat diwarnai aksi baku tembak di Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara dari sejumlah saksi mata, baku tembak  berlangsung pukul 02.00 WIB di Jalan Underpass Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, tepat di RT01, RW16, depan pos polisi Pasar Tambun. Tim Densus Polda Metro Densus Polda Jabar telah menangkap lima orang terduga teroris dengan berakhir penembakan. 

Seorang saksi mata bernama Ade (50) mengatakan, penangakapan itu berlangsung  di Jalan Diponogoro, Tambun Selatan. "Saya mendengar ada lima kali letusan tembakan di lokasi penangkapan," kata dia.

Menurut dia, satu dari empat orang yang berhasil ditangkap polisi diketahui menderita luka tembak di bagian kaki. "Ada empat orang yang ditangkap petugas kepolisian berpakaian preman sekitar 29 orang," kata Ade. Menurut dia, lokasi penyergapan terduga teroris itu tersebar di lima titik kejadian, di antaranya Jalan Underpass dan Jalan Diponegoro.

Sementara itu dalam keterangan pers kepada wartawan Mabes Polri mengungkap empat terduga teroris yang kini telah diamankan dari Tambun. Mereka adalah AM (39), HG (41), RA (41) dan JG (30) yang seluruhnya warga Tasikmalaya, JAwa Barat.

Tidak ada korban tewas dalam kronologis penangkapan itu, namun dua terduga teroris mengalami luka tembak dan telah memperoleh perawatan medis di RS Bhayangkara. Korban luka dan tewas saat ini dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan perawatan dan visum.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:52 WIB

Tawuran, satu pelajar tewas dan tiga terluka

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:34 WIB

Satu keluarga tewas tertabrak KA di Surabaya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com