Dolar AS melemah setelah data ekonomi baru tidak sesuai harapan
Sabtu, 12 Mei 2018 - 07:41 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2KiIK4r

Elshinta.com - Kurs dolar AS melemah pada akhir perdagangan Jumat (11/5) waktu setempat, karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang tak sesuai dengan harapan.

Angka awal sentimen konsumen tetap tidak berubah di 98,8 pada Mei dari data April, umumnya sejalan dengan ekspektasi pasar, menurut Survei Konsumen University of Michigan.

Sementara itu, investor mempertimbangkan data inflasi AS untuk April. Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2 persen pada April dengan dasar disesuaikan secara musiman, gagal memenuhi konsensus pasar untuk kenaika 0,3 persen, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, Kamis (10/5) waktu setempat. Indeks untuk semua item kecuali makanan dan energi meningkat 0,1 persen pada April, di bawah perkiraan pasar untuk kenaikan 0,2 persen.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,12 persen menjadi 92,537 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1945 dolar AS dari 1,1926 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3548 dolar AS dari 1,3520 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7546 dolar AS dari 0,7538 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,29 yen Jepang, lebih rendah dari 109,37 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1.0007 franc Swiss dari 1,0022 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2787 dolar Kanada dari 1,2759 dolar Kanada, dikutip dari Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 15 Januari 2019 - 07:42 WIB
Elshinta.com - Presiden Donald Trump pada Senin (14/1) memprediksi Amerika Serikat (AS) ak...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Tiga orang meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam kecelakaan bus tingk...
Sabtu, 12 Januari 2019 - 16:41 WIB
Elshinta.com - Pemilihan perempuan sebagai anggota Kongres AS, Rashida Tlaib dan Ilhan Oma...
Rabu, 09 Januari 2019 - 08:05 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berbalik (rebound) pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi W...
Sabtu, 05 Januari 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat (4/1) bahwa ia ...
Kamis, 03 Januari 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Rabu (2/1) bahwa ia t...
Selasa, 25 Desember 2018 - 16:56 WIB
Elshinta.com - Kelompok gerilyawan YPG/PKK telah merebut kekuasaan atas Kota Hajin, kubu u...
Jumat, 21 Desember 2018 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis, Kamis (20/12) waktu setempat...
Rabu, 19 Desember 2018 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada rekan sejawatnya da...
Jumat, 07 Desember 2018 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS memperpanjang pelemahannya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat (7/...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 173
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once