Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Perempuan / Aktual Perempuan

Peran perempuan dalam program WFP Perserikatan Bangsa-Bangsa

Jumat, 27 April 2018 - 07:51 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Foto: World Food Programme
Foto: World Food Programme

Elshinta.com Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia mendukung para petani perempuan untuk memproduksi lebih banyak bahan pangan dan mengedepankan pendidikan anak-anak.

Melalui program World Food Programme dari PBB, maka untuk memenuhi kebutuhan makanan sekolah nasional (Progas), didorong agar petani perempuan menyediakan lebih banyak beras lokal, sayuran segar, buah-buahan, serta unggas dan telur.

Melalui Progas, Kemendikbud mengajak masyarakat bergotong-royong meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia sesuai semangat nawacita. (*)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Megapolitan | 16 Oktober 2018 - 16:52 WIB

Jusuf Kalla minta tempat latihan PB Perbakin diawasi

Elshinta.com Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia mendukung para petani perempuan untuk memproduksi lebih banyak bahan pangan dan mengedepankan pendidikan anak-anak.

Melalui program World Food Programme dari PBB, maka untuk memenuhi kebutuhan makanan sekolah nasional (Progas), didorong agar petani perempuan menyediakan lebih banyak beras lokal, sayuran segar, buah-buahan, serta unggas dan telur.

Melalui Progas, Kemendikbud mengajak masyarakat bergotong-royong meningkatkan kualitas anak-anak Indonesia sesuai semangat nawacita. (*)

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com