Penjinakan bom Perang Dunia II picu evakuasi 1.200 warga di Hong Kong
Elshinta
Sabtu, 12 Mei 2018 - 13:28 WIB |
Penjinakan bom Perang Dunia II picu evakuasi 1.200 warga di Hong Kong
Sumber Foto: https://bit.ly/2wznEwJ

Elshinta.com  - Polisi menjinakkan bom Perang Dunia II di satu lokasi konstruksi di jantung kota Hong Kong pada Jumat (11/5) waktu setempat setelah sekitar 1.200 orang dievakuasi dari area tempat penemuan bom ketiga di Hong Kong tahun ini.

Polisi menutup sejumlah jalan dan mengevakuasi 1.200 orang dari toko-toko, restoran dan perkantoran di distrik bisnis Wanchai yang ramai saat para ahli berusaha menggali dan menjinakkan bom seberat 450 kilogram buatan Amerika Serikat.

Bom tersebut, yang tidak aktif selama 70 tahun lebih sebelum ditemukan pada Kamis, modelnya sama dengan dua bom lain yang ditemukan Januari di lokasi tersebut, di mana para pekerja sedang membangun stasiun kereta api metro baru.

Polisi mulai menjinakkan bom itu pada Kamis malam dalam operasi yang berlangsung selama 20 jam. "Dua bom sebelumnya posisinya horizontal dan yang satu ini vertikal. Dua pertiga dari bom itu sebenarnya terkubur di bawah tanah, kami perlu menggali setidaknya sebagian dari bom tersebut sebelum kami memulai operasi kami," kata petugas pemusnahan bom Lai Ngo-yau sebagaimana dikutip Antara dari AFP.

"Karena bom itu tidak stabil, kami perlu melakukannya dengan sangat hati-hati," tambahnya.

Tim penjinak berkumpul di sekeliling bom untuk berfoto setelah operasi selesai. Hong Kong menyaksikan pertempuran sengit antara Jepang dan pasukan Sekutu selama Perang Dunia II. Kini para pejalan kaki dan pekerja konstruksi kadang masih menemukan bom-bom yang belum meledak di kawasan itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV