Senin, 19 November 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Asia Pasific

Penjinakan bom Perang Dunia II picu evakuasi 1.200 warga di Hong Kong

Sabtu, 12 Mei 2018 - 13:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2wznEwJ
Sumber Foto: https://bit.ly/2wznEwJ

Elshinta.com  - Polisi menjinakkan bom Perang Dunia II di satu lokasi konstruksi di jantung kota Hong Kong pada Jumat (11/5) waktu setempat setelah sekitar 1.200 orang dievakuasi dari area tempat penemuan bom ketiga di Hong Kong tahun ini.

Polisi menutup sejumlah jalan dan mengevakuasi 1.200 orang dari toko-toko, restoran dan perkantoran di distrik bisnis Wanchai yang ramai saat para ahli berusaha menggali dan menjinakkan bom seberat 450 kilogram buatan Amerika Serikat.

Bom tersebut, yang tidak aktif selama 70 tahun lebih sebelum ditemukan pada Kamis, modelnya sama dengan dua bom lain yang ditemukan Januari di lokasi tersebut, di mana para pekerja sedang membangun stasiun kereta api metro baru.

Polisi mulai menjinakkan bom itu pada Kamis malam dalam operasi yang berlangsung selama 20 jam. "Dua bom sebelumnya posisinya horizontal dan yang satu ini vertikal. Dua pertiga dari bom itu sebenarnya terkubur di bawah tanah, kami perlu menggali setidaknya sebagian dari bom tersebut sebelum kami memulai operasi kami," kata petugas pemusnahan bom Lai Ngo-yau sebagaimana dikutip Antara dari AFP.

"Karena bom itu tidak stabil, kami perlu melakukannya dengan sangat hati-hati," tambahnya.

Tim penjinak berkumpul di sekeliling bom untuk berfoto setelah operasi selesai. Hong Kong menyaksikan pertempuran sengit antara Jepang dan pasukan Sekutu selama Perang Dunia II. Kini para pejalan kaki dan pekerja konstruksi kadang masih menemukan bom-bom yang belum meledak di kawasan itu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com  - Polisi menjinakkan bom Perang Dunia II di satu lokasi konstruksi di jantung kota Hong Kong pada Jumat (11/5) waktu setempat setelah sekitar 1.200 orang dievakuasi dari area tempat penemuan bom ketiga di Hong Kong tahun ini.

Polisi menutup sejumlah jalan dan mengevakuasi 1.200 orang dari toko-toko, restoran dan perkantoran di distrik bisnis Wanchai yang ramai saat para ahli berusaha menggali dan menjinakkan bom seberat 450 kilogram buatan Amerika Serikat.

Bom tersebut, yang tidak aktif selama 70 tahun lebih sebelum ditemukan pada Kamis, modelnya sama dengan dua bom lain yang ditemukan Januari di lokasi tersebut, di mana para pekerja sedang membangun stasiun kereta api metro baru.

Polisi mulai menjinakkan bom itu pada Kamis malam dalam operasi yang berlangsung selama 20 jam. "Dua bom sebelumnya posisinya horizontal dan yang satu ini vertikal. Dua pertiga dari bom itu sebenarnya terkubur di bawah tanah, kami perlu menggali setidaknya sebagian dari bom tersebut sebelum kami memulai operasi kami," kata petugas pemusnahan bom Lai Ngo-yau sebagaimana dikutip Antara dari AFP.

"Karena bom itu tidak stabil, kami perlu melakukannya dengan sangat hati-hati," tambahnya.

Tim penjinak berkumpul di sekeliling bom untuk berfoto setelah operasi selesai. Hong Kong menyaksikan pertempuran sengit antara Jepang dan pasukan Sekutu selama Perang Dunia II. Kini para pejalan kaki dan pekerja konstruksi kadang masih menemukan bom-bom yang belum meledak di kawasan itu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com